Lokal

MTQ Kecamatan Baitussalam: 138 Peserta Disaring Jadi Wakil Aceh Besar

Bagikan:
Pembukaan MTQ ke-8 Kecamatan Baitussalam di Gampong Lam Ujong

Baitussalam, Aceh Besar — Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-8 tingkat Kecamatan Baitussalam digelar di Gampong Lam Ujong, Selasa malam (23/6). Kegiatan ini diikuti 138 peserta dari berbagai gampong dan dimaksudkan sebagai ajang penjaringan qari dan qariah yang akan mewakili Aceh Besar pada MTQ tingkat kabupaten dan provinsi.

Tujuan dan harapan penyelenggara

Asisten I Sekretaris Daerah Aceh Besar, Farhan AP, menegaskan MTQ kecamatan merupakan tahapan seleksi rutin yang krusial. Kegiatan ini bertujuan menemukan peserta terbaik serta menjadi sarana pembinaan sejak awal.

"MTQ tingkat kecamatan merupakan wadah untuk menyeleksi qari dan qariah terbaik. Kita berharap kegiatan yang rutin dilaksanakan di setiap kecamatan ini mampu melahirkan generasi Qurani yang dapat mewakili Aceh Besar pada MTQ tingkat kabupaten maupun provinsi,"

Cabang lomba dan peserta

Panitia menyelenggarakan beragam cabang lomba untuk semua kelompok usia. Rentang kategori mencakup bacaan, tahfiz, serta cabang kontemporer.

  • Tartil putra dan putri
  • Tilawah anak-anak, remaja, dan dewasa putra-putri
  • Qiraah sab'ah murattal dan mujawwad
  • Tahfiz 1 juz, 5 juz, 10 juz, 20 juz putra-putri
  • Syarhil Quran
  • Fahmil Quran
  • Cabang kontemporer

Prestasi sebagai pemacu pembinaan

Farhan mengingatkan keberhasilan Aceh Besar meraih juara umum pada MTQ tingkat Provinsi Aceh menjadi motivasi untuk mempertahankan prestasi. Oleh karena itu, seleksi di tingkat kecamatan harus berjalan serius untuk menyiapkan peserta menghadapi MTQ tingkat kabupaten yang dijadwalkan Oktober mendatang.

"Kita ingin prestasi yang telah diraih Aceh Besar dapat terus dipertahankan. Karena itu, MTQ tingkat kecamatan harus menjadi sarana pembinaan dan penjaringan peserta terbaik untuk menghadapi MTQ tingkat kabupaten yang direncanakan berlangsung pada Oktober mendatang,"

Pesan kepada orang tua dan masyarakat

Selain menekankan aspek teknis dan kompetitif, Farhan juga menyampaikan pesan kepada orang tua agar aktif mendampingi anak di era digital. Ia mengingatkan agar pemakaian gadget tidak menggerus kecintaan anak terhadap Alquran.

"Di era digital saat ini, orang tua memiliki tantangan tersendiri untuk mengarahkan anak agar mencintai dan mendalami ilmu-ilmu Alquran. Jangan sampai penggunaan gadget yang berlebihan membuat anak lalai dan menjauh dari nilai-nilai Qurani,"

Penyelenggaraan dan dukungan lokal

Camat Baitussalam, Ridhwan SE Ak, memberi apresiasi kepada panitia, donatur, dan masyarakat atas dukungan terhadap penyelenggaraan MTQ. Ia mengajak peserta menampilkan kemampuan terbaik dan menilai proses lebih penting daripada hasil semata.

"Kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk menciptakan insan-insan Qurani. Kepada seluruh peserta, tampilkan kemampuan terbaik. Menang atau kalah adalah hal yang biasa, namun yang terpenting adalah proses belajar dan upaya kita bersama dalam membumikan Alquran di Kecamatan Baitussalam,"

Acara pembukaan dihadiri anggota DPR Aceh, anggota DPRK Aceh Besar, Staf Ahli Bupati, unsur Forkopimcam Baitussalam, para imuem mukim, keuchik, serta masyarakat setempat.

Melalui pembinaan berkelanjutan dan seleksi berjenjang seperti ini, Aceh Besar berharap terus melahirkan qari dan qariah berprestasi serta berakhlak Qurani yang mampu mengharumkan daerah pada tingkat provinsi maupun nasional.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait