Ekonomi

Mahasiswa UTU Latih Warga Kuala Bubon Bikin Nugget Ikan Runcah

Bagikan:
Pelatihan pembuatan nugget ikan runcah oleh mahasiswa dan warga di balai desa Kuala Bubon

Himpunan Mahasiswa Kesehatan dan Keselamatan Kerja (HIMAK3) Universitas Teuku Umar (UTU) menggelar pelatihan pembuatan nugget berbahan baku ikan runcah di Desa Kuala Bubon, Kecamatan Samatiga, Kabupaten Aceh Barat, pada Minggu, 19 Juli 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) untuk meningkatkan keterampilan dan nilai ekonomi produk perikanan lokal.

Tujuan dan konteks kegiatan

Pelatihan bertujuan meningkatkan pengetahuan warga tentang pengolahan ikan runcah menjadi produk olahan yang higienis, bergizi, dan bernilai jual. Selain aspek ekonomi, program juga menjadi media pengabdian mahasiswa untuk menerapkan ilmu di masyarakat. Kegiatan dilaksanakan di balai desa dengan partisipasi ibu-ibu dan pemuda setempat.

Persiapan dan peran pembimbing

Dosen pembimbing PPK Ormawa, Dr. Wintah, M.Si., menjelaskan bahwa program ini sekaligus melatih soft skill mahasiswa agar mampu berkomunikasi dan bekerja sama dalam penyelesaian masalah masyarakat. Sebelum turun ke lapangan, dosen melakukan transfer knowledge kepada mahasiswa agar materi yang disampaikan tepat sasaran dan mudah dipahami.

Melalui PPK Ormawa, mahasiswa tidak hanya belajar secara akademik, tetapi juga dibekali kemampuan berkomunikasi, bekerja sama, serta menyelesaikan persoalan di masyarakat. Sebelum pelatihan dilaksanakan, dosen pembimbing terlebih dahulu melakukan transfer knowledge kepada mahasiswa agar materi yang disampaikan kepada masyarakat tepat sasaran dan mudah dipahami. — Dr. Wintah

Materi dan metode pelatihan

Materi utama disampaikan oleh mahasiswa Putri Isyelda Ritonga, dengan pendampingan Dr. Wintah. Peserta diperkenalkan pada tahapan pengolahan mulai dari seleksi ikan runcah, pembersihan, penggilingan, pemberian bumbu, pembentukan adonan, hingga teknik penggorengan dan pengemasan yang sesuai standar kebersihan.

Pendekatan pelatihan bersifat praktik langsung sehingga peserta dapat mencoba setiap langkah. Metode ini dipilih agar peserta memperoleh pengalaman konkret dan dapat meniru proses produksi di rumah dengan alat sederhana.

Dampak dan manfaat bagi masyarakat

Kegiatan diharapkan membuka peluang usaha mikro berbasis sumber daya lokal dan meningkatkan pendapatan keluarga. Nugget ikan runcah memiliki potensi sebagai produk bernilai tambah yang mudah dipasarkan di pasar lokal dan warung-warung setempat.

Selain manfaat ekonomi, interaksi antara mahasiswa dan warga memperkuat hubungan kampus-masyarakat serta membentuk pengalaman pengabdian nyata bagi mahasiswa.

Prospek ke depan

Panitia berharap pelatihan ini dapat diikuti oleh lebih banyak warga pada kesempatan mendatang dan dikembangkan menjadi usaha kelompok. Ke depan, dibutuhkan pendampingan lanjutan untuk membantu pengemasan, pengembangan resep, dan akses pasar agar nilai tambah ikan runcah meningkat secara berkelanjutan.

Dengan langkah kolaboratif ini, sumber daya perikanan kecil diharapkan menjadi peluang ekonomi yang berkelanjutan bagi Desa Kuala Bubon.

Rafi Akbar
Penulis
Rafi Akbar

Analis bisnis yang mengulas perkembangan industri, korporasi, dan peluang investasi.

Berita Terkait