Indonesia Target 19,1 Juta Wisatawan Asing pada 2027
Jakarta. Pemerintah Indonesia menargetkan 17,6–19,1 juta kunjungan wisatawan asing pada 2027 untuk meningkatkan kontribusi pariwisata terhadap ekonomi, lapangan kerja, dan devisa.
Menparekraf Widiyanti Putri Wardhana menyampaikan target itu dalam rapat kerja dengan DPR, sambil menegaskan fokus pemerintah pada kualitas dan keberlanjutan pariwisata.
"Kami berkomitmen untuk mengoptimalkan seluruh sumber daya yang ada sehingga pariwisata dapat memberikan kontribusi lebih besar bagi perekonomian nasional, penciptaan lapangan kerja, pendapatan devisa, dan kesejahteraan masyarakat,"
Target kunjungan, pengeluaran, dan devisa
Pemerintah memasang target peningkatan pengeluaran wisatawan asing per kunjungan menjadi rata-rata US$1.447–1.497 pada 2027. Kenaikan ini diharapkan mendorong devisa pariwisata menjadi US$25,5–28,6 miliar, atau tumbuh sekitar 16% dari tahun sebelumnya.
| Indikator | Target 2027 |
|---|---|
| Wisatawan asing | 17,6–19,1 juta |
| Rata-rata pengeluaran/kunjungan | US$1.447–1.497 |
| Devisa pariwisata | US$25,5–28,6 miliar |
| Perjalanan domestik | 1,28 miliar perjalanan |
| Pekerja sektor pariwisata | 27,33 juta orang |
| Kontribusi terhadap PDB | 4,7%–4,8% |
| Investasi pariwisata | Rp 71 triliun |
| Anggaran Kemenparekraf | Rp 1,01 triliun |
Strategi dan program prioritas
Pemerintah menggeser fokus ke pariwisata bernilai tinggi dan berkelanjutan untuk meningkatkan belanja wisatawan. Rencana kerja 2027 mencakup penyelesaian pengembangan 10 destinasi prioritas dan peluncuran tiga destinasi regeneratif yang mendukung pelestarian lingkungan.
Selain pengembangan destinasi, kementerian akan memperkuat keterampilan tenaga kerja, memperluas pemasaran internasional, menambah atraksi berkualitas, dan memperkuat rantai pasok pariwisata yang inklusif.
Dampak ekonomi dan tenaga kerja
Target-target tersebut sejalan dengan sasaran pertumbuhan ekonomi nasional 5,8%–6,5% pada 2027. Sektor terkait pariwisata, seperti akomodasi dan layanan makanan, diproyeksikan tumbuh antara 8,7% hingga 9,3%.
Jumlah pekerja di sektor pariwisata ditargetkan mencapai 27,33 juta orang, naik sekitar 3% dibanding tahun sebelumnya. Investasi pariwisata juga ditargetkan meningkat hampir 12% menjadi Rp 71 triliun.
Prospek dan tantangan
Sejak pandemi, industri pariwisata Indonesia pulih kuat dengan Bali tetap menjadi pintu masuk internasional utama. Namun pemerintah ingin mendiversifikasi aliran wisatawan ke destinasi lain dan mendorong pariwisata bernilai tambah di seluruh nusantara.
Meskipun anggaran terbatas, alokasi Rp 1,01 triliun untuk kementerian diharapkan mendukung pencapaian target dan mengatasi isu strategis di sektor ini.
Keberhasilan program 2027 akan bergantung pada sinergi antar-pemerintah daerah, dunia usaha, dan pelaku pariwisata dalam menghadirkan pengalaman berkelanjutan dan bernilai bagi wisatawan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Dua Anak Muda Bali Juara Putra Putri Batik Nusantara 2026
Kadek Wijaya dan Putu Paramitha terpilih Grand Winner PPBN 2026 di Cibubur; diharapkan menguatkan peran gene...
Cerdas Cermat Jagat Satwa Nusantara 2026 Dibuka, Pendaftaran 28 Sep–10 Okt
Pendaftaran Cerdas Cermat Jagat Satwa Nusantara 2026 dibuka 28 Sep–10 Okt untuk siswa kelas V–VI SD/MI; 36 s...
Kemenkes: Deteksi H3N2 'Superflu' Lebih Rendah pada 2026
Kemenkes: meski influenza meningkat, deteksi H3N2 subclade K ('superflu') lebih rendah pada 2026 dibanding 2...
Merah Putih Bertanya: 750 Aktor Reenaksi Insiden Hotel Yamato
750 aktor menampilkan kembali insiden Hotel Yamato pada Sabtu, merekonstruksi penurunan dan pengoyakan bende...
Kementerian Kebudayaan Gelar Pentas KILA 2026 untuk Bangkitkan Lagu Anak
Kementerian Kebudayaan menggelar Pentas KILA 2026 di Jakarta untuk menghidupkan kembali lagu anak dan mengem...
Perpustakaan Danantara Resmi Dibuka di Museum Nasional
Perpustakaan Danantara resmi dibuka 25 September 2026 di Museum Nasional; koleksi langka bisa dibaca gratis...