Bupati Batubara Koordinasi dengan BBWS Sumut untuk Perkuat Irigasi
Bupati Batubara, Dr. H Baharuddin Siagian SH M.Si CLA, melakukan kunjungan ke Kantor Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumut di Medan pada Senin (14/9) untuk memperkuat infrastruktur irigasi. Kunjungan itu dimaksudkan guna membahas kebutuhan penanganan dan pengoptimalan sejumlah Daerah Irigasi penting di Kabupaten Batubara demi mendukung ketahanan pangan.
Koordinasi dengan BBWS Sumut
Pertemuan antara Pemkab Batubara dan BBWS Sumut fokus pada perencanaan peningkatan jaringan irigasi. Bupati menekankan perlunya sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat agar perbaikan infrastruktur berjalan terpadu dan berkelanjutan.
Dalam pertemuan itu, dibahas kondisi teknis sejumlah saluran dan kebutuhan prioritas untuk memastikan distribusi air irigasi pada musim tanam.
Fokus pada tiga Daerah Irigasi
Pihak daerah menyoroti tiga Daerah Irigasi yang dianggap strategis untuk peningkatan produktivitas pertanian. Ketiganya menjadi fokus koordinasi dengan BBWS Sumut:
- Daerah Irigasi Perkotaan
- Daerah Irigasi Cinta Maju
- Daerah Irigasi Simanggar
Optimalisasi pada daerah-daerah ini diharapkan memperbaiki ketersediaan air bagi lahan pertanian dan mengurangi kerentanan petani terhadap kekeringan atau kekurangan pasokan air.
Dampak terhadap ketahanan pangan
Bupati Baharuddin menegaskan hubungan langsung antara kualitas jaringan irigasi dan tingkat produksi pertanian. Dengan sistem irigasi yang optimal, kata dia, pengelolaan lahan dapat lebih efisien dan berkelanjutan.
"Ini bagian dari upaya kita mendukung program Bapak Presiden dalam mewujudkan ketahanan pangan. Jika ketahanan pangan ingin maksimal, maka irigasi juga harus maksimal,"
Perbaikan sumber daya air juga diharapkan membuka peluang bagi peningkatan luas tanam dan stabilitas produksi pangan di kabupaten.
Langkah ke depan
Pemkab Batubara menyatakan akan melanjutkan komunikasi dan koordinasi baik dengan BBWS Sumut maupun instansi tingkat provinsi dan pusat. Langkah-langkah yang disepakati meliputi survei teknis, prioritas perbaikan, dan pembahasan skema pendanaan yang diperlukan untuk pekerjaan fisik.
Dengan upaya ini, pemerintah daerah menargetkan agar manfaat perbaikan irigasi segera dirasakan oleh petani, serta berkontribusi pada pencapaian stabilitas pasokan pangan di wilayah terkait.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Rico Waas Lantik Erisda Hutasoit: Jaga Jembatan Eksekutif-Legislatif
Wali Kota Medan melantik Erisda Hutasoit sebagai Sekretaris DPRD dan meminta peran aktif untuk menjaga komun...
Arianda Tanjung Raih Lima Penghargaan Jurnalistik 2026
Dr. Arianda Tanjung meraih lima penghargaan jurnalistik hingga Oktober 2026, termasuk Anugerah Jurnalistik K...
Wali Kota Tanjungbalai Perkuat Kemitraan untuk Penataan Jalan Asahan
Wali Kota Tanjungbalai pimpin rapat sinergi dengan OPD dan pengusaha untuk menata Jalan Asahan jadi kawasan...
Galian C Diduga Ilegal Marak di Asahan, Aktivis Desak Penertiban
Aktivitas Galian C diduga ilegal meningkat di Kabupaten Asahan; aktivis mendesak pembentukan tim terpadu unt...
Syariat Islam di Aceh Butuh Dukungan Masyarakat, Bukan Hanya Regulasi
Tgk. Bustamam Usman menilai pelaksanaan syariat Islam di Aceh memerlukan dukungan individu dan masyarakat, b...
Bupati Sergai Buka Open Turnamen Sepakbola Piala Bupati-Wabup
Bupati Sergai Darma Wijaya membuka Open Turnamen Sepakbola Piala Bupati-Wabup di Perbaungan, 12 tim bersaing...