Lokal

Kantor PWI Sumut Dibobol Lagi, Polisi di Medan Disorot

Bagikan:
Kantor PWI Sumut di Jalan Adinegoro yang dibobol maling

Medan — Kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumut di Jalan Adinegoro kembali dibobol pencuri pada Jumat (21/8). Kejadian ini merupakan pelanggaran ketiga di lokasi yang berada di sekitar Mapolrestabes Medan. Pengurus dan wartawan menilai penanganan kasus oleh aparat belum memadai karena pelaku belum tertangkap.

Insiden ketiga dalam area Mapolrestabes

Peristiwa terungkap sekitar pukul 08.00 WIB saat dua penjaga kantor, Alim dan Ahmad, hendak menyalakan pendingin ruangan. Mereka menemukan pipa tembaga AC sudah dipotong dan hilang. Sebelumnya, kejadian serupa juga pernah dilaporkan ke Mapolsek Medan Timur.

Respons pengurus PWI dan tuntutan

Wakil Ketua PWI Sumut Bidang Advokasi dan Pembelaan Wartawan, Amrizal, meminta perhatian aparat. Ia menuntut penanganan serius agar kejadian tidak terulang.

"Saya mohon atensi dan ketegasan Kapolrestabes Medan Kombes Pol Calvijn Simanjuntak dan Kapolsek Medan Timur Kompol Agus Butarbutar agar serius menangani kasus pencurian yang terjadi di Kantor PWI Sumut,"

Progres penyelidikan belum jelas

Amrizal menyatakan pengaduan sebelumnya sudah dibuat ke pihak kepolisian setempat. Namun, menurutnya, tidak ada perkembangan nyata. "Hingga saat ini para pelaku belum juga tertangkap. Artinya kawasan di sekitaran Mapolrestabes Medan rawan aksi pencurian dan tindak kriminal," tambahnya.

Implikasi dan langkah yang diharapkan

Kasus berulang ini menimbulkan kekhawatiran keamanan bagi organisasi pers di kawasan tersebut. Pengurus PWI meminta patroli yang lebih intensif dan penyelidikan yang transparan. Mereka juga berharap aparat menindaklanjuti laporan dan meningkatkan pengamanan gedung.

Kesimpulan: Pengulangan pencurian di kantor PWI Sumut menyorot kinerja penegakan hukum setempat. Pengurus menuntut tindakan tegas agar pelaku segera ditangkap dan keamanan kawasan kembali terjaga.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait