Ketua TP PKK Aceh Bagikan Seragam di Sekolah Darurat Pantan Nangka
ACEH TENGAH, Ketua TP PKK Aceh, Marlina Muzakir, mengunjungi dan membagikan seragam sekolah kepada siswa yang masih belajar di Sekolah Darurat Masjid Baitul Hamdi, Desa Pantan Nangka, Kecamatan Linge, Rabu (22/7). Kunjungan itu dilakukan untuk memberi dukungan moral dan memantau kondisi pendidikan pasca-bencana.
Kunjungan dan pembagian seragam
Marlina datang untuk bertemu langsung siswa, guru, dan warga setempat. Ia menyampaikan kegembiraan bisa bersilaturahmi meski prihatin melihat kondisi sekolah darurat.
“Apa kabar anak-anak Bunda semua? Maaf Bunda baru bisa berkunjung sekarang, padahal sudah kami jadwalkan sejak lama untuk berkunjung ke sini. Tapi Alhamdulillah, hari ini kita bisa bersilaturrahmi,” ujar Kak Na.
Dalam kunjungan itu, Marlina juga menyinggung bantuan yang telah dikirim sebelumnya, seperti genset dan perangkat Starlink, untuk membantu komunikasi di masa awal bencana.
“Terima kasih Pak Reje yang sudah mengingatkan. Saya audah sedikit bisa mengingat bahwa di awal bencana pernah ke sini, tapi via udara waktu itu saya ke sini,” kata Marlina.
Kondisi sekolah darurat dan data murid
Masjid Baitul Hamdi difungsikan sebagai ruang belajar karena tenda besar dari BPBA kurang layak dipakai saat siang dan hujan. Guru memilih aktivitas belajar di dalam masjid supaya suasana lebih nyaman dan aman.
| Jenjang | Jumlah Murid |
|---|---|
| TK Negeri Pantan Nangka | 18 |
| SD Negeri 11 Linge | 91 |
| SMP Negeri 39 Takengon | 42 |
Alasan penggunaan masjid dan kondisi tenda
- Tenda besar mudah panas pada siang hari.
- Tenda mengalami kebocoran saat hujan.
- Masjid dianggap lebih aman dan nyaman untuk kegiatan belajar.
Janji percepatan renovasi dan semangat belajar
Marlina meminta semua pihak bersabar karena pemerintah sedang mempercepat proses pembangunan dan renovasi sekolah yang rusak. Ia mengajak warga mendoakan agar pengerjaan berjalan lancar.
“Sabar ya ananda semua, Insya Allah proses pembangunan dan renovasi saat ini terus dilakukan oleh Pemerintah. Mari kita berdo’a bersama agar semua bisa segera selesai dan Insya Allah di akhir 2027 ananda semua bisa bersekolah di gedung baru dan mengikuti proses belajar mengajar seperti biasa. Semangat ya ananda semua,” imbau Kak Na.
Usai bersilaturahmi, Marlina meninjau langsung lokasi yang porak poranda akibat material banjir. Kunjungan ini sekaligus menjadi pemantauan awal terhadap kebutuhan rekonstruksi fasilitas pendidikan di Desa Pantan Nangka.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Kapolres Paluta Dipuji Usai Jaga Keamanan Tanpa Menahan Warga
Sahmar Hasibuan memuji Kapolres Paluta yang menjaga keamanan sengketa lahan PT Agrinas Palma tanpa menahan w...
Pemprov Sumut Rampungkan PA untuk Usulan Megalitik Nias Selatan ke UNESCO
Pemprov Sumut menyelesaikan dokumen PA untuk mengusulkan kawasan megalitik Nias Selatan ke UNESCO; dokumen d...
Pemkab Tapanuli Utara Salurkan Rp137,5 Juta Bantuan Sosial Tunai
Pemkab Tapanuli Utara menyalurkan bantuan sosial tunai Rp137,5 juta untuk pengobatan dan perbaikan rumah kor...
Polrestabes Medan Tangkap Empat Pelaku Begal Bersenjata
Polrestabes Medan menangkap empat pelaku komplotan begal bersenjata di Percut Seituan; korban TSF kehilangan...
Menko Yusril Tinjau Showroom Dekranasda Aceh Besar
Menko Yusril dan istri mengunjungi Showroom Dekranasda Aceh Besar pada 5 November untuk meninjau dan mengapr...
Aceh Besar Gelar Retret Keuchik untuk Perkuat Pemerintahan Gampong
Aceh Besar menggelar retret 8-11 Nov di Jantho bagi 234 keuchik untuk menyelaraskan kebijakan dan memperkuat...