Otomotif

BYD Resmikan Pabrik Mobil Listrik di Subang, Kapasitas 150.000 Unit

Bagikan:
Fasilitas pabrik BYD di Subang, Jawa Barat dengan kapasitas 150.000 unit per tahun

PT BYD Motor Indonesia resmi membuka fasilitas perakitan kendaraan energi baru di Subang Smartpolitan Industrial Park, Jawa Barat, pada Kamis, 3 September 2026. Peresmian pabrik ini menandai langkah besar BYD yang sebelumnya mengandalkan impor completely built-up (CBU) selama lebih dari dua tahun. Pabrik diharapkan memenuhi permintaan domestik dan memperkuat posisi Indonesia dalam industri kendaraan listrik regional.

Kapasitas dan fasilitas produksi

Pabrik BYD Subang berdiri di atas lahan seluas 126 hektare dan memiliki kapasitas produksi hingga 150.000 unit per tahun. Fasilitas ini mengintegrasikan rangkaian proses utama produksi kendaraan.

Menurut Liu Xueliang, Vice President BYD Co Ltd sekaligus General Manager BYD Asia Pacific Auto Sales Division, pembangunan pabrik adalah kelanjutan dari strategi perusahaan untuk memperluas basis produksi global.

Hari ini akhirnya kami bisa merealisasikan impian kami 30 tahun yang lalu,

Dia juga menegaskan perubahan strategi BYD sejak 2022, ketika perusahaan menghentikan produksi kendaraan konvensional dan berfokus penuh pada kendaraan energi baru.

Di tahun 2022, BYD jadi merek mobil pertama yang berhenti memproduksi mobil konvensional,

Manajemen menyatakan bahwa pabrik Subang sudah memindahkan hampir seluruh tahapan produksi ke Indonesia, mulai dari stamping, welding, painting, hingga assembly.

100 persen proses produksi mobil sudah dipindah ke Indonesia, dari stamping, welding, painting, dan assembly,

Penyerapan tenaga kerja dan dampak ekonomi

Kehadiran fasilitas ini juga berdampak pada lapangan kerja. Saat ini pabrik telah menyerap lebih dari 5.000 tenaga kerja, dan jumlah tersebut berpotensi bertambah seiring peningkatan aktivitas produksi. Peningkatan kapasitas pabrik diperkirakan akan mendorong permintaan tenaga kerja terampil di sektor manufaktur otomotif.

Selain menciptakan lapangan kerja, pabrik diharapkan merangsang rantai pasok lokal, termasuk pemasok komponen dan layanan pendukung industri otomotif listrik.

Prospek dan konteks

Peresmian pabrik BYD Subang memperkuat posisi Indonesia sebagai tujuan investasi pabrik kendaraan listrik di kawasan. Ke depan, fasilitas ini bisa menjadi basis produksi untuk memenuhi pasar domestik sekaligus suplai regional, jika permintaan dan kebijakan mendukung ekspansi.

Dengan kapasitas besar dan integrasi proses produksi, pabrik BYD di Subang menjadi katalis bagi percepatan adopsi kendaraan listrik dan pengembangan ekosistem industri terkait di Indonesia.

Fikri Hidayat
Penulis
Fikri Hidayat

Reporter otomotif yang membahas kendaraan terbaru, teknologi otomotif, dan industri transportasi.

Berita Terkait