Penjahit Rumahan di Pontianak Kini Punya Kios Kecil
Pontianak — Sura'i, penjahit asal Desa Ambawang yang telah menekuni jahit selama 15 tahun, membuka kios kecil di Jalan Swadaya Simpang Perdamaian, Pontianak. Berawal menerima pesanan dari rumah dengan peralatan sederhana, kini usahanya berkembang berkat kerja keras, ketekunan, dan kepercayaan pelanggan.
Dari rumah ke kios
Sura'i memulai kariernya dengan bekerja di Jawa sebagai penjahit dan melanjutkan usaha di kampung halaman. Seiring waktu, pesanan semakin banyak sehingga ia mampu menabung dan menyewa kios. Kios itu buka setiap hari dari pukul 08.00 sampai 20.00 dan menjadi tempat yang lebih nyaman untuk melayani pelanggan serta memajang hasil jahitan.
Pelayanan dan kualitas yang menarik pelanggan
Menurut Sura'i, kunci pertumbuhan usahanya adalah pelayanan ramah dan hasil jahitan rapi. Pelanggan yang puas kerap kembali untuk memesan pakaian baru. Suasana kios yang bersih dan tertata rapi juga membantu menarik perhatian orang yang lewat.
"Semakin banyak pelanggan datang karena pelayanan yang ramah dan hasil jahitan yang berkualitas,"
Sura'i juga rutin mengikuti model pakaian terbaru agar tetap kompetitif. Kemauan untuk belajar dan menyesuaikan desain membuat usahanya mampu bersaing dengan penjahit lain di wilayahnya.
Dampak ekonomi dan prospek usaha
Peralihan dari usaha rumahan ke kios kecil memberi dampak langsung pada pendapatan Sura'i. Dengan omzet yang meningkat, ia dapat memperbaiki peralatan jahit dan menyediakan layanan lebih baik kepada pelanggan. Meskipun kios tidak besar, pengelolaan yang rapi membuat usaha itu mampu bertahan dan berkembang.
Pesan Sura'i untuk pelaku usaha mikro lain sederhana namun tegas:
"Jangan pernah malu memulai usaha dari kecil. Dengan kerja keras, kesabaran, dan pelayanan yang baik, usaha sederhana dapat berkembang dan membawa kesuksesan."
Informasi layanan
Bagi yang berminat menggunakan jasa jahit atau memesan pakaian, dapat menghubungi nomor 0859 2147 7976 (Penjahit Ikrom). Kios kecil ini menjadi bukti bahwa usaha sederhana bisa berkembang jika tekun dan konsisten.
Analis bisnis yang mengulas perkembangan industri, korporasi, dan peluang investasi.
Berita Terkait
Bunga Utang Capai Rp394,1 T, APBN Agustus 2026 Defisit
Pembayaran bunga utang mencapai Rp394,1 triliun hingga Agustus 2026, membuat APBN tercatat defisit Rp240,1 t...
Pembiayaan Utang Capai Rp506 T hingga Agustus 2026
Realisasi pembiayaan utang neto Rp506 triliun hingga 31 Agustus 2026, setara 60,8% dari target APBN 2026; SB...
IHSG Melemah 0,33% ke 6.441,15 pada Penutupan Jumat
IHSG turun 0,33% ke 6.441,15 pada penutupan Jumat; volume 32,6 miliar saham dan nilai transaksi Rp19,2 trili...
Penerbitan SBN 2026 Tetap Sesuai Rencana, Defisit APBN 2,85%
Kemenkeu: penerbitan SBN hingga akhir 2026 on track untuk penuhi pembiayaan dan jaga outlook defisit APBN 2,...
Sharp Indonesia Raih Dua Penghargaan PR Pilihan Jurnalis 2026
Sharp Indonesia dan Andry Adi Utomo meraih dua penghargaan Journalists’ Choice di Indonesia PR of the Year 2...
AXA dirikan AXA Sharia Life untuk perluas proteksi syariah
AXA mendirikan AXA Sharia Life Insurance dan mendapat izin OJK untuk memperkuat layanan asuransi syariah di...