Nadeo: Timnas Siap Akhiri Puasa Gelar Piala AFF 2026
Nadeo Argawinata optimistis Timnas Indonesia mampu mengakhiri penantian gelar Piala AFF 2026 setelah menjalani pemusatan latihan intensif di Bali. Pernyataan itu disampaikan dalam konferensi pers di Stadion Pakansari, Bogor, Minggu, 26 Juli 2026, menjelang laga grup yang akan berlangsung akhir Juli.
Keyakinan setelah persiapan TC
Kiper andalan Garuda tersebut menilai persiapan di Bali memperkuat mental dan hubungan antar pemain. Nadeo mengatakan skuad datang dengan tekad kuat untuk meraih gelar perdana sejak mengikuti turnamen ini.
Pastinya setelah 30 tahun kita mengikuti Piala AFF, tapi belum pernah sekalipun mendapatkan juara, pasti kita mau juara
Peran pelatih dan kebersamaan tim
Nadeo menilai kedatangan pelatih John Herdman memberi semangat baru dalam skema latihan dan komunikasi tim. Fokus utama selama TC, menurut Nadeo, adalah membangun hubungan yang solid antar pemain dan pelatih.
Fokus kita selama di Bali untuk build the connection. Kita bersama-sama bangun koneksi itu antarpemain, antarpemain ke pelatih, atau siapa pun yang ada di dalam tim saat ini
Fondasi kebersamaan itu dianggap Nadeo sebagai modal penting untuk mencetak prestasi di turnamen regional. Ia menekankan pentingnya menjaga ritme latihan dan kepercayaan diri menjelang pertandingan resmi.
Antisipasi lawan dan jadwal turnamen
Meskipun menargetkan gelar, Nadeo mengingatkan agar rekan setimnya tidak meremehkan lawan seperti Kamboja. Catatan pertandingan pertama menunjukkan Kamboja kalah 1-2 dari Singapura, namun Nadeo meminta fokus tetap pada identitas permainan tim.
Kita tetap fokus dan, seperti yang Coach bilang, kita fokus pada tim kita sendiri. Dengan identitas kita sendiri, cara bermain kita sendiri
ASEAN Hyundai Cup atau Piala AFF 2026 dijadwalkan berlangsung pada 24 Juli hingga 26 Agustus 2026. Timnas Indonesia berada di Grup A bersama Vietnam, Kamboja, Singapura, dan Timor Leste.
Prospek dan target
Nadeo yang baru menandatangani kontrak dengan Persija Jakarta melihat momentum ini sebagai kesempatan untuk mengangkat prestasi tim. Jika kebersamaan dan rencana taktik berjalan sesuai harapan, peluang meraih gelar pertama bagi Indonesia dinilai realistis.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Yan Diomande Resmi ke Real Madrid dengan Fee > EUR100 Juta
Real Madrid kabarkan mencapai kesepakatan rekrut Yan Diomande dari Leipzig dengan fee di atas EUR100 juta; P...
WhoScored: Enam Pemain Arab Kalahkan Ronaldo di Piala Dunia 2026
WhoScored menempatkan enam pemain Arab di atas Cristiano Ronaldo dalam peringkat pemain terbaik Piala Dunia...
Redknapp Tolak Guardiola: Ini Alasannya untuk Timnas Inggris
Harry Redknapp menolak wacana Pep Guardiola sebagai pelatih Timnas Inggris dan minta FA fokus perbaiki pembi...
Ebnoutalib Bimbang Pilih Timnas Maroko atau Jerman untuk Piala Dunia 2030
Penyerang Eintracht Frankfurt Younes Ebnoutalib belum menentukan pilihannya antara Timnas Maroko atau Jerman...
Marselino Masih Dipantau Jelang Laga Perdana Timnas
John Herdman mengatakan Marselino Ferdinand masih dipantau usai cedera latihan, keputusan tampil menunggu ha...
Dani Olmo Tolak Maaf Roberto Ayala Usai Final Piala Dunia
Dani Olmo menolak permintaan maaf Roberto Ayala terkait insiden fisik setelah Spanyol kalahkan Argentina 1-0...