Korlantas Dorong Nobar Piala Dunia 2026 Aman dan Hidupkan UMKM
Korlantas Polri mengajak masyarakat menggelar nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 secara aman, tertib, dan produktif. Ajakan itu disampaikan untuk menjaga suasana pertandingan tetap kondusif sekaligus mendorong roda perekonomian lokal melalui pelaku usaha mikro dan kecil.
Polri dukung nobar dengan fokus keamanan dan kenyamanan
Kombes Pol. Sumardji, Kasubdit BPKB Ditregident Korlantas Polri, mengatakan Polri memberikan dukungan penuh agar nobar berlangsung dalam suasana aman dan nyaman. Dukungan ini mencakup imbauan keselamatan dan pengawasan di lokasi.
Menurutnya, dukungan juga bertujuan agar masyarakat dapat menikmati pertandingan tanpa khawatir terhadap gangguan keamanan atau keselamatan pribadi.
Manfaat ekonomi: menghidupkan UMKM
Polri menilai nobar bukan sekadar hiburan. Kegiatan ini berpotensi memberi dampak ekonomi bagi warga sekitar lokasi acara, khususnya pedagang kecil dan pelaku usaha mikro.
"Intinya bahwa kaitannya dengan nobar Piala Dunia 2026 adalah menghidupkan UMKM yang ada. Prinsipnya nobar ini merupakan hajat dunia yang harus dinikmati bersama masyarakat."
Sumardji menyampaikan kutipan tersebut saat mengikuti podcast bersama Pro3 RRI di Jakarta, Selasa, 24 Juni 2026. Ia mendorong penyelenggaraan nobar di tempat yang mudah dijangkau agar partisipasi warga meningkat dan UMKM lokal mendapat keuntungan.
Imbauan keselamatan perjalanan dan ketertiban
Selain keamanan lokasi, Korlantas menekankan pentingnya keselamatan perjalanan menuju tempat nobar. Pengguna kendaraan diminta taat aturan lalu lintas dan menyiapkan kelengkapan surat kendaraan.
"Kami mengajak seluruh masyarakat yang melaksanakan nonton bareng tetap menjaga keselamatan diri. Patuhi rambu lalu lintas dan lengkapi surat kendaraan saat berkendara."
Lebih lanjut, Sumardji mengingatkan warga untuk waspada terhadap potensi tindak kriminal, menjaga barang bawaan, dan memarkir kendaraan di lokasi yang aman.
Sportivitas dan kebersamaan
Korlantas juga menyerukan agar dukungan terhadap tim tidak memicu konflik antar-suporter. Semangat sportivitas harus dijaga untuk menciptakan suasana yang kondusif selama turnamen.
Sejauh ini, catatan Polri menunjukkan pelaksanaan nobar mulai dari tingkat Mabes hingga Polsek berlangsung aman dan mendapat sambutan positif masyarakat.
Polri berharap seluruh rangkaian pertandingan dapat dinikmati warga dengan tertib, sehingga Piala Dunia 2026 menjadi momen hiburan sekaligus peluang ekonomi bagi komunitas lokal.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Thalita Ramadhani Debut di Kejuaraan Dunia 2026, Gantikan Gregoria
Thalita Ramadhani resmi menggantikan Gregoria di Kejuaraan Dunia 2026 (17-23 Agustus, New Delhi) setelah pen...
Deschamps Pulang ke Prancis Usai Kabar Duka, Tinggalkan Piala Dunia
Didier Deschamps pulang ke Prancis setelah ibunya meninggal pada 24 Juni 2026 dan meninggalkan tugasnya di P...
Arly Siap Tembus Skuad Utama Persija di Bawah STY
Arlyansyah Abdulmanan bertekad rebut tempat utama Persija tanpa bergantung regulasi U-23, dengan fokus pada...
Yordania Tinggalkan Pesan dan Baklava Usai Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Timnas Yordania meninggalkan pesan terima kasih dan baklava di ruang ganti setelah tersingkir dari Piala Dun...
Ronaldo vs Messi: Peluang Bertemu di Perempat Final Piala Dunia 2026
Portugal menang 5-0 atas Uzbekistan membuka peluang bertemunya Ronaldo dan Messi di perempat final Piala Dun...
Usia Belum 23, Bellingham Gulingkan Rekor Rooney
Jude Bellingham jadi pemain termuda Inggris yang mencapai 50 caps pada usia 22 tahun 359 hari, menggusur rek...