Ladies Program PKN I: Perkuat Peran Pendamping Pemimpin
Ladies Program PKN Tingkat I Angkatan LXVI digelar oleh Dharma Wanita Persatuan (DWP) Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI pada Selasa, 1 September 2026. Kegiatan berlangsung di Gedung Makarti Bhakti Nagari, Jakarta, dan ditujukan untuk memperkuat peran perempuan sebagai pendamping sekaligus mitra strategis bagi pemimpin.
Agenda dan peserta
Acara merupakan bagian pendukung dari Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkatan LXVI. Peserta kegiatan adalah istri-istri peserta PKN yang mengikuti rangkaian program untuk menambah wawasan dan kemampuan mendampingi tugas suami.
Tujuan dan manfaat
Kegiatan ini fokus pada pengembangan kompetensi kepemimpinan pada lingkup keluarga dan sosial. Selain meningkatkan jejaring antarpeserta, program diharapkan memberikan wawasan praktis dalam menjalankan peran sebagai pendamping pemimpin dan anggota keluarga yang aktif.
Pernyataan pejabat
Sekretaris Utama LAN RI, Andi Taufik, menilai kegiatan tersebut penting untuk membangun jaringan dan pengalaman berkesan bagi peserta. Ia berharap program menjadi momentum untuk saling mengenal lebih dekat.
"Kegiatan ini kami harapkan menjadi momentum bersejarah sekaligus menjadi ruang bagi para peserta untuk membangun jejaring dan saling mengenal lebih dekat," kata Andi.
Ketua DWP LAN RI, Rulli Hendriani Taufiq, menekankan peran keluarga dalam perjalanan seorang pemimpin. Menurut Rulli, dukungan istri menjadi kekuatan penting dalam menjalankan amanah kepemimpinan.
"Seorang pemimpin tidak pernah berjalan sendirian. Di balik amanah yang dijalankan, terdapat dukungan keluarga, khususnya istri, yang berperan sebagai mitra strategis dalam membangun keluarga yang kokoh," ujar Rulli.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal DWP, Naida Yudha Mediawan, hadir sebagai keynote speaker. Ia menyatakan bahwa program ini bukan sekadar ajang kebersamaan, tetapi juga wadah penguatan kapasitas dan berbagi pengalaman.
"Ladies Program bukan sekadar ruang kebersamaan, tetapi juga kesempatan untuk memperkuat kapasitas diri. Serta memperluas wawasan, dan saling berbagi pengalaman," kata Naida.
Dampak yang diharapkan
Melalui kegiatan, peserta diharapkan mendapat inspirasi dan motivasi untuk menjalankan berbagai peran dalam keluarga dan masyarakat. Peran yang ditekankan meliputi:
- pendamping pemimpin;
- peran sebagai ibu dalam keluarga;
- kontribusi perempuan bagi lingkungan dan masyarakat.
Acara juga diharapkan mendorong kontribusi positif peserta dalam lingkup organisasi, masyarakat, serta memperkuat sinergi antara dukungan keluarga dan kapasitas kepemimpinan pejabat negara.
Dengan demikian, Ladies Program diposisikan sebagai salah satu upaya sistemik untuk memperkuat basis dukungan keluarga bagi pemimpin, sekaligus meningkatkan peran aktif perempuan dalam kehidupan publik dan domestik.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Pemerintah Siapkan Pusat Rehabilitasi untuk Warga Binaan Narkotika
Pemerintah siapkan pusat rehabilitasi dan reedukasi bagi warga binaan pengguna narkotika untuk atasi overkap...
BMKG Waspadai Hujan Lebat, Petir, Angin Kencang 5-8 Okt
BMKG keluarkan peringatan dini hujan lebat, petir, dan angin kencang pada 5-8 Oktober 2026; waspadai empat w...
Prabowo Pimpin Parade HUT ke-81 TNI di Mabes Cilangkap
Presiden Prabowo memimpin Parade HUT ke-81 TNI di Mabes Cilangkap, 5 Oktober 2026; melibatkan 3.378 personel...
HUT TNI ke-81: DPR Dorong Modernisasi Hadapi Perang Modern
DPR mendesak modernisasi alutsista dan peningkatan pelatihan TNI menjelang HUT ke-81, seiring anggaran 2027...
Dua Induk Badak Sumatera Bunting di Way Kambas, Harapan Konservasi
Dua induk badak sumatera, Ratu dan Delilah, dinyatakan bunting di Suaka Rhino Sumatra Way Kambas; pemantauan...
Prabowo Minta Bakom Gunakan Bahasa Sederhana dan Dengarkan Rakyat
Presiden Prabowo minta Bakom gunakan bahasa sederhana, jelaskan alasan kebijakan, dan dengarkan masukan masy...