Pegadaian Edukasi ASN Kemendes PDT soal Investasi Emas
PT Pegadaian menggelar program literasi keuangan bertajuk Smart Financial Planning bagi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal pada Senin, 8 Juni 2026. Kegiatan berlangsung di Auditorium Kemendes PDT Jakarta dan diikuti sekitar 100-150 peserta untuk memberikan pemahaman soal investasi emas dan pengelolaan keuangan.
Tujuan dan latar belakang kegiatan
Program ini diselenggarakan menyusul meningkatnya minat ASN terhadap produk investasi emas Pegadaian, terutama Cicilan Emas Galeri24. Sejumlah pegawai yang sudah menjadi nasabah menginginkan pemahaman lebih mendalam tentang cara berinvestasi dan menyusun rencana keuangan.
Materi literasi yang disampaikan
Peserta mendapat pembekalan perencanaan keuangan jangka pendek dan jangka panjang. Materi meliputi pengelolaan pengeluaran serta strategi membangun kebiasaan menabung dan berinvestasi secara konsisten. Pegadaian menekankan pentingnya disiplin untuk mencapai tujuan finansial.
- Perencanaan keuangan jangka pendek dan panjang
- Pengelolaan pengeluaran dan anggaran keluarga
- Strategi menabung dan membangun kebiasaan investasi
- Pengenalan produk investasi emas Pegadaian
Cicilan Emas Galeri24 sebagai alternatif investasi
Salah satu fokus acara adalah penjelasan produk Cicilan Emas Galeri24. Layanan ini memungkinkan masyarakat memiliki emas secara bertahap melalui mekanisme cicilan. Menurut penyelenggara, skema cicilan membuat emas lebih terjangkau bagi calon investor yang belum memiliki dana tunai besar.
Pendampingan aktivasi aplikasi
Selain materi teoritis, peserta juga mendapatkan pendampingan aktivasi aplikasi Tring! by Pegadaian. Aplikasi tersebut memberi akses ke layanan Pegadaian secara digital, termasuk transaksi dan investasi emas baik fisik maupun digital.
Keterangan resmi Pegadaian
Pemimpin Wilayah Pegadaian Kantor Wilayah IX Jakarta 2, Maryono, menyatakan bahwa literasi keuangan menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan keuangan.
"Melalui kegiatan literasi keuangan dan investasi emas ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk mulai membangun kebiasaan menabung dan berinvestasi secara bijak. Emas merupakan instrumen investasi yang mudah dipahami dan dapat menjadi salah satu solusi dalam mempersiapkan kebutuhan keuangan di masa depan," ujar Maryono.
Dampak dan harapan ke depan
Pegadaian berharap program ini mendorong peningkatan literasi keuangan sehingga masyarakat, khususnya ASN Kemendes PDT, dapat membuat keputusan finansial lebih bijak. Dengan pemahaman yang lebih baik, peserta diharapkan mampu menjaga nilai aset dan mempersiapkan kondisi keuangan yang lebih kuat di masa mendatang.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
SIGAP Cabai: TPID NTT Dorong Urban Farming Sekolah di Kupang
TPID NTT luncurkan SIGAP Cabai: lomba budidaya dan hilirisasi cabai rawit untuk 49 SMA/SMK di Kupang guna ke...
Pasar Saham Semester II 2026 Beralih ke Fundamental
Analis Mirae Asset: pada semester II 2026 pasar saham beralih ke penilaian fundamental, dipengaruhi kebijaka...
Banjarmasin Dukung Festival Kuliner Banua Perkuat UMKM
Pemkot Banjarmasin dukung Festival Kuliner Banua x QRIS 2026 untuk memperkuat UMKM, memperluas pasar, dan me...
Dari Limbah Batok Kelapa, UMKM Nagan Raya Dorong Kreativitas Anak Muda
Safrijal di Nagan Raya mengubah limbah batok kelapa jadi kerajinan bernilai, melatih pekerja, dan mendorong...
Nusa Tenggara Creative Festival Dorong UMKM Naik Kelas
Wakapolda NTB buka Nusa Tenggara Creative Festival di Mataram untuk dorong ekonomi kreatif dan bantu UMKM na...
Teh Jahe Herbal Jadi Produk Unggulan SMKN 1 Meureubo
Siswa SMKN 1 Meureubo memproduksi teh jahe herbal sebagai produk unggulan lewat pembelajaran APHP, dipasarka...