Doding Rahmadi Kukuhkan Pengurus Musran Pogalan, Tekankan Sejarah
Trenggalek — Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek, Doding Rahmadi, mengukuhkan pengurus ranting dan anak ranting se-Kecamatan Pogalan pada Selasa, 28 Juli 2026. Acara berlangsung di Gedung Serbaguna Desa Ngulankulon dan disertai pesan penting agar kader tidak melupakan sejarah perjuangan partai.
Pesan sejarah sebagai landasan kader
Doding menyampaikan pesan itu dalam rangka Musyawarah Ranting (Musran) dan Musyawarah Anak Ranting (Musanran). Ia menilai pemahaman sejarah menjadi bekal penting bagi kader, khususnya generasi muda. Menurutnya, pengalaman masa lalu memberi semangat dan komitmen berjuang.
"Setidaknya menjadi penyemangat. Bahwasanya PDI Perjuangan memang partai perjuangan dan sejarah. Ketika peristiwa Kudatuli, bukan hanya tenaga dan pikiran, tetapi juga nyawa taruhannya," kata Doding.
Ia mengingatkan kader senior wajib mewariskan semangat itu agar kader muda memahami proses panjang yang dilalui partai.
Komposisi pengurus dan langkah konsolidasi
Doding menyatakan kepengurusan Kecamatan Pogalan sudah memenuhi komposisi yang diharapkan. Ia menyebut keterwakilan kader muda dan perempuan telah tercapai. Karena itu, pengurus baru diminta segera tancap gas untuk memperkuat organisasi.
"Untuk Kecamatan Pogalan kriterianya sudah terpenuhi. Mulai komposisi milenial hingga keterwakilan perempuan. Kami berharap secepatnya tancap gas," ujar Doding.
Ia menegaskan pengurus ranting dan anak ranting adalah ujung tombak partai. Mereka harus peka terhadap persoalan masyarakat dan hadir saat rakyat membutuhkan tenaga serta pikiran.
Peran ranting dalam membela rakyat
Doding menekankan salah satu kekuatan PDI Perjuangan adalah konsistensi membela wong cilik. Oleh karena itu, pengurus dituntut aktif melakukan konsolidasi dan turun ke basis masyarakat.
"Kader harus tanggap dan siap ketika rakyat membutuhkan tenaga dan pikiran. PDI Perjuangan itu kuat karena salah satunya getol membela wong cilik," pungkasnya.
Peserta dan hadirin
Musran dan Musanran Kecamatan Pogalan diikuti seluruh pengurus ranting dan anak ranting dari 10 desa. Desa-desa tersebut antara lain:
- Bendorejo
- Gembleb
- Kedunglurah
- Ngadirejo
- Ngadirenggo
- Ngetal
- Ngulankulon
- Ngulanwetan
- Pogalan
- Wonocoyo
Kegiatan juga dihadiri pengurus DPC PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek, Trimo Dwi Cahyono, serta anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Trenggalek, Guswanto.
Implikasi dan langkah berikutnya
Dengan kepengurusan yang dianggap lengkap, Doding mengharapkan konsolidasi cepat berjalan. Jika pengurus ranting aktif, jaringan partai di tingkat desa diperkirakan lebih kuat. Selain itu, pemahaman sejarah diharapkan memperkuat loyalitas kader dan kontinuitas perjuangan partai.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
Renny: Reses PDI Perjuangan Harus Hasilkan Kebijakan Pro Rakyat
Renny Pramana minta reses 25 Juli–1 Agustus jadi ruang baca masalah, bukan sekadar laporan; aspirasi harus d...
PDI Perjuangan Malang: Kudatuli Pengingat Penting Jaga Demokrasi
DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang memperingati 30 tahun Kudatuli dan menekankan pentingnya partisipasi pub...
Peringatan 30 Tahun Kudatuli, PDIP Ponorogo Gelar Renungan Lilin
DPC PDI Perjuangan Ponorogo menggelar renungan dan doa lilin, Senin (27/7/2026), memperingati 30 tahun Peris...
PDI Perjuangan Blitar Gunakan 30 Tahun Kudatuli untuk Edukasi Politik
DPC PDI Perjuangan Blitar memperingati 30 tahun Kudatuli sebagai ajang edukasi politik untuk memperkuat pema...
Reses Wiwin di Jombang: 'Kulak Masalah' untuk Kawal Aspirasi Warga
Wiwin Sumrambah gelar reses di Bandarkedungmulyo, Jombang (28/7/2026) untuk menyerap dan mengawal aspirasi w...
Wiwin: Reses DPRD Jatim Momentum 'Kulak Masalah' bagi Warga Jombang
Wiwin Sumrambah sebut reses sebagai momen "kulak masalah" untuk menyerap dan mengawal aspirasi warga Jombang...