Leapmotor B10: Mobil Listrik RWD dengan Teknologi CTC 2.0
Jakarta, 2 Juli 2026 — Leapmotor meluncurkan B10, mobil listrik penggerak roda belakang (RWD) yang mengusung teknologi Cell to Chassis (CTC) 2.0 untuk memaksimalkan ruang kabin dan kekakuan sasis. Kendaraan ini menonjolkan kombinasi performa, jangkauan, dan fitur kenyamanan yang menyasar pasar EV di Indonesia.
CTC 2.0 dan perlindungan baterai
CTC 2.0 mengintegrasikan modul baterai ke struktur sasis sehingga memaksimalkan ruang interior sekaligus meningkatkan kekakuan torsional hingga 36.300 Nm/degree. Leapmotor menyebutkan konfigurasi ini memberi perlindungan baterai setara standar SUV mewah Eropa.
Angka kapasitas baterai tercatat berbeda dalam materi yang beredar: satu bagian merujuk pada 67.1 kWh terkait integrasi CTC 2.0, sementara bagian lain menyebutkan kapasitas 76.1 kWh yang diklaim memberi jangkauan hingga 516 km sekali pengisian.
Performa dan pengisian cepat
Sasis CTC 2.0 dipasangkan motor listrik penggerak roda belakang yang menghasilkan tenaga hingga 160 kW (214,5 hp) dan torsi 240 Nm. Sistem pengisian cepat pada B10 diklaim mampu menaikkan baterai dari 30% ke 80% dalam sekitar 17 menit, mendukung penggunaan harian dan perjalanan jarak jauh.
Desain, dimensi, dan pengendalian
B10 hadir dengan dimensi panjang 5.515 mm, lebar 1.855 mm, dan tinggi 1.655 mm serta ground clearance 170 mm. Kapasitas bagasi mencapai 430 L dan dapat membengkak hingga 1.700 L bila jok baris kedua dilipat.
Leapmotor juga menekankan kestabilan saat kecepatan tinggi melalui ukuran ban yang lebih lebar di belakang, yakni 235/50 R18, sedangkan ban depan berukuran 225/50 R18.
Interior, fitur infotainment, dan keselamatan
Kabin B10 didesain luas dan modern dengan panoramic roof 1,8 inci. Sistem infotainment menghadirkan layar sentuh utama berukuran 14,6 inci dan layar digital cluster 8,8 inci di balik setir untuk informasi kendaraan.
Untuk kenyamanan, material jok menggunakan kulit berlapis bamboo charcoal dan lem berbasis air agar aroma kabin tetap nyaman saat mobil baru. Fitur keselamatan aktif meliputi sensor di pilar A kanan yang memantau wajah pengemudi dan memberi peringatan jika pandangan berpaling atau tanda-tanda kantuk terdeteksi.
“Kenyamanan penumpang tak lepas dari material kulit jok yang menggunakan bamboo charcoal material dan lem dengan water base sehingga aroma kabin juga menjadi sangat nyaman bagi penumpang, terutama jika mobil masih baru,”
— Samuel Christian Wowor, Brand Head Leapmotor Indonesia
Kesimpulan dan prospek
Leapmotor B10 menonjol di segmen EV dengan fokus pada integrasi baterai ke sasis, performa RWD, dan fitur kenyamanan modern. Perbedaan angka kapasitas baterai dalam bahan promosi perlu klarifikasi resmi dari pabrikan. Ke depan, konsumen dan pelaku industri akan memantau ketersediaan unit serta dukungan layanan purna jual di Indonesia.
Reporter otomotif yang membahas kendaraan terbaru, teknologi otomotif, dan industri transportasi.
Berita Terkait
Perawatan Klakson Motor: Penyebab & Cara Memeriksa
Periksa klakson motor secara berkala: cek aki, saklar, dan sambungan kabel agar suara tetap kuat saat dibutu...
OMODA O4: SUV Bergaya Cyber Mecha untuk Anak Muda
OMODA O4 hadir dengan bahasa desain Cyber Mecha, memberi cara baru bagi anak muda mengekspresikan gaya lewat...
Debut Sepang: Dua Pembalap Muda Indonesia Unjuk Gigi
Dua pembalap Bali Queen Racing debu t internasional di Sepang (20–21 Sep 2026); Fiandra catat best time 57,5...
SMK Wiraswasta Cimahi Wakili Jabar di Bootcamp #Cari_Aman
SMK Wiraswasta Cimahi terpilih mewakili Jawa Barat setelah Bootcamp #Cari_Aman Academy 21–22 Sept 2026; DAM...
Harga Mitsubishi September 2026: Destinator, Xforce, Xpander
Daftar harga Mitsubishi September 2026: Destinator mulai Rp402 juta, New Xforce dari Rp380 juta; model lain...
Ramadhipa Finis P2 di Race 1 Moto3 Junior Aragon
Ramadhipa finis P2 di Race 1 Moto3 Junior Aragon (27 Sep 2026), terpaut 0,037 detik dari pemenang dan kini d...