PDI Perjuangan Madiun Rampungkan Konsolidasi, Ranting dan Anak Ranting Dilantik
MADIUN – DPC PDI Perjuangan Kota Madiun menuntaskan seluruh tahapan konsolidasi organisasi dengan melantik pengurus ranting dan anak ranting se-Kota Madiun pada Minggu malam (26/7/2026) di kantor DPC. Pelantikan ini menjadi tahapan terakhir konsolidasi sebelum partai menyusun program kerja.
Pelantikan jadi penutup konsolidasi
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Madiun, Sutardi, menyatakan pelantikan pengurus ranting dan anak ranting se-Kota Madiun merupakan fase akhir sesuai jadwal DPP. Kegiatan berlangsung sederhana namun menyeluruh, melibatkan kombinasi pengurus lama dan kader baru.
“Agenda malam ini merupakan tahapan terakhir konsolidasi organisasi partai, yakni pelantikan pengurus ranting dan anak ranting PDI Perjuangan se-Kota Madiun,”
Gabungkan agenda peringatan Kudatuli
Usai pelantikan, acara dilanjutkan dengan peringatan peristiwa Kudatuli. Menurut Sutardi, penggabungan dua agenda itu sejalan arahan DPP agar pelaksanaan konsolidasi dilakukan secara sederhana dan efektif.
“Pertama, konsolidasi organisasi ini memang harus diselesaikan sampai akhir bulan sesuai dengan jadwal dari DPP. Selain itu, DPP juga memberikan arahan agar pelaksanaan konsolidasi dilakukan secara sederhana. Karena itu, kami menggabungkan dua agenda tersebut dalam satu kegiatan malam ini,”
Langkah selanjutnya: menyusun program kerja
Dengan tuntasnya pelantikan, DPC kini beralih menyusun program-program kerja partai. Struktur hingga tingkat ranting dan anak ranting dianggap sebagai modal penting untuk menjalankan program yang menyentuh masyarakat.
“Setelah seluruh tahapan konsolidasi selesai, kami akan mulai menyusun program-program kerja partai,”
Penekanan ideologi dan karakter kader
Sutardi menegaskan setiap kader wajib memahami identitas dan ideologi partai. Ia menegaskan PDI Perjuangan berjiwa nasionalis dan berlandaskan Pancasila sebagai dasar negara.
“Sebagai kader partai, mereka minimal harus memahami bahwa PDI Perjuangan merupakan partai yang berjiwa nasionalis dan memiliki ideologi. Ideologi partai adalah Pancasila sebagai dasar negara,”
Selain ideologi, Sutardi juga meminta kader menampilkan karakter yang konsisten. Nilai yang diharapkan meliputi semangat gotong royong, demokratis, kebebasan menyampaikan pendapat, ketangguhan, dan pantang menyerah.
Implikasi untuk kerja partai di masyarakat
Selesainya konsolidasi membuka fase implementasi program. Struktur yang lengkap sampai ke ranting diharapkan memperkuat kesiapan partai dalam menghadirkan program nyata di tingkat akar rumput. DPC menegaskan akan menerjemahkan struktur itu ke dalam langkah-langkah operasional yang terukur.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
Kudatuli 1996: Arsip Luka 30 Tahun Menunggu Keadilan
Tiga puluh tahun setelah Kudatuli 1996, arsip mencatat korban dan indikasi pelanggaran HAM berat yang belum...
Kudatuli 1996: Lamongan Tegaskan Demokrasi untuk Rakyat
Peringatan 30 tahun Kudatuli di Lamongan menegaskan perjuangan demokrasi harus berujung pada pemerintahan ya...
Refleksi 30 Tahun Kudatuli di Jember: Puisi dan Solidaritas Papua
DPC PDI Perjuangan Jember menggelar refleksi 30 tahun Kudatuli dengan pembacaan puisi yang mengangkat kritik...
Peringatan Kudatuli di Blitar Jadi Pendidikan Politik bagi Kader Muda
DPC PDI Perjuangan Blitar memperingati 30 tahun Kudatuli pada 26 Juli 2026 untuk menguatkan pemahaman sejara...
Peringatan 30 Tahun Kudatuli, PDIP Kediri: Jaga Demokrasi dan Kedaulatan Rakyat
PDIP Kabupaten Kediri memperingati 30 tahun Kudatuli untuk mengingatkan kader menjaga demokrasi, kebebasan b...
PDI Perjuangan Madiun Targetkan Musran Rampung Awal Agustus 2026
DPC PDI Perjuangan Madiun menargetkan Musran rampung awal Agustus 2026 untuk memperkuat struktur partai dan...