Lokal

Pelatihan Pengelasan di Aceh Besar Didorong Angkasa Pura

Bagikan:
Pelatihan pengelasan bagi warga Aceh Besar di Gedung Serbaguna Kantor Camat Blang Bintang

Kota Jantho, Aceh Besar — Pemerintah Kabupaten Aceh Besar bersama PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM) menggelar pelatihan pengelasan sebagai bagian dari program InJourney Airports Berdaya UMK. Kegiatan dibuka pada Rabu, 5 Agustus 2026 di Gedung Serbaguna Kantor Camat Blang Bintang dan berlangsung selama enam hari, 5–10 Agustus 2026. Program ini bertujuan meningkatkan keterampilan, membuka peluang usaha, dan memberdayakan warga sekitar bandara.

Respons pemerintah daerah

Camat Blang Bintang, Subhan SE MM, menyampaikan apresiasi atas komitmen Angkasa Pura yang konsisten menyelenggarakan pelatihan dan pembinaan masyarakat di wilayah sekitar bandara. Ia menilai program ini berperan nyata dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia di Aceh Besar.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Aceh Besar, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada PT Angkasa Pura Indonesia yang terus memberikan pelatihan dan pembinaan bagi masyarakat sekitar. Program ini menjadi salah satu upaya nyata dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan membuka peluang ekonomi masyarakat.

Pelatihan dan materi

Pelatihan pengelasan mencakup materi teori dan praktik. Selain teknik pengelasan, peserta mendapat pengenalan fabrikasi logam dan standar Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3). Pemilihan materi didasari prospek usaha yang dinilai menjanjikan di wilayah setempat.

Kami ingin masyarakat di wilayah operasional bandara tidak hanya menjadi penonton di tengah pesatnya perkembangan ekonomi, tetapi menjadi aktor ekonomi yang aktif, mandiri, dan terampil,

demikian kata Rahmat Adil Indrawan, General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara SIM.

Peserta dan jadwal

Pelatihan diikuti oleh 15 peserta, masing-masing lima perwakilan dari tiga kecamatan: Blang Bintang, Kuta Baro, dan Montasik. Kegiatan berlangsung intensif selama enam hari dengan kombinasi praktik lapangan dan pembelajaran kelas.

  • Jumlah peserta: 15 orang
  • Lokasi: Gedung Serbaguna Kantor Camat Blang Bintang
  • Durasi: 5–10 Agustus 2026 (6 hari)

Dukungan peralatan dan kelanjutan program

Sebagai bentuk dukungan berkelanjutan, setiap peserta yang menyelesaikan pelatihan akan menerima peralatan dasar untuk memulai usaha. Bantuan ini dimaksudkan agar keterampilan yang diperoleh dapat segera diterapkan menjadi sumber penghasilan.

  • Satu set mesin las listrik tipe inverter
  • Helm las
  • Alat Pelindung Diri (APD) standar K3: sarung tangan, apron, kacamata pelindung

Camat Subhan berharap peserta memanfaatkan pelatihan secara maksimal dan merawat peralatan agar mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga. Ia juga mendorong pihak bandara memperluas jangkauan program ini ke kecamatan lain di Aceh Besar sehingga manfaatnya lebih luas.

Implikasi ke depan: Program ini menjadi contoh sinergi antara pengelola bandara dan pemerintah daerah untuk mendorong ekonomi lokal. Jika berkelanjutan, skema serupa berpotensi menciptakan lebih banyak wirausaha kecil dan lapangan kerja di sekitar kawasan Bandara SIM.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait