Penumpang KA BIAS Naik 24,9% Jadi 375.032 Hingga Mei 2026
Kereta Api Bandara Adi Soemarmo (KA BIAS) mengangkut 375.032 penumpang pada periode Januari–Mei 2026, meningkat 24,90 persen dibandingkan periode sama tahun lalu. KAI menyatakan kenaikan ini memperkuat konektivitas antarkota di koridor Solo–Madiun dan mendukung mobilitas harian masyarakat.
Data dan tren penumpang
Volume penumpang pada lima bulan pertama 2026 tercatat naik dari 300.271 penumpang pada periode yang sama tahun lalu. Rata-rata harian layanan mencapai 2.483 penumpang, dengan penambahan total sebanyak 74.761 penumpang sepanjang koridor bandara.
Angka tersebut menunjukkan pergeseran peran layanan dari sekadar akses bandara menjadi moda transportasi aglomerasi yang melayani berbagai kebutuhan perjalanan.
Rute dan konektivitas
Lintas KA BIAS melintasi sejumlah stasiun strategis, termasuk Kadipiro, Solo Balapan, Solo Jebres, dan Palur, serta berlanjut melalui wilayah Walikukun, Ngawi, Magetan, dan berakhir di stasiun Madiun. Perluasan fungsi layanan ini meningkatkan pilihan transportasi bagi warga Sragen dan kawasan Solo Raya.
Respons KAI dan layanan
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menilai kenaikan penumpang sebagai indikator relevansi kereta api untuk perjalanan harian, keluarga, pendidikan, dan pekerjaan. Ia menjelaskan bahwa KA BIAS kini berperan lebih luas sebagai penghubung aktivitas masyarakat di beberapa kabupaten.
KA BIAS hari ini berperan lebih luas dalam melayani mobilitas aglomerasi. Dari akses bandara, layanan ini berkembang menjadi penghubung aktivitas masyarakat Solo, Sragen, Ngawi, Magetan, dan Madiun. Kenaikan pelanggan sebesar 24,90 persen menjadi sinyal bahwa kereta api semakin relevan untuk perjalanan harian, perjalanan keluarga, pendidikan, pekerjaan, hingga aktivitas ekonomi lokal.
Executive Vice President Corporate Secretary KAI, Wisnu Pramudya, menegaskan komitmen perusahaan untuk terus meningkatkan kualitas layanan publik. Penetapan tarif disesuaikan berdasarkan jarak tempuh agar mendukung produktivitas pekerja lokal dan menjaga keterjangkauan.
KAI akan terus menjaga kualitas layanan KA BIAS agar semakin mudah digunakan masyarakat. Pertumbuhan pelanggan ini menjadi dorongan bagi kami untuk memperkuat layanan aglomerasi yang aman, nyaman, dan relevan dengan kebutuhan perjalanan masyarakat.
Akses tiket dan prospek
KAI merilis data pertumbuhan penumpang pada 30 Juni 2026. Tiket harian KA BIAS dapat dipesan melalui aplikasi resmi dan mitra penjualan perseroan, mempermudah akses bagi pengguna baru dan pelanggan rutin.
Dengan tren pertumbuhan saat ini, KA BIAS berpotensi semakin memperkuat jaringan transportasi regional. Peningkatan frekuensi, integrasi antarmoda, dan penyesuaian kapasitas menjadi langkah yang mungkin ditempuh KAI untuk menampung permintaan yang terus meningkat.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
KA Mutiara Timur Layani 304.522 Penumpang Jan–Sep 2026
KA Mutiara Timur layani 304.522 penumpang Jan–Sep 2026, naik 22,78%; konektivitas ke Banyuwangi dan Ketapang...
ADB Gelontorkan USD650 Juta untuk Pendalaman Pasar Keuangan Indonesia
ADB setujui dukungan USD650 juta untuk memperdalam pasar modal, modernisasi keuangan digital, dan dorong pem...
OJK Targetkan Lima Bank Syariah Beraset Besar pada 2027
OJK menargetkan lima bank syariah beraset besar pada 2027 lewat konversi dan konsolidasi, dengan BSI sebagai...
Kenaikan PTKP Dinilai Angin Segar untuk Daya Beli
Ekonom FEB UI nilai kenaikan PTKP dapat menjaga daya beli dan memperkuat keadilan pajak; pembahasan lanjut d...
Grab Luncurkan Group Ride: Berbagi Ongkos hingga 50%
Grab meluncurkan fitur Group Ride sejak April 2026 untuk atur perjalanan bersama lewat satu pemesanan, denga...
Mobilitas Kereta Api Sumatra Capai 11,34 Juta Penumpang
KAI mencatat 11.342.350 pergerakan penumpang di Sumatra (Jan–Sep 2026), naik 12,02% dibandingkan 2025.