Bunda PAUD Aceh Besar Beri Motivasi dan Peusijuek untuk Murid SD Lamreung
Kota Jantho, Aceh Besar — Ketua Pokja Bunda PAUD Aceh Besar, Hj Nurul Fazli SAg, melaksanakan prosesi peusijuek dan memberikan motivasi bagi murid baru TKN Pembina T Nyak Arief di SD Negeri Lamreung, Gampong Meunasah Papeun, Kecamatan Krueng Barona Jaya, Selasa, 14 Juli.
Ajakan belajar dan pembentukan karakter
Pada kesempatan itu, Nurul Fazli mengajak para siswa untuk belajar sungguh-sungguh dan menghormati guru. Ia menekankan pentingnya membangun karakter sejak usia dini agar anak tumbuh menjadi pribadi yang bertanggung jawab.
"Hari pertama sekolah adalah awal dari perjalanan panjang dalam menuntut ilmu. Belajarlah dengan semangat, hormati guru, sayangi teman, dan jadilah anak-anak yang berkarakter serta membanggakan orang tua, sekolah, dan daerah."
Pernyataan tersebut disampaikan untuk mendorong sikap disiplin dan kecintaan pada proses belajar, bukan semata mengejar prestasi akademik. Nurul menyatakan bahwa pendidikan idealnya memadukan aspek kognitif dan nilai-nilai moral.
Peran guru dan keluarga
Selain berbicara kepada siswa, Nurul Fazli memberi apresiasi kepada guru dan orang tua atas pendampingan yang terus dilakukan. Ia menyoroti peran kolaboratif kedua pihak sebagai kunci keberhasilan pendidikan anak.
Menurutnya, sinergi antara sekolah dan keluarga menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang anak. Dengan kondisi semacam ini, anak lebih mudah mengembangkan potensi akademik dan karakter.
"Keberhasilan pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi membutuhkan dukungan penuh dari keluarga. Dengan kebersamaan, kita dapat mencetak generasi Aceh Besar yang cerdas, berakhlak mulia, dan siap menghadapi masa depan."
Makna peusijuek dan harapan ke depan
Prosesi peusijuek yang digelar pada hari pertama sekolah memiliki makna seremonial dan spiritual untuk menyambut siswa baru. Kegiatan itu sekaligus berfungsi memberi motivasi awal kepada anak-anak dan menanamkan nilai-nilai sopan santun.
Nurul berharap langkah kecil seperti penyambutan dan motivasi awal ini memberi dampak jangka panjang pada semangat belajar siswa. Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan pendidikan di Aceh Besar untuk mempertahankan sinergi demi kualitas pendidikan yang lebih baik.
Dengan upaya bersama dari sekolah dan keluarga, diharapkan generasi muda di daerah ini siap menghadapi tantangan masa depan sambil mempertahankan nilai-nilai lokal yang luhur.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Wawali Sabang Hadiri HUT ke-27 Bireuen, Ajak Perkuat Kerja Sama Antar Daerah
Wawali Sabang Suradji Junus menghadiri HUT ke-27 Bireuen (12/10), menyampaikan harapan peningkatan pembangun...
Aceh Besar Dukung PKM UIN Ar-Raniry, 517 Mahasiswa Turun
Pemkab Aceh Besar bahas PKM UIN Ar-Raniry melibatkan 517 mahasiswa di Lhoknga dan Leupung, mulai 22 Oktober...
Bupati Aceh Besar Tekankan Pelestarian Bahasa Aceh di Festival 2026
Bupati Aceh Besar minta peran bersama menjaga bahasa Aceh dan mendorong perlindungan hak budaya seperti kuah...
Kecelakaan di Simalungun: 5 Luka, Ibu Hamil Alami Keguguran
Kecelakaan di Jalan Medan Km 20-21, Simalungun, menewaskan tidak ada korban jiwa; lima penumpang luka dan se...
Wesly Silalahi Hadiri Ibadah Utus-Sambut di GPIB Maranatha
Wali Kota Wesly Silalahi hadir dalam ibadah utus-sambut GPIB Maranatha, memberi penghargaan kepada pendeta l...
Alokasi Bantuan Bedah Rumah Sumut 2026 Melonjak Jadi 15.011 Unit
Pemprov Sumut meningkatkan alokasi bedah rumah 2026 menjadi 15.011 unit; pemda diminta segera lengkapi admin...