Ansari: Jemaah Haji Diminta Aktif Koordinasi Jika Ada Kendala
Mekkah — Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Hj. Ansari, meminta para jemaah haji untuk segera menjalin koordinasi jika menemukan kendala selama pelaksanaan ibadah haji. Pernyataan itu disampaikan Ansari pada Kamis (21/5/2026) saat menindaklanjuti kegiatan inspeksi mendadak di Mekkah yang berlangsung Sabtu (16/5/2026).
Tujuan sidak: pastikan pelayanan maksimal
Sidak yang dilakukan Inspektur Jenderal Kementerian Haji, Dendi Suryadi, bertujuan memastikan seluruh aspek pelayanan jemaah haji Indonesia berjalan maksimal. Pemeriksaan mencakup kondisi hotel, ketersediaan fasilitas pendukung, dan indeks kenyamanan jemaah di Tanah Suci.
Ansari menemui jemaah yang tergabung dalam Kloter 73 dan 74 di Hotel 412 Al-Ahbab, Sektor 4 Syisyah Raudhah. Pertemuan itu berlangsung di sela tugas pendampingan sidak.
Arahan koordinasi dan mekanisme penanganan
Anggota Komisi VIII itu menekankan pentingnya jalur komunikasi yang jelas untuk percepatan penanganan masalah. Ia meminta setiap keluhan disalurkan melalui struktur yang telah ditentukan agar proses penanganan di lapangan cepat dan terarah.
"Kalau ada keluhan, segera sampaikan ke ketua kloter atau sektor supaya jalur koordinasi penanganannya jelas,"
Ansari menegaskan bahwa pelaporan berjenjang memungkinkan petugas untuk menindaklanjuti masalah teknis dengan lebih efisien dan mengurangi kebingungan di lapangan.
Imbauan kesehatan dan kekompakan
Selain menampung aspirasi, Ansari juga mengingatkan pentingnya menjaga kondisi kesehatan selama berada di Mekkah. Ia meminta jemaah menjaga kebersamaan regu dan fokus menjalankan ibadah demi kelancaran rangkaian haji.
"Kalau ada hal yang saya sampaikan kurang berkenan, itu semua murni demi perbaikan dan evaluasi terhadap kualitas pelayanan jemaah Indonesia,"
Imbauan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa evaluasi layanan adalah upaya bersama antara jemaah dan penyelenggara.
Koordinasi cepat dan pelaporan berjenjang menjadi kunci untuk mempercepat perbaikan layanan selama haji. Monitoring berkelanjutan dan mekanisme pelaporan yang jelas diharapkan meningkatkan kualitas pelayanan bagi jemaah Indonesia di Tanah Suci.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
DPRD Jatim Dukung Penghapusan Kenaikan Kelas Otomatis
Ketua Komisi E DPRD Jatim dukung wacana hapus kenaikan kelas otomatis demi standar kompetensi dan penguatan...
Jawa Timur Catat 212.914 Kasus ISPA, DPRD Desak Penguatan Pencegahan
Wakil Ketua DPRD Jatim desak pengendalian pencemaran udara dan kesiapan RS setelah 212.914 kasus ISPA tercat...
Kediri Percepat Digitalisasi Perlinsos dan Gandeng Warga sebagai Agen
Pemkab Kediri mempercepat digitalisasi Perlinsos dan mengajak warga jadi agen dengan aktivasi IKD untuk mema...
Magetan Peringati Hari Jadi Ke-351, DPRD Serukan Perbaikan Pelayanan
Magetan merayakan Hari Jadi Ke-351 (12/10/2026). Wakil Ketua DPRD Suyatno ajak warga bersatu, tingkatkan pel...
Bangkalan Bidik Juara IGA 2026 usai Masuk 10 Besar
Pemkab Bangkalan evaluasi inovasi untuk IGA 2026; beberapa program lokal sudah lolos seleksi provinsi dan na...
Liga Santri Bupati Cup 2026: 32 Tim Pesantren Berlaga di Blitar
Liga Santri Bupati Cup 2026 digelar di Blitar dengan 32 tim pesantren, dimulai 12 Oktober 2026 untuk peringa...