PDIP Kediri Kawal Aspirasi 216 Pengemudi Ojol hingga ke Pusat
KEDIRI — DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri menegaskan akan mengawal aspirasi 216 pengemudi ojek online (ojol) ber-KTP Kabupaten Kediri hingga ke pemerintah pusat. Pernyataan itu disampaikan saat audiensi antara pengemudi dan pengurus partai di kantor DPC, Kamis (30/7/2026).
Pertemuan dan peserta
Audiensi yang merupakan kali keempat itu dihadiri sekitar 216 pengemudi ojol, serta perwakilan Dinas Sosial dan Dinas Perhubungan. Pertemuan berlangsung untuk membahas keluhan pengemudi, seperti pembatasan wilayah operasional dan sinkronisasi data penerima bantuan sosial.
Tindak lanjut verifikasi data
Salah satu kesepakatan penting adalah pelaksanaan verifikasi ulang data penerima bantuan sosial. Dinas Sosial akan melakukan verifikasi berdasarkan KTP dan Kartu Keluarga, lalu menyinkronkan hasilnya dengan data Kementerian Sosial.
- Verifikasi ulang data penerima bantuan sosial oleh Dinas Sosial.
- Sinkronisasi data dengan Kementerian Sosial.
- Dinas Perhubungan memfasilitasi dialog lintas moda transportasi.
Dialog lintas moda dan pembatasan wilayah
Dinas Perhubungan diminta memfasilitasi dialog antara pengemudi transportasi daring, ojek konvensional, dan tukang becak. Tujuannya mencari solusi atas persoalan pembatasan wilayah operasional yang dinilai menimbulkan ketidakpastian bagi pengemudi lokal.
Isu regulasi dan perlindungan pekerja
Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri, Dodi Purwanto, menegaskan partainya akan terus memperjuangkan aspirasi pengemudi, meski urusan regulasi berada di kewenangan pemerintah pusat. Dodi menyoroti pembahasan Rancangan Peraturan Presiden yang memuat ketentuan perlindungan, seperti jaminan kesehatan dan jaminan kerja.
"Kami sadar regulasi berada di kewenangan pusat. Namun PDI Perjuangan hadir sebagai rumah bagi seluruh elemen masyarakat, termasuk rekan-rekan pengemudi ini. Kami akan terus mengawal aspirasi ini hingga peraturan tersebut rampung, terwujud suasana yang kondusif, dan lapangan kerja semakin terbuka lebar bagi semuanya," tegas Dodi.
Bantuan dan respons organisasi pengemudi
Selain dialog, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri menyerahkan bantuan paket sembako, berupa beras, kepada ratusan pengemudi ojek online dan tukang becak yang hadir. Ketua Garda Kabupaten Kediri, Ardi, menyampaikan apresiasi atas keterbukaan dan konsistensi DPC dalam memfasilitasi aspirasi para pengemudi.
Dengan langkah verifikasi data dan dialog lintas moda yang disepakati, pihak daerah berharap dapat menyelesaikan persoalan operasional sekaligus memastikan bantuan sosial tepat sasaran. Partai menegaskan akan meneruskan aspirasi ini ke tingkat pusat sebagai bagian dari advokasi perlindungan pekerja transportasi daring.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
PDI Perjuangan: Pemkab Malang Harus Peka, RAPBD 2027 Konsisten
Fraksi PDI Perjuangan minta Pemkab Malang tangani masalah sejak dini dan pastikan RAPBD 2027 konsisten dari...
Puan Dorong Medali Asian Games 2026 Jadi Modal Perkuat Pembinaan
Puan Maharani minta setiap medali Asian Games 2026 dijadikan modal memperkuat pembinaan olahraga nasional se...
DPRD Dukung Pemberdayaan Gen Z Berbasis Kampung di Surabaya
DPRD Surabaya dukung program pemberdayaan Gen Z berbasis kampung; tekan kebutuhan pendampingan agar usaha ri...
PDI Perjuangan Minta Raperda Desa di Madiun Beri Kepastian
Fraksi PDI Perjuangan minta Raperda Desa Madiun beri kepastian kewenangan, anggaran, pengawasan, dan kesejah...
Novita Dorong Trenggalek Jadi Rumah Jaranan Dunia
Novita Hardini dorong FJTT ke-30 dan status KEN 2026 dijadikan momentum menjadikan Trenggalek rumah jaranan...
KONI Dorong Mini Soccer Trenggalek Jadi Sumber Talenta Porprov 2027
KONI Trenggalek mendorong mini soccer jadi sumber talenta Porprov Jatim 2027 lewat Turnamen Piala Dispora 20...