MLB Perkuat Pelestarian Bahasa Lampung lewat Kamus dan Kursus
Dewan Pengurus Pusat Mighrul Lappung Bersatu (MLB) memperkuat upaya pelestarian Bahasa Lampung dengan meluncurkan kamus percakapan, menggelar kursus daring, dan mengembangkan program budaya. Pengumuman itu disampaikan saat pengukuhan DPW MLB DKI Jakarta pada Rabu, 5 Agustus 2026.
Program pembelajaran dan kolaborasi
Ketua Umum DPP MLB Dwita Ria Gunadi menjelaskan pelestarian bahasa menjadi prioritas organisasi sejak didirikan. MLB bekerja sama dengan Universitas Lampung untuk menyusun materi pembelajaran dan program pelatihan.
Kami membuat kamus percakapan Bahasa Lampung dengan dialek O dan A. Kemudian sudah 16 kali pertemuan kami membuka kelas daring kursus Bahasa Lampung
Menurut Dwita, kursus daring itu sudah berlangsung sebanyak 16 kali. Kegiatan ini dimaksudkan untuk mendorong generasi muda kembali mengenal dan menggunakan bahasa daerah dalam keseharian.
Tujuan dan tantangan pelestarian
MLB memandang kesadaran berbahasa Lampung di kalangan masyarakat mulai menurun. Untuk itu organisasi menerapkan kebiasaan menggunakan bahasa daerah saat pertemuan dan rapat.
Karena untuk mengajak masyarakat Lampung, khususnya juga orang Lampung, sekarang ini malu bahasa Lampung. Jadi kami di Mighrul ini dibiasakan kalau bertemu, kalau rapat pakai Bahasa Lampung
Upaya ini ditujukan agar Bahasa Lampung tetap menjadi bahasa pengantar di daerahnya dan dikenal lebih luas oleh masyarakat di luar Lampung.
Program pelestarian budaya lain
Selain bahasa, MLB mengembangkan sejumlah program budaya untuk menjaga identitas Lampung. Program yang disebutkan meliputi:
- Pelestarian wastra khas Lampung
- Pelestarian tradisi mosok
- Penyusunan buku kuliner khas Lampung
Program-program ini ditujukan agar tradisi dan identitas budaya tetap dikenali oleh generasi muda, termasuk mereka yang tinggal di perantauan.
Peran DPW DKI dan harapan pengurus
Ketua DPW MLB DKI Jakarta Septriana Tangkary mengajak seluruh anggota untuk bersinergi dalam pelestarian budaya Lampung. Ia menyatakan organisasi menjadi wadah mempererat silaturahmi dan ruang berkarya bagi perempuan Lampung di berbagai daerah.
Melalui Mighrul Lappung, saya berharap kita semua dapat terus bersinergi dalam memperkuat, melestarikan dan mengembangkan budaya Lampung. Kepada generasi muda, khususnya kami berharap bisa bersama-sama bergandeng tangan memperkuat dan merasakan Lampung milik kita bersama
Dewan Penasehat MLB, Purnama Wulan Sari Mirza (Batin Wulan), menambahkan bahwa kebiasaan berbahasa perlu dibiasakan secara rutin agar tidak hilang oleh perkembangan zaman.
Di Lampung, alhamdulillah sudah berjalan setiap Kamis berbahasa Lampung. Mudah-mudahan di DKI juga nanti bisa diadakan agenda rutin yang memang semuanya berbahasa Lampung, jadi bahasanya tetap bisa dipakai
Mighrul Lappung ini dibentuk untuk sama-sama kita melestarikan adat budaya Lampung. Kalau bukan kita, siapa lagi? Kalau bukan sekarang, kapan lagi?
Dengan berbagai program bahasa dan budaya, MLB menegaskan komitmennya menjaga warisan Lampung agar tetap hidup di tanah asal maupun perantauan. Ke depan organisasi berencana memperluas jangkauan kursus dan agenda rutin untuk mendorong penggunaan Bahasa Lampung di komunitas yang lebih luas.
Editor gaya hidup yang menulis tentang tren, kesehatan, perjalanan, dan inspirasi kehidupan modern.
Berita Terkait
Mendur Bersaudara, Fotografer Detik-detik Proklamasi 1945
Alex dan Frans Mendur merekam Proklamasi 17 Agustus 1945; satu negatif berhasil diselamatkan meski sebagian...
Sejarah Lagu Indonesia Raya: Dari 1928 hingga Jadi Lagu Kebangsaan
Indonesia Raya diciptakan W.R. Supratman dan pertama kali diperdengarkan 28 Oktober 1928; kini jadi lagu keb...
Ritual Semut Peluru Suku Sateré-Mawé sebagai Ujian Kedewasaan
Suku Sateré-Mawé di Amazon memakai sarung tangan berisi semut peluru sebagai ujian kedewasaan; peserta menah...
4 Agustus: Empat Peringatan Penting dan Maknanya
4 Agustus 2026 menandai empat peringatan internasional terkait konservasi satwa, dukungan disabilitas, dan s...
Hari Semangka Sedunia: Sejarah, Gizi, dan Fakta Unik
Hari Semangka Sedunia diperingati setiap 3 Agustus; simak asal-usul, kandungan gizi, varietas, dan rekor men...
3 Agustus: Daftar Peringatan Beserta Maknanya
3 Agustus diperingati untuk sejumlah momen penting: kesadaran Sindrom CLOVES, Hari Semangka Sedunia, Pidjigu...