Banggar Tegur: Kadis Mangkir, Dirut BUMD Datang Tanpa Data APBD 2025
Deliserdang — Rapat pembahasan Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025 di Banggar DPRD Deliserdang, Sabtu (1/8) di Wings Hotel, berujung teguran keras. Dua kepala dinas tidak hadir, dan dua direktur utama BUMD hadir namun tidak membawa bahan pertanggungjawaban yang diminta Banggar, sehingga proses pengawasan anggaran terganggu.
Kehadiran dan kekurangan data
Kepala Dinas yang absen adalah Kadis Cipta Karya dan Tata Ruang, Rachmadsyah, ST, serta Kadis Ketenagakerjaan, Drs. Syahdin Setia Budi Pane. Sementara dua Dirut BUMD yang hadir adalah Dirut PT Bhineka Perkasa Jaya, Deny Reza, S.T., dan Dirut Perumda Air Minum Tirta Deli, M. Topan Sahroni SE MM.
Namun Banggar menilai kehadiran keduanya tidak serius karena hanya membawa laporan neraca laba rugi, tanpa dokumen pendukung lain yang diminta untuk mengawal pertanggungjawaban anggaran.
"Dirut Tirta Deli dan Dirut Bhineka Perkasa Jaya hanya membawa laporan neraca laba rugi saja," kata Wakil Ketua DPRD Deliserdang dan Koordinator Banggar, H. Hamdani Syahputra.
Riwayat absensi dan dugaan penghalang pembahasan
Banggar menyebut kejadian ini bukan pertama kali. Pada rapat sebelumnya beberapa pejabat setempat juga mangkir atau menunda kehadiran karena kegiatan serupa di kantor bupati. Contoh kejadian sebelumnya:
- Jumat (24/7): 17 dari 22 camat tidak hadir karena mengikuti rapat koordinasi di Kantor Bupati.
- Kamis (30/7): Empat kepala dinas kompak tidak hadir, termasuk Kadis Perindustrian dan Perdagangan Hesron T. Girsang dan Kadis Pendidikan Suparno.
Hamdani menduga ada upaya memperlambat pembahasan Laporan Pertanggungjawaban APBD 2025 dengan menjadwalkan kegiatan lain bersamaan. Ia menilai tindakan itu melecehkan fungsi pengawasan DPRD terhadap uang rakyat.
"Kalau benar-benar serius, instruksikan Kadis utamakan rapat dengan DPRD. Ini forum resmi. Jangan sampai karena Rakor, pembahasan molor," tegas Hamdani.
Respons Pemkab Deliserdang
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian, Sandra Dewi Situmorang, membantah ada instruksi dari Bupati agar pejabat tidak hadir. Menurutnya, Bupati mendukung penuh pelaksanaan rapat Banggar.
"Bapak Bupati mendukung penuh rapat Banggar yang dilaksanakan DPRD Deliserdang," kata Sandra.
Sandra menjelaskan beberapa camat telah berkoordinasi untuk dijadwal ulang karena bersamaan dengan rakor Pemkab, ada camat yang sakit, dan beberapa acara kecamatan membuat perwakilan tidak dapat hadir. Ia juga menyebut Kadis Perindag sedang berada di Jakarta mengikuti IFW.
Langkah Banggar selanjutnya
Banggar DPRD menegaskan akan memanggil kembali pejabat yang mangkir dan meminta kehadiran lengkap serta dokumen pendukung pada rapat berikutnya. Jika absensi atau kekurangan data terulang, DPRD mempertimbangkan menolak Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025.
"Uang ini uang rakyat. Kalau tidak bisa mempertanggungjawabkan, lebih baik mundur," ujar Hamdani.
Perkembangan selanjutnya bergantung pada respons pejabat yang dipanggil ulang dan keterbukaan Pemkab dalam mendukung proses pengawasan anggaran.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Kejuaraan Karate Inkanas Open Pelajar Se-Sumut Dibuka di Batubara
Kejuaraan Karate Inkanas Open antar pelajar se-Sumut dibuka di Batubara, 325 atlet dari 12 daerah bersaing m...
Magister Manajemen USM-Indonesia Medan: Program untuk Profesional
Magister Manajemen USM-Indonesia Medan menawarkan program pascasarjana fleksibel dan aplikatif untuk ASN, ma...
Bupati Batubara Puji Bank Sampah Berseri Ubah Sampah Jadi Pakan
Bupati Batubara memuji Bank Sampah Berseri yang mengubah sampah rumah tangga menjadi pakan dan pupuk melalui...
Sumut Target Vaksinasi Rabies 15.000 HPR dan Aspirasi Publik Tuntas di Medan
Pemprov Sumut targetkan vaksinasi rabies 15.000 HPR dan bidik rekor MURI; selain itu masalah warga Medan dit...
Dugaan Ambil Batu Sungai di Irigasi Saba Bolak, APH Diminta Turun
Tokoh Sipirok minta APH periksa dugaan pengambilan batu sungai untuk rehabilitasi Irigasi Saba Bolak; dokume...
Pojok PBB Medan Raih Rp1,07 Miliar, Program Dilanjutkan
Pojok PBB Medan kumpulkan Rp1,07 miliar (15–18 Sept 2026); program dilanjutkan 21–30 Sept di tiga lokasi str...