Wapres Dorong Percepatan Operasional Pasar Lama Mbongawani
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mendorong percepatan operasional Pasar Lama Mbongawani di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur, agar manfaat revitalisasi segera dirasakan masyarakat dan pelaku usaha. Pasar yang telah direvitalisasi dijadwalkan mulai beroperasi pada akhir Juni 2026, dan kunjungan Wapres dilakukan untuk memastikan kesiapan fasilitas. Langkah ini diambil untuk mempercepat pemanfaatan fasilitas yang dibangun pemerintah dan mendukung aktivitas perdagangan lokal.
Peninjauan dan penekanan percepatan
Gibran meninjau langsung lokasi pasar yang telah selesai direvitalisasi. Ia menekankan pentingnya segera membuka pasar agar kegiatan ekonomi masyarakat kembali normal dan produktif. Pemeriksaan difokuskan pada kesiapan kios, akses, dan fasilitas penunjang yang akan digunakan pedagang.
Proses serah terima dan penempatan pedagang
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Ende, Mohamad Syahrir, menyatakan pemerintah daerah masih menyelesaikan proses administrasi serah terima aset dari pemerintah pusat. Setelah proses administrasi rampung, pedagang akan mulai menempati kios yang telah disiapkan.
"Saat ini masih dalam masa transisi penyerahan dari Kementerian PUPR kepada pemerintah daerah. Setelah proses serah terima selesai, dalam satu hingga dua hari kami sudah bisa menempatkan kembali pedagang-pedagang,"
Detail revitalisasi dan rencana pengembangan
Revitalisasi Pasar Lama Mbongawani dimulai pada akhir Desember 2023 dan selesai pada Maret 2026. Pasar ini difungsikan sebagai pasar kering dengan kapasitas 85 kios, masing-masing berukuran dua kali tiga meter. Pemerintah daerah juga mengusulkan dukungan lanjutan untuk membangun pasar basah di sekitar lokasi agar fungsi kawasan perdagangan semakin lengkap.
Respons pemerintah daerah
Bupati Ende, Yosef Badeoda, menyambut baik kunjungan Wakil Presiden dan perhatian pemerintah pusat terhadap pembangunan ekonomi daerah. Ia menilai dukungan pusat penting untuk memperkuat infrastruktur dan membuka peluang usaha baru bagi masyarakat lokal.
"Bapak Wapres berpesan agar seluruh program-program pemerintah pusat didorong, didukung, dan dilaksanakan sebaik mungkin dengan melibatkan seluruh masyarakat. Dengan begitu persoalan-persoalan yang ditemukan di tengah masyarakat dapat teratasi dengan baik,"
Pemerintah daerah berharap pasar yang lebih representatif ini mampu meningkatkan aktivitas perdagangan, menata ruang jual beli yang lebih nyaman, dan berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat Kabupaten Ende. Pengoperasian pasar pada akhir Juni 2026 menjadi indikator awal keberhasilan revitalisasi dan kolaborasi antarlevel pemerintahan.
Berita Terkait
Nur Alam Masuk PSI Bisa Pengaruhi Citra Partai
IPO menilai bergabungnya Nur Alam ke PSI bisa memengaruhi citra partai terkait komitmen antikorupsi, meski p...
BPOM Perketat Pengawasan Produk E-commerce Lewat Direktorat Siber
BPOM perketat pengawasan produk e-commerce lewat direktorat siber 24 jam dan peran masyarakat untuk deteksi...
Mensos Minta Pejabat Baru Kawal Program Sekolah Rakyat
Mensos Saifullah Yusuf lantik delapan pejabat Kemensos dan minta pengawalan program Sekolah Rakyat dengan pe...
MSCI Pertahankan Indonesia Sebagai Pasar Berkembang 2026
MSCI mempertahankan Indonesia sebagai Emerging Market dalam review 2026, namun memberi catatan pada arus inf...
Mentan: 90 Persen Perusahaan Sawit Sudah Naikkan Harga TBS
Mentan Andi Amran: sekitar 90 persen perusahaan sawit sudah menaikkan harga TBS setelah pengawasan pemerinta...
BPOM Awasi Biosimilar dan Dorong Ekspor Industri di Sidoarjo
BPOM melakukan monev ke PT Bernofarm dan PT Sekar Laut di Sidoarjo untuk menjamin keamanan produk dan menduk...