Dewanti: Infrastruktur Jadi Kunci Pengembangan Pantai Ngliyep
SURABAYA — Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Dewanti Rumpoko, menegaskan kebutuhan kesiapan infrastruktur menyusul rencana investasi besar di sektor pariwisata Pantai Ngliyep, Kabupaten Malang. Pernyataan itu disampaikan pada Minggu, 6 September 2026, menanggapi minat investor Florawisata Santerra de Laponte untuk mengembangkan kawasan wisata seluas sekitar 10 hektare tersebut. Dewanti mengingatkan pembangunan fisik harus diimbangi akses jalan dan jalur logistik agar manfaat ekonomi dapat dirasakan masyarakat setempat.
Rencana pengembangan dan fasilitas
Investor berencana menata kembali Pantai Ngliyep yang disebut hampir dua dekade mengalami masa mati suri karena minim pengelolaan. Dalam skema awal pembangunan, kawasan akan dilengkapi sejumlah fasilitas pendukung untuk memperpanjang lama tinggal wisatawan. Salah satu rencana yang disebutkan adalah pembangunan hotel dengan pemandangan laut.
- Rehabilitasi area pantai seluas sekitar 10 hektare
- Pembangunan fasilitas penginapan berstandar internasional
- Peningkatan layanan pendukung wisata untuk memperpanjang kunjungan
Kesiapan akses dan logistik
Dewanti menekankan bahwa infrastruktur akses menjadi penentu utama kelancaran pengembangan. Tanpa jalan yang memadai dan jalur logistik yang efisien, distribusi kebutuhan kawasan wisata akan terganggu dan peluang ekonomi bagi warga sulit terwujud. Ia meminta semua pihak memprioritaskan perencanaan akses sejak tahap awal investasi.
Masifnya arus investasi pengembangan pariwisata harus diikuti kesiapan infrastruktur, terutama akses jalan dan jalur logistik.
Keberlanjutan dan perlindungan lingkungan
Selain aspek fisik, Dewanti juga mengingatkan pentingnya menerapkan prinsip keberlanjutan. Ia meminta kajian lingkungan yang kuat untuk mengantisipasi dampak ekologis akibat pembangunan skala besar di kawasan bahari. Menurut Dewanti, pertumbuhan ekonomi sektor pariwisata harus selaras dengan pelestarian alam.
Pemberdayaan masyarakat lokal
Politikus itu berharap investasi tidak hanya menambah destinasi, tetapi juga membuka ruang bagi keterlibatan warga dan penguatan usaha lokal. Jika dikelola baik, pengembangan Pantai Ngliyep diharapkan menciptakan efek ekonomi berkelanjutan, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan menghidupkan kembali potensi wisata yang selama ini belum optimal.
Dengan catatan perencanaan infrastruktur dan lingkungan berjalan seimbang, Dewanti menilai pengembangan ini bisa menjadi momentum untuk membangkitkan kembali Pantai Ngliyep tanpa mengorbankan alam maupun kepentingan warga sekitar.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
Sri Untari Ajak Doa Bersama Minta Hujan di Malang
Sri Untari menggelar doa lintas agama di Malang (22/10/2026) untuk memohon hujan hadapi karhutla dan mendoro...
Wakil DPRD Pasuruan Ajak Santri Jaga Semangat Menuju Indonesia Emas
Wakil Ketua DPRD Pasuruan Muhamad Zaini mengajak santri menjaga semangat pengabdian saat apel HSN di lapanga...
DPRD Jatim Dorong Perencanaan Ekologis Cegah Karhutla
Ketua Komisi E DPRD Jatim Sri Untari mendorong perencanaan ekologis dan pengawasan tata ruang untuk mencegah...
DPRD Ngawi Perketat Pengawasan Pesantren Penerima Anggaran
DPRD Ngawi perketat pengawasan pesantren penerima dana daerah untuk lindungi santri dan jaga citra lembaga;...
Pemkot Diminta Percepat Pemadaman Kebakaran TPA Supit Urang
Dewanti minta Pemkot Malang percepat pemadaman Kebakaran TPA Supit Urang dan berikan perlindungan kesehatan...
Ketua Fraksi PDIP Jatim Dorong Pembentukan UU Anti Perundungan
Ketua Fraksi PDIP Jatim, Wara Sundari Renny Pramana, mendesak pembentukan UU Anti Perundungan untuk memperku...