Polres Siantar Tangkap Empat Tersangka Pemilik Sabu di Tiga Lokasi
Polres Siantar menangkap empat terduga pemilik narkotika jenis sabu-sabu pada Kamis (28/5) di tiga lokasi terpisah di wilayah Siantar dan sekitarnya. Penangkapan dilakukan menyusul informasi dari masyarakat dan penyelidikan petugas, yang menemukan paket sabu dengan total berat lebih dari 2 gram. Empat orang ditahan dan dikenakan pasal terkait kepemilikan narkotika.
Pengungkapan dan lokasi penangkapan
Penangkapan pertama dilakukan terhadap DMP (41), warga Jalan Pattimura Ujung, Pintu Bosi, Kecamatan Siantar Marihat. Selanjutnya, polisi menangkap RNM (27) dan JSP (28), keduanya warga Kabupaten Simalungun, saat berada di atas sepeda motor. Terakhir, APPM (45), warga Jalan Sibolga, Kelurahan Karo, Kecamatan Siantar Selatan, juga dibekuk.
Barang bukti dan kronologi singkat
Menurut keterangan resmi Kasat Narkoba Polres Siantar, AKP Irwanta Sembiring, petugas menyita beberapa paket sabu dari keempat terduga pelaku. Setelah mendapat informasi dari masyarakat, personel melakukan penyelidikan dan menemukan DMP di pinggir Jalan Pattimura sehingga langsung ditangkap bersama barang bukti.
"Saat interogasi, DMP mengakui sabu itu miliknya. Begitu juga dengan pelaku RNM dan JSP ditangkap saat sedang duduk di atas sepeda motor Honda Scoopy BK 3616 YAS,"
Dari penangkapan RNM dan JSP, polisi menyita sabu seberat 0,40 gram. Sementara itu, penangkapan terhadap APPM menghasilkan barang bukti satu paket sabu seberat 0,66 gram. Penangkapan DMP disertai temuan paket sabu seberat 1,35 gram.
"Sementara penangkapan terhadap pelaku APPM disita barang bukti satu paket sabu seberat 0,66 gram,"
Status hukum dan proses selanjutnya
Keempat terduga pelaku kini ditahan di Mapolres Siantar untuk proses penyidikan. AKP Irwanta menyatakan bahwa mereka dikenakan pasal terkait kepemilikan narkotika dan penyesuaian KUHP.
"Saat ini, DMP, RNM, JSP dan APPM sudah dalam penahanan untuk proses selanjutnya dengan mempersangkakan mereka Pasal 114 ayat (1) Undang-undang (UU) No. 35 tahun 2009 tentang narkotika dan/atau Pasal 609 ayat (1) huruf a UU No. 1 tahun 2023 tentang KUHP jo UU No. 1 tahun 2026 tentang penyesuaian pidana,"
Penangkapan ini menjadi bagian dari upaya aparat untuk menekan peredaran narkotika di wilayah Siantar. Proses penyidikan akan menentukan bukti lebih lanjut dan kemungkinan pengembangan ke jaringan lain jika ditemukan keterkaitan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Polda Sumut Ungkap Motif Pembunuhan Wakil Rektor IT&B di Berastagi
Polda Sumut menangkap dua pelaku pembunuhan Wakil Rektor II IT&B di Berastagi. Motifnya untuk menguasai hart...
Tiorita Tinjau Perbaikan Jalan Longsor di Salapian, Langkat
Plt Bupati Langkat Tiorita Br Surbakti meninjau perbaikan jalan longsor di Salapian (29/9); Pemkab turunkan...
Wali Kota Lhokseumawe Siapkan Pendampingan Hukum untuk Keluarga Rasya
Wali Kota Lhokseumawe janjikan pendampingan hukum untuk keluarga Muhammad Rasya Fadilla dan akan menyiapkan...
DPR Minta Warga Tenang dan Percayakan Penyelidikan Kasus Mahasiswa Pelayaran
Anggota DPR Komisi V, Ghufran, menyampaikan duka atas meninggalnya mahasiswa Politeknik Malahayati dan memin...
Pemkab Aceh Besar dan BNN Sinergi Pulihkan Kawasan Rawan Narkoba
Pemkab Aceh Besar dan BNN memperkuat sinergi untuk memulihkan kawasan rawan narkoba lewat pencegahan, pember...
Labuhanbatu Gelar Bupati Cup PBSI 2026, 250 Peserta Ikut
Turnamen Bupati Cup PBSI Labuhanbatu 2026 resmi dibuka di Rantauprapat, diikuti sekitar 250 peserta dari 10...