BKOW Sumut Gelar Rakor dengan DP3AKB dan GOW, Dorong Pembentukan GOW
Medan, 17 September – Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Sumatera Utara menggelar rapat koordinasi bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) serta Gabungan Organisasi Wanita (GOW) kabupaten/kota. Kegiatan dilangsungkan di Aula DP3AKB Jalan Iskandar Muda Medan dan diikuti secara daring oleh perwakilan daerah. Rakor bertujuan memperkuat sinergi antarstakeholder serta mendorong pembentukan GOW di tingkat kabupaten dan kota.
Peserta dan penyelenggara
Rapat dihadiri perwakilan DP3AKB Sumut, pengurus BKOW, serta pengurus dan peserta GOW dari berbagai daerah. Hadir secara resmi Sekretaris DP3AKB, Devi Wahyudi, mewakili Kepala Dinas Dwi Endah Purwanto. Dari BKOW tampak Ketua Umum Hj. Fahrizar Iskandar Hasibuan dan Sekretaris Elvi Hadriany yang juga bertindak sebagai narasumber.
Ketua panitia Hj. Murniati Lubis menyampaikan bahwa acara juga difasilitasi secara virtual untuk menjangkau peserta di kabupaten/kota. Kegiatan diwarnai sesi tanya jawab dan foto bersama sebagai penutup.
Tujuan dan harapan rakor
Panitia menegaskan tujuan utama rakor adalah menyatukan langkah dan memperkuat komunikasi antar organisasi perempuan dan pemerintah daerah. Selanjutnya diharapkan terbentuknya GOW di kabupaten/kota yang berfungsi sebagai wadah kolaborasi organisasi perempuan di daerah.
"Kegiatan ini bukan sekadar agenda koordinasi. Lebih dari itu, rapat diharapkan menjadi ruang menyatukan langkah, memperkuat komunikasi dan merumuskan kerja bersama,"
kata Hj. Fahrizar Iskandar Hasibuan, menekankan pentingnya kerja kolektif untuk meningkatkan kualitas hidup perempuan, anak, dan keluarga.
Peran masing-masing pihak
Dalam paparan, dijelaskan peran strategis setiap unsur. DP3AKB menyusun kebijakan dan program pemberdayaan perempuan serta perlindungan anak. BKOW menjadi wadah koordinasi di tingkat provinsi dan menghubungkan jejaring organisasi perempuan. Sementara itu, GOW di kabupaten/kota berperan langsung di lapangan dan lebih memahami kebutuhan lokal.
Menurut Fahri, jika ketiga unsur bergerak serentak, kebijakan yang tepat bisa dihasilkan dan gerakan perempuan di daerah akan lebih kuat.
Tanggapan dan rekomendasi
Sekretaris DP3AKB, Devi Wahyudi, menyoroti kompleksitas persoalan perempuan dan anak, mulai dari ekonomi, pendidikan, kesehatan, kekerasan, hingga perkawinan anak. Ia menilai perlu jejaring kuat untuk menjawab persoalan itu.
"Tingkat provinsi ada BKOW jadi wadah koordinasi. Namun diperlukan penguatan di daerah melalui GOW kabupaten dan kota,"
ujar Devi, seraya mendorong organisasi perempuan tidak hanya hadir sebagai peserta kegiatan, tetapi juga aktif menyuarakan aspirasi dan menawarkan solusi pemerintah.
Langkah ke depan
Para peserta sepakat melanjutkan komunikasi dan konsolidasi untuk membentuk GOW di daerah yang belum memiliki. Rencana tindak lanjut termasuk peta kebutuhan daerah dan penyusunan mekanisme kolaborasi antara DP3AKB, BKOW, dan GOW.
Rakor ini diharapkan menjadi awal gerakan kolektif yang memperkuat peran perempuan dan mendorong kebijakan yang lebih responsif terhadap kebutuhan keluarga serta anak di Sumatera Utara.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
KEM Putra Denai Berjuang Jaga Ekowisata Mangrove
KEM Putra Denai kelola 48 ha mangrove, tanam 52.800 bibit, namun hadapi serangan kepiting, penggalian pasir,...
Sumut: Kepala Daerah Tandatangani Komitmen Perbaikan Tata Kelola
Bupati Asahan dan 33 kepala daerah Sumut tandatangani komitmen perbaikan tata kelola, penganggaran, dan peng...
Polsek Medan Kota Tembak Pelaku Curanmor, Terungkap 20 Aksi
Polsek Medan Kota menembak HS, tersangka curanmor beraksi 20 kali; rekannya AML turut diamankan. Kasus dikem...
Wabup Samosir Serahkan Semen untuk Korban Kebakaran dan Puting Beliung
Wabup Samosir menyerahkan ratusan sak semen kepada korban kebakaran dan angin puting beliung pada 17 Septemb...
Satlantas Humbahas Gelar Jumat Sehat HUT ke-71 Dorong Kesadaran
Satlantas Polres Humbang Hasundutan menggelar Jumat Sehat pada 18 September untuk HUT ke-71, meliputi apel,...
Tapanuli Utara Mulai Bangun MPP di Eks Gedung Nasional Tarutung
Pemkab Tapanuli Utara mulai pembangunan MPP Rp7,2 miliar di eks Gedung Nasional Tarutung; fisik target seles...