BGN Siapkan Lokapasar Bahan Baku untuk Program MBG
BGN menyiapkan pembangunan lokapasar khusus bahan baku untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG), dengan tujuan mengontrol kualitas dan memastikan ketersediaan bahan pangan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Gagasan ini disampaikan oleh Kepala BGN, Sudaryono, dalam pertemuan yang berlangsung di Kota Batu dan rapat di Kompleks Parlemen pada pertengahan September 2026.
Tujuan lokapasar dan fungsi pengawasan
Platform ini dirancang untuk membantu pengawasan bahan baku yang masuk ke dapur MBG. Dengan sistem terpusat, BGN berharap bahan pangan yang dipakai SPPG memiliki kualitas lebih baik dan memenuhi standar layak konsumsi.
Menurut Sudaryono, ketersediaan bahan yang diterima dalam kondisi segar akan mengurangi potensi masalah pada proses penyediaan makanan bagi penerima manfaat. Lokapasar juga diharapkan menstabilkan pasokan komoditas utama MBG.
Makanya salah satu caranya saya mau membangun marketplace supaya bisa dikontrol,
Sorotan pada pasokan ayam
Sudaryono menyoroti persoalan distribusi ayam di beberapa daerah luar Pulau Jawa. Ia menyebut ada kabupaten yang hampir tidak memiliki stok ayam beku atau ayam dingin, sehingga dapur SPPG berisiko menerima bahan dengan kesegaran yang kurang optimal.
Ada daerah di luar Jawa, beberapa kabupaten itu stok ayam frozen atau ayam dinginnya hampir tidak ada. Sehingga kemudian menyebabkan orang membelinya asal, kadang ayamnya sudah tidak fresh dan lain sebagainya,
Pertimbangan ekonomi pasar
Selain aspek keamanan dan kualitas pangan, BGN juga mempertimbangkan dampak program MBG terhadap perputaran ekonomi setempat. Pengelolaan program berskala besar perlu menjaga keseimbangan antara kebutuhan bahan pangan dan kondisi pasar agar tidak menimbulkan distorsi harga.
Saya sudah ketemu dengan asosiasi pasar, masalahnya (harga) ayamnya tinggi namun telor murah. MBG ini emerging market, jadi dia mendistorsi pasar,
Komoditas prioritas dalam rencana awal
Dalam rencana awal yang disampaikan pada rapat Komisi IX DPR RI di Jakarta, BGN memprioritaskan tujuh komoditas yang akan masuk ke dalam sistem lokapasar. Komoditas ini menjadi fokus karena sering dipakai dalam penyusunan menu MBG.
- Beras
- Minyak goreng
- Ayam
- Telur
- Daging
- Ikan
- Susu
Langkah selanjutnya dan harapan
Gagasan lokapasar ini ditujukan agar kebutuhan dapur SPPG lebih terstruktur dan pasokan dapat dipertemukan dengan ketersediaan komoditas di pasar. BGN berharap sistem ini dapat menekan persoalan pasokan serta meningkatkan mutu bahan baku untuk menu MBG di berbagai wilayah.
Implementasi teknis, jangkauan penyedia, dan mekanisme pengadaan akan menjadi topik pembahasan lanjutan dalam rapat-rapat berikutnya antara BGN dan pemangku kepentingan terkait.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Prabowo Puji Sambutan Singkat Pimpinan Gontor pada HUT ke-100
Presiden Prabowo memuji sambutan singkat pimpinan Gontor saat peringatan 100 tahun di Ponorogo, menilai itu...
Bahlil Tak Nyapres, Pilih Maju Caleg dari Papua di Pileg 2029
Bahlil memastikan tidak nyapres 2029 dan memilih maju sebagai caleg dari Papua untuk memperkuat perolehan ku...
Prabowo Puji Sambutan Gontor: Modern, Efisien, dan Disiplin
Prabowo memuji sambutan singkat Pimpinan Gontor saat peringatan 100 tahun di Ponorogo; ia menyebutnya modern...
Prabowo Kritik Profesor yang Bela Kepentingan Asing dan Tekankan Pendidikan
Prabowo di Gontor mengkritik profesor yang dinilai bela kepentingan asing dan menekankan pendidikan serta up...
BMKG: Hujan Petir Diprediksi di Sejumlah Wilayah 20 Sept 2026
BMKG memprakirakan awan tebal dan potensi hujan petir di sejumlah wilayah Indonesia pada 20 September 2026.
Operasi SAR KM Virgo Berlanjut, 12 Penyelam Dikerahkan
Basarnas mengerahkan 12 penyelam untuk melanjutkan pencarian korban KM Virgo di Laut Jawa pada hari kedelapa...