PLN: 382 Penyulang di Sumatera Masih Padam Usai Cuaca Ekstrem
MEDAN — Dari total 540 penyulang di Sumatera, baru 158 penyulang yang berhasil dipulihkan, sementara 382 penyulang masih belum pulih setelah gangguan listrik besar yang terjadi Jumat malam (23/5) sekitar pukul 18.45 WIB. PLN menyebut penyebab utama adalah cuaca ekstrem yang mengganggu transmisi 275 kV Muara Bungo–Sungai Rambai, sehingga menyebabkan padam di sebagian besar wilayah Sumatera.
Kronologi dan penyebab gangguan
Gangguan bermula pada Jumat malam ketika transmisi 275 kV mengalami gangguan akibat kondisi cuaca ekstrem. Akibatnya, aliran listrik tersendat dan memperluas pemadaman ke banyak gardu dan penyulang di Pulau Sumatera. PLN mengonfirmasi gangguan pada jaringan transmisi tersebut sebagai penyebab utama.
Data pemulihan
Perkembangan pemulihan hingga Sabtu pagi menunjukkan sebagian penyulang sudah kembali, namun mayoritas masih terganggu. Rinciannya sebagai berikut:
| Jumlah Penyulang | Status |
|---|---|
| 540 | Total |
| 158 | Telah dipulihkan |
| 382 | Masih belum pulih |
Wilayah terdampak
Pantauan lapangan menunjukkan sejumlah daerah masih mengalami pemadaman hingga pukul 06.00 WIB Sabtu pagi. Beberapa wilayah yang terdampak antara lain:
- Medan
- Deliserdang
- Serdang Bedagai
- Wilayah lain di Sumatera Utara
Reaksi warga
Pemadaman yang berlangsung hampir 12 jam memicu kekecewaan warga. Sejumlah keluarga dan pekerja malam menyatakan kesulitan akibat listrik padam berkepanjangan. Seorang warga Medan, Gugus (43), menyampaikan kekesalannya terkait penanganan yang dinilai lamban:
"Kalau klaimnya bukan main bagusnya PLN ini. Selalu mengecewakan soal penanganan. Kok bisa di Medan sebagian sudah hidup sebagian lagi belum hidup (listrik)."
"Benar-benar lamban sekali penanganannya. Karena kita yang bagi pekerja malam, gak mungkin juga pakai genset lebih dari 12 jam. Kami sangat kecewa."
Gugus juga mencontohkan perbedaan pemulihan pada ruas jalan yang berdekatan, di mana satu jalan sudah menyala sementara jalan sampingnya masih gelap.
Upaya PLN
Manajer Komunikasi Unit Induk Distribusi Sumatera Utara, Darma Saputra, mengatakan PLN masih terus bekerja melakukan pemulihan agar pasokan listrik di seluruh wilayah kembali normal. Perbaikan berfokus pada pemulihan jaringan transmisi dan penyulang yang terdampak.
Imbas pemadaman ini menunjukkan kerentanan infrastruktur listrik terhadap cuaca ekstrem. Dampak berkelanjutan pada aktivitas ekonomi dan pekerja malam menjadi perhatian publik, sementara masyarakat menunggu pemulihan penuh jaringan.
Berita Terkait
Dinas Pendidikan Aceh: Sekolah Jangan Takut Intimidasi Wartawan/LSM
Kepala Dinas Pendidikan Aceh minta kepala sekolah tak takut pada intimidasi wartawan/LSM selama rehab rekon...
Telkomsel: Layanan Menurun Akibat Pemadaman Listrik di Sumatera
Telkomsel melaporkan penurunan kualitas layanan jaringan akibat pemadaman listrik pada 22 Mei di beberapa wi...
Pemadaman Listrik Sumatera: 341 Penyulang Masih Padam
Hingga 10.00 WIB 23 Mei 2026, dari 540 penyulang di Sumatera baru 199 pulih; 341 masih padam akibat gangguan...
Polda Sumut Tangkap Dua Nelayan Penyelundup Sabu di Tanjungbalai
Polda Sumut menangkap dua nelayan di Tanjungbalai pada 23 Mei, menyita sekitar 30 kg sabu dan sebuah sampan...
Warga Minta GM PLN Sumut Dicopot Usai Listrik Padam Belasan Jam
Warga Medan minta GM PLN Sumut dicopot setelah listrik Sumatera Utara padam sejak Jumat 23 Mei; PLN turunkan...
Cuaca Ekstrem Picu Padam Listrik di Sumatera, 119 Penyulang Dipulihkan
Cuaca ekstrem ganggu transmisi 275 kV Muara Bungo-Sungai Rambai; 119 dari 540 penyulang pulih hingga 23 Mei...