Aceh Besar Terapkan Pengajian Rutin Aparatur di Darul Imarah
Darul Imarah, Aceh Besar — Pemerintah Kabupaten Aceh Besar mulai mengimplementasikan program Beut Kitab Bak Sikula di tingkat kecamatan. Pengajian rutin bagi aparatur Kecamatan Darul Imarah dan aparatur gampong digelar Rabu, 29 Juli, di Masjid Al-Faizin Gampong Lampeuneurut Ujoeng Blang. Kegiatan bertujuan memperkuat spiritualitas dan integritas dalam pelaksanaan tugas pemerintahan.
Pelaksanaan pengajian di Darul Imarah
Pengajian perdana ini diinisiasi oleh Camat Darul Imarah, Muhammad Basir, SSTP, MSi. Acara direncanakan berlangsung sebulan sekali dan mengundang seluruh aparatur kecamatan serta perangkat gampong, termasuk keuchik, tuha peut, dan imum meunasah.
Kegiatan ini merupakan implementasi dari program yang digagas Pemerintah Kabupaten Aceh Besar di bawah kepemimpinan H. Muharram Idris dan H. Syukri A. Jalil. Kita mengundang semua aparatur pemerintah gampong, keuchik, tuha peut dan imum meunasah.
Materi pengajian: penekanan pada shalat
Narasumber pada pengajian tersebut adalah Tgk. Agus Setiawan Jamal, Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPI) Darul Imarah dan Pimpinan Dayah Mustanul Muta'alimin Gampong Ulee Lueng. Dalam tausiyahnya, Tgk. Agus menekankan pentingnya pelaksanaan shalat lima waktu serta kaidah wudhu dan tata cara shalat yang benar.
Shalat lima waktu merupakan ibadah wajib bagi umat muslim. Dalam kondisi apapun shalat wajib dilaksanakan; rukun shalat, sahnya gerakan dan hal-hal yang membatalkan shalat, serta ketepatan bacaan menjadi faktor utama agar shalat tidak sia-sia.
Menurut Tgk. Agus, kelalaian kecil dalam wudhu atau bacaan sering terabaikan namun bisa membatalkan shalat. Oleh sebab itu, pemahaman teknis shalat menjadi bagian penting dalam pengajian bagi aparatur.
Pesan pemimpin kecamatan dan peserta
Muhammad Basir berharap pengajian rutin dapat menjadi tuntunan dan memperkuat integritas para aparatur dalam menjalankan tugas sehari-hari.
Kegiatan pengajian hendaknya menjadi tuntunan bagi kita; selain bernilai ibadah, di sisi lain menjadi penguatan integritas kita selaku aparatur pemerintah dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
Selain aparatur kecamatan dan gampong, kegiatan juga dihadiri Sekcam Darul Imarah Hasrul Fuadi, SE, serta sejumlah Imum Mukim, antara lain:
- Drs. H. Burhanuddin, MM — Imum Mukim Daroy Jeumpet
- Hamidi Usman — Imum Mukim Lam Ara
- Annanisa Budiman — Imum Mukim Lamreung
Pengajian ini menjadi salah satu langkah konkret pemerintah daerah untuk menyinergikan aspek religius dan profesionalisme aparatur. Kegiatan bulanan dijadwalkan berlanjut sebagai bagian dari pelaksanaan Beut Kitab Bak Sikula di tingkat kecamatan dan gampong.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Kejuaraan Karate Inkanas Open Pelajar Se-Sumut Dibuka di Batubara
Kejuaraan Karate Inkanas Open antar pelajar se-Sumut dibuka di Batubara, 325 atlet dari 12 daerah bersaing m...
Magister Manajemen USM-Indonesia Medan: Program untuk Profesional
Magister Manajemen USM-Indonesia Medan menawarkan program pascasarjana fleksibel dan aplikatif untuk ASN, ma...
Bupati Batubara Puji Bank Sampah Berseri Ubah Sampah Jadi Pakan
Bupati Batubara memuji Bank Sampah Berseri yang mengubah sampah rumah tangga menjadi pakan dan pupuk melalui...
Sumut Target Vaksinasi Rabies 15.000 HPR dan Aspirasi Publik Tuntas di Medan
Pemprov Sumut targetkan vaksinasi rabies 15.000 HPR dan bidik rekor MURI; selain itu masalah warga Medan dit...
Dugaan Ambil Batu Sungai di Irigasi Saba Bolak, APH Diminta Turun
Tokoh Sipirok minta APH periksa dugaan pengambilan batu sungai untuk rehabilitasi Irigasi Saba Bolak; dokume...
Pojok PBB Medan Raih Rp1,07 Miliar, Program Dilanjutkan
Pojok PBB Medan kumpulkan Rp1,07 miliar (15–18 Sept 2026); program dilanjutkan 21–30 Sept di tiga lokasi str...