Malam Merdeka di Monas Ditargetkan 600 Ribu Orang
Pemerintah menargetkan sekitar 600 ribu pengunjung hadir pada Malam Merdeka di kawasan Monas pada peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia, yang berlangsung pada 17 Agustus 2026 di Jakarta. Acara ini dipersiapkan sebagai perayaan kemerdekaan dengan rangkaian karnaval, pertunjukan drone, video mapping, dan immersive show.
Target kehadiran dan pengaturan lokasi
Sekretaris KemenEKRAF, Dessy Ruhati, mengatakan kuota sekitar 300 ribu orang sudah tergolong memadai bagi pelaksanaan kegiatan di kawasan Monas. Namun pemerintah berharap jumlah pengunjung dapat meningkat hingga 600 ribu orang.
Karena keterbatasan ruang di Bundaran HI akibat pekerjaan pembangunan dan hambatan lain di sekitar lokasi, pihak penyelenggara akan mengarahkan massa ke titik-titik yang dinilai aman oleh petugas keamanan.
Rangkaian acara
Malam Merdeka menampilkan empat rangkaian utama yang memadukan kreativitas dan teknologi. Panitia menyiapkan perpaduan seni dan teknologi untuk menarik penonton dari berbagai usia.
- Immersive show
- Video mapping
- Karnaval kendaraan hias
- Drone show
Lokasi penyelenggaraan
Seluruh rangkaian digelar di beberapa titik di Jakarta Pusat, berpusat dari Monas hingga Bundaran HI. Menteri Ekraf Teuku Riefky Harsya menjelaskan lokasi detil penyelenggaraan untuk mengatur alur penonton dan tata panggung.
"Tiga titik di sekitar Monas sisi timur, barat, selatan, tiga titik lainnya di sekitar Bundaran HI. Jadi ada yang di depan Plaza Indonesia, di depan Hotel Kempinski, dan di depan Hotel Pullman,"
Pesan penyelenggara
Dessy Ruhati juga mengimbau pengunjung menikmati perayaan dengan sikap penuh empati. Ia mengingatkan pentingnya kepekaan terhadap sesama, terutama mereka yang sedang tertimpa bencana.
"Kita harapkan teman-teman semua dapat menikmati Malam Merdeka dengan penuh simpati dan empati. Terhadap sahabat-sahabat kita, saudara-saudara kita yang sedang dalam ada musibah dan lain sebagainya," kata Dessy, di Jakarta, Senin, 17 Agustus 2026.
Dengan jumlah titik pertunjukan yang tersebar, penyelenggara berharap gelaran dapat dinikmati lebih luas tanpa menimbulkan penumpukan berlebih di satu lokasi. Penataan area dan pengawasan keamanan menjadi fokus demi kelancaran dan keselamatan pengunjung selama perayaan HUT ke-81 RI.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
RUPTL Terbaru: Target PLTS Dioptimalkan Jadi 100 GW Menuju 2034
Komisi XII DPR mendorong optimasi target PLTS menjadi 100 GW dalam RUPTL terbaru menuju 2034 untuk mempercep...
Warga Bandung Pilih Busana Madura Saat Upacara di Istana
Warga Bandung, Hari Satria, tampil mengenakan pakaian adat Madura saat menghadiri upacara HUT Ke-81 RI di Is...
Malam Merdeka HUT ke-81: Perayaan dengan Empati
Pemerintah imbau perayaan HUT ke-81 lewat Malam Merdeka tetap empati, doakan korban bencana dan galang bantu...
Menaker Yassierli: Pekerja Kompeten Kunci Industrialisasi dan Kemandirian
Menaker Yassierli menegaskan pekerja kompeten jadi kunci industrialisasi dan kemandirian ekonomi, disampaika...
Bakom RI Minta Malam Merdeka Jadi Momentum Solidaritas
Bakom RI mendorong K/L menjadikan Malam Merdeka HUT ke-81 sebagai momentum galang solidaritas dan dukung pel...
Pelajar Jadi Kurir: Bawa Kabar Kemerdekaan ke Pelosok
Pelajar remaja menjadi kurir Proklamasi 1945, membawa kabar kemerdekaan ke pelosok seperti Sumatra dan Kunin...