Lokal

Penanaman 3.000 Mangrove di Singkil Dukung Hari Mangrove 2026

Bagikan:
Penanaman mangrove di pesisir Desa Kilangan Aceh Singkil oleh PT PLB dan Forkopimda

SINGKIL — PT Perkebunan Lembah Bhakti (PT PLB) bersama Forkopimda Aceh Singkil menanam secara serentak 3.000 bibit mangrove di pesisir Desa Kilangan, Kecamatan Singkil, Selasa (28/7) sebagai bagian peringatan Hari Mangrove Sedunia 2026. Kegiatan ini dimaksudkan untuk menjaga keseimbangan ekosistem pesisir dan memperkuat sumber penghidupan masyarakat setempat.

Penanaman serentak di Desa Kilangan

Penanaman digelar oleh manajemen PT PLB bersama Wakil Bupati Aceh Singkil H. Hamzah Sulaiman, Forkopimda, perangkat daerah, serta masyarakat. Aksi ini bagian dari gerakan nasional yang juga didukung Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup pada peringatan Hari Mangrove Sedunia 2026.

Secara nasional, penanaman serentak menyasar lebih dari 1 juta bibit yang tersebar pada 162 titik di 37 provinsi, dengan tema "Menjaga Mangrove, Mengamankan Generasi Mendatang."

Angka dan capaian rehabilitasi

Di Desa Kilangan, program rehabilitasi mangrove yang dipimpin PT PLB telah berjalan sejak 2018. Hingga akhir 2025 perusahaan bersama pemangku kepentingan telah menanam sekitar 51.000 pohon bakau. Dengan tambahan 3.000 pohon pada 2026, total mencapai sekitar 54.000 pohon bakau di kawasan tersebut.

Peserta dan dukungan pemda

Kegiatan dihadiri pejabat daerah dan unsur aparat. Nama-nama yang hadir antara lain:

  • Wakil Bupati Aceh Singkil H. Hamzah Sulaiman, SH
  • Kapolres Aceh Singkil AKBP Joko Triyono, SIK MH
  • Kasdim 0109 Mayor Inf L Simamora
  • Kepala Dinas Lingkungan Hidup Surkani, SE
  • Kepala Dinas Perikanan Erwin Syahputra, ST MM
  • Anggota DPRK Fairuz Akhyar, SE MIKom
  • Kepala KPH Muhammad Syukur, Camat Singkil Khairuddin, SE
  • Keuchik Desa Kilangan Zulkifly dan Keuchik Desa Kayu Menang Sopyan

“PT PLB bersama dengan Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil, juga dihadiri oleh Forkopimda Kabupaten Aceh Singkil, bersama-sama menanam mangrove sebanyak 3.000 batang. Hari ini adalah ajakan untuk merenungkan kembali hubungan manusia dengan alam. Di tengah berbagai tantangan perubahan iklim, abrasi pantai, dan menurunnya kualitas lingkungan, mangrove menjadi benteng alami yang harus kita jaga bersama,”

— H. Hamzah Sulaiman, Wakil Bupati Aceh Singkil

Dampak sosial dan ekonomi

Program rehabilitasi selain bertujuan ekologis juga diarahkan untuk mendukung ekonomi lokal. PT PLB melibatkan Kelompok Tani Hutan Payau Teluk Bayu dan siswa Duta Lingkungan untuk menanam serta menumbuhkan kepedulian sejak dini.

“Kami jajaran Polres Aceh Singkil sangat mendukung program yang dilakukan PT PLB. Dengan menanam mangrove ini, harapan saya bisa membantu perekonomian masyarakat. Sehingga, bila masyarakat ekonominya bagus, maka situasi kamtibmas akan aman dan kondusif,”

— AKBP Joko Triyono, Kapolres Aceh Singkil

Dalam kegiatan juga dipamerkan produk UMKM binaan PT PLB, seperti kerupuk lokan dan olahan berbasis nipah. Upaya ini bagian dari strategi memperkenalkan potensi lokal sekaligus mendorong keberlanjutan ekonomi masyarakat pesisir.

Kelanjutan program dan sinergi

Administratur PT PLB M. Asrar Iqbal menyatakan program ini dimaksudkan untuk menyeimbangkan aktivitas operasional perusahaan dengan kelestarian lingkungan dan manfaat sosial. Ia menuturkan bahwa kawasan yang sebelumnya terbuka kini perlahan berubah menjadi hijau dan produktif.

“Sejak dimulai pada 2018, kami melihat bagaimana kawasan yang sebelumnya terbuka secara perlahan berubah menjadi kawasan hijau yang memberikan manfaat ekologis dan sosial. Karena itu, kami ingin memastikan upaya ini terus memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan,”

— M. Asrar Iqbal, Administratur PT PLB

Program rehabilitasi mangrove PT PLB di Aceh Singkil menjadi contoh kolaborasi perusahaan, pemerintah, aparat, dan masyarakat untuk menjaga pesisir sekaligus memelihara sumber penghidupan generasi sekarang dan mendatang.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait