Pogacar Raih Gelar Kelima Tour de France 2026
Tadej Pogacar memenangi Tour de France untuk kelima kalinya setelah menyelesaikan edisi 2026 pada Minggu, 26 Juli di Champs-Élysées, Paris. Pembalap UAE Team Emirates-XRG itu menutup balapan dengan total waktu 73 jam 56 menit 26 detik, menempatkannya sejajar dengan rekor legenda balap dunia.
Rekor dan posisi dalam sejarah
Kemenangan ini menempatkan Pogacar sejajar dengan empat nama besar dalam sejarah Tour de France: Jacques Anquetil, Eddy Merckx, Bernard Hinault, dan Miguel Indurain. Kelimanya kini tercatat sebagai pembalap putra tersukses dalam ajang tersebut.
Perjalanan lomba dan kontroversi
Pada etape terakhir, Pogacar melintasi garis finis bersama rombongan utama di Paris, menegaskan dominasinya sepanjang ajang. Dominasi ini sempat memicu reaksi beragam dari penonton, dengan sebagian yang menganggap persaingan menjadi kurang seimbang karena keunggulan yang cukup besar.
Selain itu, nama Jonas Vingegaard menjadi sorotan setelah mundur akibat kecelakaan selama perlombaan. Pogacar menyampaikan harapannya untuk pemulihan Vingegaard dan menantikan persaingan di masa depan.
"Gelar ini sungguh sangat istimewa. Terima kasih kepada semua penggemar dan tim saya," kata Pogacar usai balapan, Senin, 27 Juli 2026.
"Saya berharap Jonas Vingegaard segera pulih agar kami kembali bersaing tahun depan," tambahnya.
Catatan prestasi dan statistik
Pogacar, yang kini berusia 27 tahun, telah mengumpulkan prestasi di banyak klasik dan grand tour. Beberapa kemenangan besar dalam kariernya meliputi:
- Tour of Flanders
- Giro d'Italia
- Milan-Sanremo
- Road World Championships
- Giro di Lombardia
- Liège–Bastogne–Liège
Sejauh ini ia mengoleksi 127 kemenangan selama delapan musim sebagai pembalap profesional, angka yang makin menguatkan posisinya dalam perdebatan tentang pembalap terbaik sepanjang masa.
Etape penutup dan kemenangan Mathieu van der Poel
Etape terakhir di Paris dimenangi oleh Mathieu van der Poel dari tim Alpecin-Premier Tech. Ia memenangi sprint melawan rekan setimnya, Jasper Philipsen, dengan selisih tipis di garis finis.
"Saya sudah membayangkan momen ini sejak lama, dan cara semuanya terjadi benar-benar seperti mimpi," kata Van der Poel usai perlombaan.
Implikasi dan prospek ke depan
Kemenangan ini tidak hanya menambah koleksi gelar Pogacar, tetapi juga memperpanjang diskusi tentang siapa yang layak disebut pembalap terbaik era modern. Dengan Vingegaard yang kemungkinan kembali fit pada musim mendatang, persaingan antar-pembalap papan atas diperkirakan akan tetap menarik untuk disaksikan.
Pogacar kini menghadapi tantangan mempertahankan dominasinya sekaligus membuktikan bahwa gelar kelima ini bagian dari rentetan prestasi berkelanjutan, bukan puncak tunggal kariernya.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Kiandra Ramadhipa Raih Podium di Putaran Akhir Moto3 Junior Misano
Kiandra Ramadhipa finis kedua di Race 2 Moto3 Junior Misano dan menutup musim 2026 di posisi kelima dengan 1...
Persib Rekrut Igor Tolic sebagai Asisten Pelatih
Persib resmi mengganti asisten pelatih Goran Paulic dengan Igor Tolic, rekomendasi Bojan Hodak, diumumkan 2...
Panama Lolos Perempat Final Copa America 2024 usai Tumbangkan Bolivia
Panama melaju ke perempat final Copa America 2024 usai menaklukkan Bolivia 3-1; gol Fajardo, Guerrero, dan Y...
Uruguay Hentikan AS 1-0 dan Melaju ke Perempat Final Copa America
Uruguay menang 1-0 atas AS di Arrowhead dan melaju ke babak delapan besar Copa America lewat gol Mathias Oli...
Goran Paulic Resmi Tinggalkan Persib
Goran Paulic, asisten pelatih asal Kroasia, mengakhiri kerja sama dengan Persib pada 2 Juli 2024 menjelang L...
Kapolresta Bandung Cup: Puluhan Tim U-16 Berlaga di Jalak Harupat
Puluhan tim U-16 bersaing di Kapolresta Bandung Cup (2-5 Juli 2024) di Sor Si Jalak Harupat sebagai wadah pe...