Lokal

Pemkab Labura Salurkan 92 Sapi Kurban untuk Idul Adha 2026

Bagikan:
Penyaluran 92 ekor sapi kurban oleh Pemkab Labuhanbatu Utara untuk Idul Adha 2026

Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Utara menyalurkan 92 ekor sapi sebagai hewan kurban menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 H/2026. Penyaluran dilaksanakan pada Selasa (26/5) dan menyasar seluruh kecamatan di wilayah Kabupaten Labura untuk menjamin distribusi daging kurban yang merata.

Skema penyaluran dan distribusi

Pemkab mendistribusikan hewan kurban ke masjid, mushala, dan titik-titik komunitas di setiap kecamatan. Proses ini dilakukan agar kelompok penerima di desa dan pusat kecamatan sama-sama mendapat manfaat. Penyaluran dikordinasikan oleh pihak pemerintahan kecamatan bersama pengurus masjid setempat.

Tujuan: kepedulian sosial dan kebersamaan

Bupati Labura, Dr H Hendriyanto Sitorus, mengatakan program ini merupakan bentuk syukur sekaligus wujud kepedulian Aparatur Sipil Negara (ASN) kepada masyarakat. Tujuan utamanya adalah memperkuat ikatan sosial dan memastikan warga yang membutuhkan menerima bantuan pangan dari daging kurban.

"Melalui momentum Hari Raya Idul Adha ini, kami berharap semangat berbagi dan kebersamaan dapat terus terjalin di tengah masyarakat. Hewan kurban yang disalurkan diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang menerima,"

Peran ASN dan harapan pemerintah daerah

Pemkab juga memberi apresiasi kepada seluruh ASN Muslim yang berpartisipasi dalam pelaksanaan kurban tahun ini. Partisipasi ASN dinilai sebagai bentuk pengabdian publik sekaligus memupuk nilai gotong royong di tingkat lokal.

"Penyaluran hewan kurban ini diharapkan dapat mempererat tali silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat. Selain itu meningkatkan nilai-nilai kebersamaan dan gotong royong di Kabupaten Labura,"

Dampak dan tindak lanjut

Pendistribusian 92 ekor sapi diharapkan mengurangi kerawanan pangan sementara bagi keluarga kurang mampu selama perayaan Idul Adha. Ke depan, pemerintah daerah menilai kegiatan semacam ini layak dilanjutkan dan dikembangkan agar cakupan penerima lebih luas.

Penyaluran serentak di seluruh kecamatan juga berpotensi menjadi model koordinasi antar-institusi lokal untuk program sosial lain, seperti bantuan pangan musiman dan kegiatan kemanusiaan berbasis agama.

J
Penulis
John Doe

No bio yet 😊

Berita Terkait