Nagelsmann Bela Leroy Sané Usai Kemenangan 7-1 atas Curaçao
Jakarta — Pelatih tim nasional Jerman, Julian Nagelsmann, membela penampilan Leroy Sané yang mendapat kritik meski timnya menang telak 7-1 atas Curaçao pada laga pembuka Grup E Piala Dunia 2026, Rabu, 17 Juni 2026. Nagelsmann menegaskan kontribusi Sané tidak bisa diukur hanya dari gol atau assist.
Nagelsmann: Kontribusi lebih dari statistik
Pelatih 36 tahun itu menilai Sané memberi banyak nilai pada permainan tim sepanjang 90 menit. Menurut Nagelsmann, pemain sayap berusia 30 tahun itu aktif dalam transisi dan terlibat baik saat menyerang maupun bertahan.
"Dengan Leroy, dasar penilaian pertama adalah seberapa besar ia berkontribusi dalam permainan. Ia memberikan banyak hal, bekerja keras dalam situasi transisi dan sangat terlibat, baik saat menyerang maupun bertahan,"
Nagelsmann menambahkan bahwa pergerakan Sané beberapa kali membahayakan pertahanan lawan. Ia juga mencatat pemain tersebut menempuh jarak yang cukup jauh selama pertandingan.
Peran Sané dalam kemenangan Jerman
Meskipun tidak mencetak gol atau assist, Sané tetap menjadi bagian penting dari lini serang Jerman. Nagelsmann meminta agar penilaian terhadap Sané tidak hanya berfokus pada statistik akhir seperti gol.
Beberapa poin penting kontribusi Sané yang disebutkan pelatih:
- Kerja saat transisi menyerang dan bertahan
- Pergerakan berbahaya di belakang lini pertahanan lawan
- Jarak lari signifikan sepanjang pertandingan
Hasil dan dampak untuk Grup E
Jerman keluar dominan dan mencetak tujuh gol ke gawang Curaçao. Kemenangan ini menempatkan Der Panzer di puncak klasemen sementara Grup E, membuka peluang besar menuju fase berikutnya.
Walau Sané absen di papan skor, performa tim kolektif menjadi kunci kemenangan. Nagelsmann menegaskan fokus tim tetap pada konsistensi permainan ke depan.
Prospek ke depan
Pujian Nagelsmann pada Sané menegaskan bahwa penilaian pemain akan terus mempertimbangkan aspek taktis dan kontribusi non-statistik. Jerman kini berpeluang melangkah jauh jika mampu mempertahankan intensitas permainan.
Setelah laga pembuka ini, perhatian akan tertuju pada bagaimana Nagelsmann mengatur rotasi pemain dan memaksimalkan kontribusi individu tanpa mengorbankan keseimbangan tim.
Berita Terkait
Norwegia Tekuk Irak 4-1 di Piala Dunia 2026
Norwegia menang 4-1 atas Irak di Piala Dunia 2026; Haaland cetak dua gol, ditambah Østigård dan Thorstvedt.
Prancis vs Senegal: Bayang 2002 Kembali di Piala Dunia 2026
Prancis dan Senegal kembali bertemu di Piala Dunia 2026 pada 17 Juni, menghidupkan kembali kenangan kemenang...
Scaloni Pastikan Messi Cs Siap Hadapi Aljazair
Scaloni menyatakan Messi, Emiliano Martínez, dan Cristian Romero menunjukkan perbaikan kebugaran menjelang l...
Austria Waspadai Kejutan Yordania di Laga Pembuka Grup J
Austria menghadapi Yordania di pembuka Grup J Piala Dunia 2026, Rabu 17 Juni di Levi’s Stadium; Rangnick per...
Prancis Bungkam Senegal 3-1 di Grup I Piala Dunia 2026
Prancis menang 3-1 atas Senegal di Grup I Piala Dunia 2026; Mbappe cetak dua gol, Barcola satu, Mbaye membal...
Prancis vs Senegal: Les Bleus Waspadai Motivasi Balas Dendam
Prancis membuka Piala Dunia 2026 lawan Senegal di New Jersey, 17 Juni 2026. Les Bleus ingin start kuat, Sene...