Lomba Mewarnai & Kaligrafi Rayakan Bulan Bung Karno di Ngawi
Ngawi — Gedung Fatmawati DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi menjadi ramai pada Minggu, 21 Juni 2026. Puluhan anak dari PAUD, TK hingga SD/MI mengikuti lomba mewarnai gambar Bung Karno dan melukis kaligrafi. Kegiatan digelar untuk memperingati Bulan Bung Karno dan mengenalkan nilai perjuangan proklamator kepada generasi muda melalui seni.
Rangkaian lomba dan peserta
Panitia membuka dua kategori lomba, yakni mewarnai gambar Bung Karno dan melukis kaligrafi. Peserta datang dari berbagai kecamatan di Kabupaten Ngawi. Mereka membawa meja lipat dan perlengkapan menggambar untuk mengerjakan karya masing-masing.
Perlengkapan yang dibawa beragam. Di antaranya pensil warna, krayon, penggaris, hingga busur derajat, menunjukkan kesiapan anak-anak untuk berkarya.
Mengenalkan sejarah sejak dini
Kegiatan ini dibuka oleh Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi, Dwi Rianto Jatmiko, yang akrab disapa Mas Antok, didampingi Sekretaris DPC, Feligia Agit Hendiadi. Menurutnya, lomba bukan sekadar ajang seni, tapi sarana transfer memori kolektif bangsa kepada anak-anak.
"Melalui lomba ini, diharapkan menjadi sarana pembelajaran mengenai jejak perjuangan, peran pahlawan bangsa, khususnya Bung Karno,"
Mas Antok juga mengingatkan mengapa bulan Juni diperingati sebagai Bulan Bung Karno. Ia menekankan peristiwa penting, termasuk pidato 1 Juni yang menyampaikan dasar negara Pancasila pada sidang BPUPKI.
"Tanggal 1 Juni, Bung Karno menyampaikan dasar negara yakni Pancasila saat sidang BPUPKI, yang kemudian kita peringati setiap tahun sampai sekarang,"
Pembentukan karakter lewat seni
Orang tua dan pendamping mengawasi di pinggir area lomba. Mereka tampak bangga melihat anak-anak tampil dan mengasah bakat seni sejak usia dini. Panitia menyebut kegiatan ini juga menanamkan nilai disiplin dan ketekunan.
Menurut penyelenggara, proses mewarnai dan melukis menuntut anak untuk fokus, sabar, dan menyelesaikan karya hingga tuntas. Nilai-nilai itulah yang diharapkan membentuk karakter berkualitas.
"Sehingga anak-anak bisa memiliki akhlak yang baik, tekun, tentu saja karakter berbudi pekerti luhur. Kami menyampaikan terima kasih atas antusiasme peserta yang luar biasa ini,"
Implikasi dan tindak lanjut
Acara ini memperkuat upaya lokal memperkenalkan sejarah dan nilai kebangsaan melalui seni. Ke depan, panitia berencana menggelar kegiatan serupa untuk menjangkau lebih banyak anak di wilayah pedesaan.
Dengan program berkelanjutan, diharapkan Bulan Bung Karno tidak hanya jadi peringatan simbolis, tetapi juga media pendidikan karakter bagi generasi penerus.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
Akademi E-Sport Kediri Dibuka Usai Turnamen Bung Karno
Bupati Kediri membuka peluang Akademi E-Sport setelah 83 tim ikut Turnamen Bung Karno E-Sport 2026, menekank...
PDI Perjuangan Magetan Gelar Gerakan Merawat Pertiwi Rawat Punden Desa
Kader PDI Perjuangan Magetan dan warga membersihkan punden, makam, dan situs sejarah dalam Gerakan Merawat P...
Ribuan Warga Padati Haul Bung Karno ke-56 di Blitar
Ribuan warga memadati Makam Bung Karno di Blitar pada puncak Haul ke-56, Sabtu malam, dimeriahkan doa bersam...
PDI Perjuangan Magetan Jalankan Gerakan Merawat Pertiwi Jaga Sumber Air
Kader PDI Perjuangan Magetan bersama warga bersihkan dan merawat sumber mata air pada Bulan Bung Karno 2026...
PDI Perjuangan Magetan Tebar Ratusan Benih Ikan Jaga Ekosistem Sungai
PDI Perjuangan Magetan tebar ratusan benih ikan di beberapa sungai selama Bulan Bung Karno 2026 untuk memuli...
Pasar Murah Kediri: Cek Kesehatan dan Donor Darah di CFD
Ratusan warga memanfaatkan pasar murah, cek kesehatan gratis, dan donor darah di CFD Simpang Lima Gumul, bag...