Wali Kota Sabang Ajak Ayah Antar Anak pada Hari Pertama Sekolah
Sabang — Wali Kota Sabang Zulkifli H. Adam mengimbau para ayah atau wali ayah untuk mengantar anak ke sekolah pada hari pertama Tahun Ajaran 2026/2027, yang dimulai pada Senin, 13 Juli 2026. Imbauan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Wali Kota Sabang Nomor 400.13/1911 sebagai bentuk dukungan keluarga terhadap pendidikan dan tumbuh kembang anak.
Dasar kebijakan dan dukungan pemerintah pusat
Kebijakan kota ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Nomor 17 Tahun 2026. Surat itu menginisiasi Gerakan Ayah Mengambil Rapor Anak ke Sekolah dan Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah, sekaligus mendukung program Quick Wins Kementerian melalui Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI). Langkah ini menegaskan peran ayah dalam pengasuhan dan pendidikan sejak dini.
Pesan Wali Kota dan makna kehadiran ayah
Wali Kota Zulkifli menekankan bahwa kehadiran ayah pada hari pertama sekolah memberikan dukungan emosional dan motivasi bagi anak.
"Pendidikan bukan hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi juga keluarga. Kehadiran ayah saat mengantar anak di hari pertama sekolah merupakan bentuk perhatian, kasih sayang, sekaligus motivasi yang dapat menumbuhkan rasa percaya diri dan semangat belajar anak,"
— Zulkifli H. Adam
Fleksibilitas jam kerja untuk ASN dan peran sekolah
Untuk mendukung gerakan ini, Wali Kota meminta seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Sabang memberikan fleksibilitas waktu atau dispensasi jam kerja bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berstatus ayah atau wali dan memiliki anak usia sekolah. Permintaan itu dimaksudkan agar ASN dapat mendampingi anak pada hari pertama masuk sekolah.
Selain itu, kepala satuan pendidikan diimbau menyambut kehadiran ayah atau wali ayah dengan terbuka, menjadikan momen tersebut sebagai sarana mempererat kemitraan antara sekolah dan keluarga.
Aksi yang diminta pemerintah kota
- OPD memberikan dispensasi jam kerja bagi ASN ayah/wali pada 13 Juli 2026.
- Sekolah menyambut dan memfasilitasi kehadiran ayah pada hari pertama.
- Keluarga mengutamakan kehadiran ayah sebagai dukungan emosional terhadap anak.
Zulkifli berharap gerakan ini menjadi budaya positif di Kota Sabang dan mendorong peran ayah dalam pendidikan anak. Ia mengajak seluruh ayah untuk meluangkan waktu mengantar putra-putrinya, karena langkah sederhana itu memiliki makna besar bagi tumbuh kembang anak dan menunjukkan bahwa pendidikan terbaik dimulai dari keluarga.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Wawali Sabang Hadiri HUT ke-27 Bireuen, Ajak Perkuat Kerja Sama Antar Daerah
Wawali Sabang Suradji Junus menghadiri HUT ke-27 Bireuen (12/10), menyampaikan harapan peningkatan pembangun...
Aceh Besar Dukung PKM UIN Ar-Raniry, 517 Mahasiswa Turun
Pemkab Aceh Besar bahas PKM UIN Ar-Raniry melibatkan 517 mahasiswa di Lhoknga dan Leupung, mulai 22 Oktober...
Bupati Aceh Besar Tekankan Pelestarian Bahasa Aceh di Festival 2026
Bupati Aceh Besar minta peran bersama menjaga bahasa Aceh dan mendorong perlindungan hak budaya seperti kuah...
Kecelakaan di Simalungun: 5 Luka, Ibu Hamil Alami Keguguran
Kecelakaan di Jalan Medan Km 20-21, Simalungun, menewaskan tidak ada korban jiwa; lima penumpang luka dan se...
Wesly Silalahi Hadiri Ibadah Utus-Sambut di GPIB Maranatha
Wali Kota Wesly Silalahi hadir dalam ibadah utus-sambut GPIB Maranatha, memberi penghargaan kepada pendeta l...
Alokasi Bantuan Bedah Rumah Sumut 2026 Melonjak Jadi 15.011 Unit
Pemprov Sumut meningkatkan alokasi bedah rumah 2026 menjadi 15.011 unit; pemda diminta segera lengkapi admin...