IAWP 2026 di Bali: 450 Polisi Wanita dari 43 Negara Berkumpul
Indonesia menjadi tuan rumah IAWP 2026 yang dihadiri 450 polisi wanita dari 43 negara. Konferensi berlangsung 20–24 September 2026 di The Westin Resort Nusa Dua, Bali, untuk membahas tantangan kepolisian modern lintas negara, termasuk kepemimpinan perempuan dan kejahatan transnasional.
Pembukaan resmi dan skala internasional
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo membuka konferensi secara resmi pada Minggu, 20 September 2026. Seremoni pembukaan ditandai dengan pemukulan gong sebagai tanda dimulainya rangkaian The 63rd International Association of Women Police Annual Training Conference 2026.
"Merupakan suatu kehormatan bagi Indonesia untuk kembali dipercaya menjadi tuan rumah Konferensi IAWP," kata Kapolri Listyo Sigit Prabowo pada acara pembukaan.
Skala internasional konferensi terlihat dari komposisi peserta. Dari 450 peserta, 164 berasal dari Indonesia sementara sejumlah delegasi besar datang dari Tanzania, Kanada, Amerika Serikat, dan negara lain.
Komposisi delegasi
Berikut perincian beberapa delegasi yang hadir pada IAWP 2026:
| Negara | Jumlah Peserta |
|---|---|
| Indonesia | 164 |
| Tanzania | 48 |
| Kanada | 36 |
| Amerika Serikat | 19 |
| Inggris | 18 |
| Australia | 16 |
| Korea Selatan | 14 |
Agenda utama dan fokus materi
Konferensi mengangkat tema Women Leading Global Change dan menempatkan perempuan sebagai aktor utama dalam kepolisian modern. Pembahasan diarahkan pada persoalan praktis yang dihadapi aparat penegak hukum saat ini.
- Kepemimpinan perempuan dalam kepolisian
- Investigasi kasus kompleks
- Identifikasi korban bencana dan perdagangan orang
- Kontra-terorisme dan kejahatan transnasional terorganisasi
- Kekerasan berbasis teknologi dan transformasi teknologi kepolisian, termasuk dampak AI
Topik-topik ini dipilih karena modus kejahatan kini semakin melintasi batas negara dan memanfaatkan perkembangan teknologi.
Kolaborasi internasional dan harapan
Menurut Kapolri Sigit, dinamika kejahatan modern menuntut kerja sama lintas negara yang lebih kuat. Konferensi diharapkan menjadi platform pertukaran pengalaman, praktik terbaik, dan penguatan jejaring antarpersonel kepolisian.
"Together, we empower women, together, we strengthen policing. Together, we uphold peace and together, we lead global change," ujar Sigit.
Selain Kapolri, hadir pula tokoh kepolisian internasional dan perwakilan pemerintahan seperti Presiden IAWP Julia Jaeger dan Wakil Menteri Dalam Negeri Ukraina Kateryna Pavlichenko.
IAWP 2026 bertujuan memperkuat peran perempuan dalam kepolisian global dan mendorong kolaborasi berkelanjutan untuk menghadapi tantangan keamanan yang terus berubah.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
PuSGeN: 14 Segmen Megathrust Teridentifikasi di Peta 2024
PuSGeN 2024 mencatat 14 segmen megathrust, 11 di Indonesia dan tiga di Filipina, dengan estimasi Mmax hingga...
BGN Siapkan Lokapasar Bahan Baku untuk Program MBG
BGN rencanakan lokapasar bahan baku untuk MBG guna kontrol kualitas dan atasi masalah pasokan, terutama ayam...
Sebulan Pascagempa Flores M7,7: BMKG Catat 15.722 Susulan
BMKG catat 15.722 gempa susulan di NTT sebulan pascagempa M7,7; frekuensi turun pekan ke pekan, namun aktivi...
BGN Siapkan Aplikasi Rating untuk Dapur MBG
BGN kembangkan aplikasi agar kepala sekolah bisa memberi rating dan catatan layanan MBG, dengan target uji a...
Menkum: WCCO UNAIR Dorong Hilirisasi Paten ke Industri
Kemenkum fasilitasi empat kontrak lisensi dan serahkan enam sertifikat paten pada WCCO UNAIR untuk dorong hi...
BMKG: Hujan Jakarta Dipicu Operasi Modifikasi Cuaca, Bukan Musim
BMKG menyebut hujan 18-20 Sep 2026 di Jakarta terkait Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), bukan awal musim hujan...