Lokal

Tapanuli Utara Mulai Bangun MPP di Eks Gedung Nasional Tarutung

Bagikan:
Lokasi pembangunan Mal Pelayanan Publik di bekas Gedung Nasional Tarutung

Tarutung, Tapanuli Utara — Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara memulai pembangunan Mal Pelayanan Publik (MPP) di eks Gedung Nasional Tarutung. Proyek senilai Rp7,2 miliar dari APBD 2026 ditargetkan fisik selesai Desember 2026 dan mulai beroperasi pada 2027.

Proyek dan anggaran

Pembangunan MPP memanfaatkan lahan bekas Gedung Nasional yang berada dekat pusat kota Tarutung. Pemerintah daerah mengalokasikan anggaran dari APBD Kabupaten Tapanuli Utara Tahun Anggaran 2026 untuk mewujudkan pusat layanan publik terpadu tersebut.

Progres pekerjaan

Pantauan di lokasi pada Jumat (18/9) menunjukkan pekerjaan fisik telah dimulai. Kontraktor melaporkan bahwa tahap awal meliputi persiapan lokasi, pembersihan, dan penentuan titik pondasi.

Kontraktor memastikan semua tahapan pelaksanaan mengacu pada rencana teknis dan jadwal. Target rampungnya pekerjaan fisik adalah Desember 2026, memberi waktu untuk memasang sarana pendukung dan sistem layanan sebelum operasional 2027.

Tujuan pembangunan

Pemkab menjelaskan pembangunan MPP tidak sekadar mendirikan gedung baru. Inisiatif ini diarahkan untuk mengintegrasikan berbagai layanan pemerintahan sehingga masyarakat mendapat pelayanan yang lebih mudah, nyaman, dan efisien dalam satu lokasi.

Penegasan Bupati

Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, menekankan kualitas layanan harus berjalan bersamaan dengan pembangunan infrastruktur. Menurutnya, keberhasilan MPP diukur dari manfaat nyata yang dirasakan masyarakat, bukan hanya selesainya gedung.

Batu pertama yang kita letakkan kemarin, menjadi simbol dimulainya komitmen besar untuk membangun budaya pelayanan publik yang lebih baik di Kabupaten Tapanuli Utara. Pembangunan ini bukan hanya soal menyelesaikan sebuah gedung, tetapi bagaimana mempersiapkan seluruh sistemnya agar ketika difungsikan, masyarakat benar-benar mendapatkan pelayanan yang lebih baik

Ia juga meminta seluruh perangkat daerah dan pelaksana proyek menjaga kualitas kerja dan ketepatan waktu. Integritas disebutnya penting agar MPP bukan sekadar rampung secara administratif, tetapi benar-benar berguna bagi masyarakat.

Prospek dan harapan

Bupati berharap MPP akan menjadi pusat pelayanan publik yang modern, terpadu, dan responsif terhadap kebutuhan warga. Dengan target operasional 2027, pemerintah berupaya memastikan masyarakat merasakan kemudahan akses layanan publik.

Keberlanjutan dan kualitas layanan menjadi fokus Pemkab untuk memastikan investasi anggaran memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Tapanuli Utara.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait