Satpol PP Aceh Besar Perkuat Pengawasan Syariat di Pemandian Mata Ie
Kota Jantho, Aceh Besar — Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP dan WH) Aceh Besar memperketat pengawasan penerapan Syariat Islam di kawasan objek wisata Pemandian Mata Ie, Kecamatan Darul Imarah, Minggu (12/7). Kegiatan melibatkan personel Pomdam Iskandar Muda sebagai upaya menjaga ketertiban dan menciptakan suasana wisata yang aman serta nyaman.
Pelaksanaan operasi dan sasaran pengawasan
Tim patroli melakukan pemantauan langsung di area pemandian dan memberi pembinaan kepada pemilik usaha di lokasi. Petugas menekankan pentingnya peran pelaku usaha dalam menjaga ketertiban lingkungan wisata agar sesuai dengan ketentuan daerah.
Selain patroli, kegiatan juga diisi dengan sosialisasi tentang aturan perilaku di kawasan wisata. Petugas mengingatkan agar operasi pengawasan tetap humanis dan bersifat edukatif, bukan semata penegakan hukum.
Arahan untuk pelaku usaha dan pengunjung
Petugas meminta pemilik warung dan pengelola kios untuk aktif mengingatkan pengunjung. Beberapa poin yang disampaikan antara lain larangan aktivitas yang bertentangan dengan nilai yang berlaku di kawasan wisata.
- Tidak berjoget atau menari di area umum;
- Hindari berpelukan atau bermesraan di tempat umum;
- Mematuhi ketentuan berpakaian yang sesuai dengan norma setempat;
- Meminimalkan penggunaan sound system dengan volume berlebihan.
Tujuan pengawasan dan harapan pemerintah daerah
Kasi Penyidik Satpol PP dan WH Aceh Besar, Darwadi SAg, menyatakan bahwa pengawasan ini merupakan wujud komitmen pemerintah daerah untuk menegakkan qanun dan menjaga ketertiban kawasan wisata.
"Pengawasan ini bertujuan menciptakan suasana wisata yang tertib, aman, nyaman, sekaligus tetap menjunjung tinggi nilai-nilai Syariat Islam dan menjadikan Pemandian Mata Ie destinasi wisata Islami," kata Darwadi.
Darwadi menegaskan bahwa keberhasilan penerapan aturan tidak hanya bergantung pada aparat. Dukungan dan kesadaran masyarakat serta pelaku usaha diperlukan agar kawasan wisata tetap ramah dan tertib.
Dampak dan langkah ke depan
Satpol PP dan WH berharap kegiatan pengawasan dapat meningkatkan kesadaran warga terhadap norma, etika, serta ketentuan yang berlaku. Dengan demikian, Pemandian Mata Ie diharapkan menjadi destinasi yang bersih, aman, dan nyaman bagi semua pengunjung.
Ke depan, pembinaan berkelanjutan dan kerja sama dengan pengelola wisata akan terus diperkuat agar aturan tercapai tanpa mengurangi nilai layanan pariwisata.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Wawali Sabang Hadiri HUT ke-27 Bireuen, Ajak Perkuat Kerja Sama Antar Daerah
Wawali Sabang Suradji Junus menghadiri HUT ke-27 Bireuen (12/10), menyampaikan harapan peningkatan pembangun...
Aceh Besar Dukung PKM UIN Ar-Raniry, 517 Mahasiswa Turun
Pemkab Aceh Besar bahas PKM UIN Ar-Raniry melibatkan 517 mahasiswa di Lhoknga dan Leupung, mulai 22 Oktober...
Bupati Aceh Besar Tekankan Pelestarian Bahasa Aceh di Festival 2026
Bupati Aceh Besar minta peran bersama menjaga bahasa Aceh dan mendorong perlindungan hak budaya seperti kuah...
Kecelakaan di Simalungun: 5 Luka, Ibu Hamil Alami Keguguran
Kecelakaan di Jalan Medan Km 20-21, Simalungun, menewaskan tidak ada korban jiwa; lima penumpang luka dan se...
Wesly Silalahi Hadiri Ibadah Utus-Sambut di GPIB Maranatha
Wali Kota Wesly Silalahi hadir dalam ibadah utus-sambut GPIB Maranatha, memberi penghargaan kepada pendeta l...
Alokasi Bantuan Bedah Rumah Sumut 2026 Melonjak Jadi 15.011 Unit
Pemprov Sumut meningkatkan alokasi bedah rumah 2026 menjadi 15.011 unit; pemda diminta segera lengkapi admin...