Lokal

Polres Labusel Bagikan Helm dan Jaket di Operasi Patuh Toba

Bagikan:
Personel polisi membagikan helm dan jaket kepada pengendara di Kotapinang saat Operasi Patuh Toba

Kotapinang, Labuhanbatu Selatan — Polres Labuhanbatu Selatan membagikan helm, jaket, payung, serta sejumlah hadiah kecil kepada pengendara saat pelaksanaan Operasi Patuh Toba 2026 pada Jumat (6/11) siang di Jalinsum, Simpang Tiga Bukit, Kotapinang.

Pembagian hadiah dan pengaturan lalu lintas

Operasi dipimpin oleh Kasat Lantas AKP Yustina yang memimpin strong point pagi. Sejumlah personel melakukan pengaturan arus di persimpangan yang menjadi pusat aktivitas warga.

Sambil mengatur lalu lintas, petugas menyerahkan helm berstandar, jaket, payung, serta cokelat dan masker kepada pengendara yang melintas. Aksi ini bertujuan mengedukasi sekaligus memberi penghargaan pada pengendara yang taat aturan.

Jumlah dan jenis barang yang dibagikan

Pada kegiatan tersebut polres menyiapkan beberapa jenis hadiah yang dibagikan secara langsung kepada pengendara.

Barang Jumlah
Helm 20
Payung 20
Jaket 15
Cokelat dan masker Beberapa

Imbauan keselamatan dari kepolisian

Petugas juga memberikan arahan singkat kepada pengendara sebelum menyerahkan hadiah. Poin yang ditekankan meliputi kelengkapan surat-surat, penggunaan helm yang memenuhi SNI, serta larangan menggunakan telepon genggam saat berkendara.

"Pengaturan lalu lintas pagi merupakan salah satu bentuk komitmen Polres Labuhanbatu Selatan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kehadiran personel di titik-titik rawan diharapkan dapat membantu kelancaran perjalanan sekaligus mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas,"

pernyataan itu disampaikan oleh Kasat Lantas AKP Yustina selaku pimpinan kegiatan.

Makna dan tindak lanjut

Kegiatan pembagian hadiah ini bukan hanya aksi simpatik. Polres Labuhanbatu Selatan menyatakan program serupa dilakukan berulang, termasuk pembagian yang dipimpin Wakapolres sehari sebelumnya. Tujuannya untuk meningkatkan kepatuhan dan menurunkan risiko kecelakaan.

Dengan kombinasi pengaturan arus dan edukasi langsung, kepolisian berharap perilaku berkendara masyarakat membaik dalam jangka panjang. Penertiban tanpa pemaksaan dan pemberian penghargaan dinilai lebih efektif untuk mengubah kebiasaan pengendara.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait