198 Kader PAC PDI Perjuangan Gresik Dilantik di GNI
GRESIK — Pada Sabtu (23/5/2026) sebanyak 198 kader Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan se-Kabupaten Gresik resmi dilantik di Gedung Nasional Indonesia (GNI). Acara digelar untuk menguatkan kembali semangat gotong royong dan mengaitkan akar sejarah pembangunan GNI dengan kerja politik modern.
Pelantikan dan pesan politik
Pelantikan berlangsung di GNI, bangunan bersejarah yang dibangun melalui swadaya rakyat sejak era 1960-an. Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Gresik, Fandi Akhmad Yani, menegaskan pilihan lokasi bukan sekadar simbolis, melainkan upaya menghubungkan akar perjuangan dengan tugas kader hari ini.
"Gedung Nasional Indonesia (GNI) ini adalah gedung bersejarah yang dibangun dari swadaya masyarakat. Di tempat ini tersimpan banyak jejak perjuangan dan semangat gotong royong rakyat,"
Gus Yani menyatakan pelantikan bukan ritual kosong. Ia meminta kader menjadi garda terdepan memperjuangkan kepentingan wong cilik dan menjaga persatuan.
"Kami memilih GNI sebagai lokasi pelantikan agar semangat perjuangan itu dapat menular kepada seluruh kader... Kader PDI Perjuangan harus menjadi garda terdepan dalam menjaga persatuan dan memperjuangkan kepentingan wong cilik,"
Sejarah GNI sebagai inspirasi
GNI mulai diinisiasi pada 17 Agustus 1960 dan didirikan tanpa suntikan dana pemerintah. Pembangunan berlangsung melalui patungan berbagai lapisan masyarakat. Pemilik toko bahan bangunan menyumbang material, sedangkan donatur utama berasal dari pengusaha songkok dan sarung.
Para seniman menggelar pentas untuk mengumpulkan dana, sementara buruh menyumbang tenaga saat kerja bakti pada akhir pekan. Sebelumnya lokasi ini adalah rumah panggung yang dijadikan sekolah rakyat.
Suasana pelantikan
Pantauan lapangan menunjukkan ratusan kader berpakaian merah memenuhi area. Mars dan Hymne PDI Perjuangan menggema, diselingi pagelaran kesenian yang menambah nuansa patriotik. Acara dimaknai sebagai penegasan bahwa politik adalah pengabdian dan kerja kolektif.
Implikasi dan langkah ke depan
Dengan memilih GNI, PDI Perjuangan Gresik berupaya menautkan legitimasi sejarah kepada agenda politik kontemporer. Pelantikan ini diharapkan mendorong kader aktif di akar rumput dan fokus pada isu kesejahteraan publik.
Pesan utama acara adalah mengembalikan nilai gotong royong sebagai basis praktik politik yang berpihak kepada rakyat.
BACA JUGA: PDI Perjuangan Jawa Timur di Google News
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Komisi E DPRD Jatim Dukung Hapus Kenaikan Kelas Otomatis
Ketua Komisi E DPRD Jatim dukung rencana hapus kenaikan kelas otomatis agar penilaian berbasis kompetensi me...
DPRD Jatim Dukung Penghapusan Kenaikan Kelas Otomatis
Ketua Komisi E DPRD Jatim dukung wacana hapus kenaikan kelas otomatis demi standar kompetensi dan penguatan...
Jawa Timur Catat 212.914 Kasus ISPA, DPRD Desak Penguatan Pencegahan
Wakil Ketua DPRD Jatim desak pengendalian pencemaran udara dan kesiapan RS setelah 212.914 kasus ISPA tercat...
Kediri Percepat Digitalisasi Perlinsos dan Gandeng Warga sebagai Agen
Pemkab Kediri mempercepat digitalisasi Perlinsos dan mengajak warga jadi agen dengan aktivasi IKD untuk mema...
Magetan Peringati Hari Jadi Ke-351, DPRD Serukan Perbaikan Pelayanan
Magetan merayakan Hari Jadi Ke-351 (12/10/2026). Wakil Ketua DPRD Suyatno ajak warga bersatu, tingkatkan pel...
Bangkalan Bidik Juara IGA 2026 usai Masuk 10 Besar
Pemkab Bangkalan evaluasi inovasi untuk IGA 2026; beberapa program lokal sudah lolos seleksi provinsi dan na...