Lokal

Polsek Medan Kota Tembak Pelaku Curanmor, Terungkap 20 Aksi

Bagikan:
Ilustrasi penangkapan pelaku curanmor di Medan oleh polisi

Medan, Tim Unit Reskrim Polsek Medan Kota menembak seorang pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) setelah pengembangan kasus, Jumat (18/9). Pelaku berinisial HS diduga melakukan aksi curanmor hingga 20 kali, sementara rekannya, AML, turut diamankan di Jalan Brigjen Katamso.

Penangkapan dan tindakan tegas

Penindakan berlanjut saat polisi mengembangkan laporan korban di beberapa lokasi parkir. Pada saat pengembangan di Jalan Karya Ujung, HS diduga melakukan perlawanan sehingga petugas memberikan tindakan tegas terukur dan melumpuhkan pelaku.

“Kedua pelaku HS dan AML ini merupakan residivis. Terhadap pelaku HS saat dilakukan pengembangan di Jalan Karya Ujung mencoba melakukan perlawanan sehingga petugas harus melumpuhkannya,” ujar Kanit Reskrim Polsek Medan Kota, Iptu Poltak Tambunan.

Modus operandi dan jumlah korban

Berdasarkan keterangan kepolisian, komplotan ini membidik sepeda motor yang diparkir di tempat sepi. Pelaku mengambil kendaraan milik warga yang ditinggalkan tanpa pengawasan. Dari catatan petugas, kedua pelaku sudah beraksi sebanyak 20 kali di wilayah Kota Medan dan sekitarnya.

  • HS – pelaku utama, dilumpuhkan saat pengembangan.
  • AML – rekan pelaku, diamankan di Jalan Brigjen Katamso.

Status hukum dan pengembangan penyelidikan

Kedua tersangka kini ditahan di Mapolsek Medan Kota untuk proses hukum lebih lanjut. Kasus masih dikembangkan untuk mencari dan menangkap penadah barang curian serta jaringan lain yang terlibat.

Penyidik mengumpulkan laporan korban dan bukti untuk memperkuat berkas perkara. Pemeriksaan lanjutan juga ditujukan untuk mengetahui peran masing-masing pelaku dalam komplotan.

Polisi mengimbau masyarakat agar selalu mengamankan kendaraan dan menghindari meninggalkan motor di lokasi sepi untuk mengurangi risiko menjadi sasaran pencuri.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait