Deschamps Pulang ke Prancis Usai Kabar Duka, Tinggalkan Piala Dunia
Didier Deschamps meninggalkan Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat pada 24 Juni 2026 setelah menerima kabar duka bahwa ibu kandungnya meninggal dunia. Keputusan itu diambil hanya beberapa jam setelah Les Bleus memastikan tiket ke babak 32 besar usai kemenangan 3-0 atas Irak di fase grup.
Deschamps kembali ke Prancis
Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) mengumumkan bahwa sang pelatih berusia 57 tahun langsung pulang untuk berkumpul dengan keluarga dan menghadiri prosesi pemakaman. Kepulangan Deschamps terjadi di tengah euforia tim yang sebelumnya menekuk Senegal 3-1 dan kemudian Irak 3-0.
Penunjukan sementara di pinggir lapangan
Atas kesepakatan dengan Presiden FFF Philippe Diallo, tugas kepelatihan tim nasional akan diambil alih sementara oleh asisten utama Deschamps, Jean-Stéphane. Langkah ini diambil agar tim tetap bisa fokus menghadapi laga berikutnya tanpa mengganggu proses duka keluarga pelatih.
Dampak pada jadwal dan fase grup
Dengan keputusan tersebut, Deschamps dipastikan tidak akan mendampingi tim saat menghadapi Norwegia pada laga terakhir fase grup yang menentukan juara Grup I. Pertandingan itu menjadi krusial untuk posisi klasemen sekaligus strategi tim menuju fase gugur.
Respons federasi dan suasana tim
FFF menyampaikan belasungkawa dan dukungan kepada pelatih dan keluarganya. Dalam pernyataan resmi yang dirilis Rabu, 24 Juni 2026, federasi menuliskan rasa empati mereka kepada Deschamps:
"Seluruh keluarga besar tim nasional Prancis menyampaikan dukungan dan belasungkawa kepada Didier Deschamps. Serta keluarganya di masa yang sulit ini,"
Suasana di internal tim berubah dari suka cita menjadi duka. Para pemain dan staf sekarang harus menyeimbangkan fokus pertandingan dengan penghormatan kepada keluarga pelatih.
Warisan Deschamps di sepak bola Prancis
Di luar situasi saat ini, Deschamps tetap menjadi figur kunci dalam sejarah sepak bola Prancis. Ia memimpin tim meraih gelar juara Piala Dunia 2018 dan membawa Prancis ke final Piala Dunia 2022. Kini perhatian sementara bergeser dari taktik dan hasil ke dukungan keluarga di masa berduka.
Keputusan Deschamps pulang akan menjadi ujian bagi kedalaman staf teknis dan karakter tim saat mereka menutup fase grup dan memasuki babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Ronaldo vs Messi: Peluang Bertemu di Perempat Final Piala Dunia 2026
Portugal menang 5-0 atas Uzbekistan membuka peluang bertemunya Ronaldo dan Messi di perempat final Piala Dun...
Usia Belum 23, Bellingham Gulingkan Rekor Rooney
Jude Bellingham jadi pemain termuda Inggris yang mencapai 50 caps pada usia 22 tahun 359 hari, menggusur rek...
Ronaldo Lepas Tekanan, Portugal Tampil Meyakinkan di Piala Dunia 2026
Cristiano Ronaldo membuka skor dan Portugal tampil meyakinkan di Piala Dunia 2026, Rabu, 24 Juni 2026, berka...
Ronaldo Pesta Gol, Portugal Hajar Uzbekistan 5-0
Cristiano Ronaldo cetak dua gol, membawa Portugal menang 5-0 atas Uzbekistan dan naik ke puncak Grup K Piala...
Voli Putra: Indonesia Menang 3-2 Atas Thailand, Peluang Semifinal Terbuka
Indonesia menaklukkan Thailand 3-2 di AVC Cup Men 2026 (23 Juni) di Ahmedabad, membuka peluang semifinal. La...
Piala Dunia 2026: Gol Budimir Jaga Asa Kroasia di Grup L
Kroasia menang 1-0 atas Panama di Toronto, 24 Juni 2026 WIB. Gol Ante Budimir di menit ke-54 menjaga peluang...