Pemkot Jakarta Timur Apresiasi Pelatihan UMKM Bersama Indomaret
Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur mengapresiasi pelaksanaan Pelatihan Kewirausahaan Mandiri UMKM yang digelar Indomaret, Selasa, 30 Juni 2026, di Ruang Serbaguna Bambu Apus Blok C, Kantor Walikota Jakarta Timur. Kegiatan bertujuan meningkatkan daya saing pelaku usaha lokal melalui kemitraan dengan jaringan ritel modern.
Pelatihan dan penyelenggara
Pelatihan mengangkat tema “Membangun Daya Saing UMKM Melalui Kemitraan Bersama Indomaret” dan diinisiasi oleh Suku Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Sudin PPKUKM) Kota Administrasi Jakarta Timur. Acara dibuka oleh Sekretaris Kota, Eka Darmawan, dan dihadiri ratusan pelaku usaha yang tergabung dalam program Jakpreneur binaan Sudin PPKUKM.
Agenda menyajikan materi kewirausahaan dan sesi kurasi produk untuk menilai kelayakan pemasaran di jaringan ritel. Pelatihan berlangsung dengan pendekatan praktis agar pelaku UMKM siap memasuki pasar modern.
Dukungan Indomaret dan proses kurasi
Perwakilan Indomaret menyatakan komitmen membuka peluang kemitraan bagi pelaku UMKM Jakarta Timur. Produk yang diajukan akan melalui proses kurasi sebelum mendapat akses ke pemasaran yang lebih luas.
Menurut penyelenggara, saat ini terdapat lebih dari 100 produk yang akan mengikuti proses kurasi untuk dipilih menjadi mitra pemasaran Indomaret.
"Kegiatan ini bukan sekadar pelatihan, tetapi merupakan bentuk nyata dukungan terhadap kemajuan UMKM lokal agar semakin mandiri, inovatif, dan memiliki daya saing hingga tingkat global,"
Selain akses pasar, Indomaret juga menyediakan bantuan sarana pemasaran. Panitia menyebutkan adanya pemberian dua unit gerobak usaha yang dapat digunakan pelaku UMKM di depan gerai Indomaret sebagai titik promosi dan penjualan.
Dampak dan harapan pemerintahan daerah
Dalam sambutannya, Sekretaris Kota menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan pelaku swasta untuk meningkatkan kualitas produk UMKM.
"Saya yakin dengan kolaborasi yang kuat, kita dapat mendorong produk-produk UMKM Jakarta Timur naik kelas, berkualitas baik, kemasan menarik, serta mampu bersaing di pasar modern,"
Eka Darmawan juga mengajak masyarakat untuk mendukung produk lokal sebagai bagian dari strategi memperkuat ekonomi daerah.
"Melalui dukungan masyarakat terhadap produk lokal, kita tidak hanya membantu perkembangan UMKM, tetapi juga ikut menyukseskan program pemerintah dalam memperkuat ekonomi daerah,"
Sementara itu, Microeconomic Project Executive Indomaret, Purwanto Wahyudi, mengatakan siap memperluas peluang kemitraan bagi pelaku UMKM Jakarta Timur dan menegaskan bahwa penetapan mitra akan didasarkan pada kualitas produk dan kemasan.
"Kami akan mengkurasi produk terlebih dahulu, lalu memilih yang memiliki potensi untuk mendapatkan akses pemasaran yang lebih luas,"
Pelatihan ini diharapkan mendorong UMKM Jakarta Timur meningkatkan mutu produk, memperbaiki kemasan, dan memperluas pasar sehingga mampu naik kelas dan bertahan di era ritel modern.
Analis bisnis yang mengulas perkembangan industri, korporasi, dan peluang investasi.
Berita Terkait
KA Mutiara Timur Layani 304.522 Penumpang Jan–Sep 2026
KA Mutiara Timur layani 304.522 penumpang Jan–Sep 2026, naik 22,78%; konektivitas ke Banyuwangi dan Ketapang...
ADB Gelontorkan USD650 Juta untuk Pendalaman Pasar Keuangan Indonesia
ADB setujui dukungan USD650 juta untuk memperdalam pasar modal, modernisasi keuangan digital, dan dorong pem...
OJK Targetkan Lima Bank Syariah Beraset Besar pada 2027
OJK menargetkan lima bank syariah beraset besar pada 2027 lewat konversi dan konsolidasi, dengan BSI sebagai...
Kenaikan PTKP Dinilai Angin Segar untuk Daya Beli
Ekonom FEB UI nilai kenaikan PTKP dapat menjaga daya beli dan memperkuat keadilan pajak; pembahasan lanjut d...
Grab Luncurkan Group Ride: Berbagi Ongkos hingga 50%
Grab meluncurkan fitur Group Ride sejak April 2026 untuk atur perjalanan bersama lewat satu pemesanan, denga...
Mobilitas Kereta Api Sumatra Capai 11,34 Juta Penumpang
KAI mencatat 11.342.350 pergerakan penumpang di Sumatra (Jan–Sep 2026), naik 12,02% dibandingkan 2025.