Kurir Ojol Korban Ledakan Grand Polonia Dirawat, Biaya Ditanggung BPJS
Medan, 22 Juli 2026 — Seorang kurir ojek online bernama Yudha menjadi korban ledakan di rumah nomor 3B Kompleks Grand Polonia, Medan, dan saat ini dirawat di RS Siloam Medan. Peristiwa terjadi saat Yudha sedang mengantarkan pesanan; dia terluka oleh gelombang ledakan namun sempat membantu korban lain sebelum dilarikan ke rumah sakit.
Kondisi dan perawatan
Yudha mendapat perawatan intensif di rumah sakit sejak kejadian. Tim medis menangani beberapa luka yang dideritanya dan mengikutsertakan spesialis bedah plastik untuk memperbaiki jaringan yang terdampak.
Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, bersama Ketua TP PKK Medan, Airin Rico Waas, menjenguk Yudha di ruang perawatan pada Selasa (22/7/2026). Mereka memastikan korban mendapat pelayanan medis yang optimal dan dukungan selama masa pemulihan.
"Alhamdulillah, berdasarkan laporan dari dokter, kondisi beliau saat ini cukup baik. Tidak ada cedera yang mengkhawatirkan, namun terdapat beberapa luka yang masih memerlukan penanganan lebih lanjut," kata Rico Waas seusai kunjungan.
Pembiayaan perawatan ditanggung BPJS
Pihak pemerintah kota menyampaikan kabar yang meringankan beban keluarga Yudha: seluruh biaya pengobatan ditanggung oleh BPJS Ketenagakerjaan karena yang bersangkutan merupakan peserta aktif.
"Semua biaya perawatan sudah ditanggung BPJS Ketenagakerjaan. Bahkan selama beliau tidak dapat bekerja akibat menjalani perawatan, hak penggantian upah juga tetap diberikan sesuai ketentuan yang berlaku," ujar Rico.
Bagi pekerja sektor informal seperti Yudha, kepastian pembiayaan dan penggantian upah menjadi penopang penting untuk mengurangi beban ekonomi keluarga selama masa pemulihan.
Koordinasi Pemkot Medan
Rico mengatakan Pemko Medan berkoordinasi dengan rumah sakit dan BPJS Ketenagakerjaan agar administrasi pasien diselesaikan tanpa kendala. Pemerintah kota juga memantau kebutuhan tambahan selama proses penyembuhan.
Dalam kunjungan, Rico memberi semangat langsung kepada Yudha dan meminta korban tidak segan mengajukan bantuan bila masih membutuhkan dukungan selama pengobatan.
Peristiwa ledakan dan dampak
Ledakan di rumah mewah nomor 3B Kompleks Grand Polonia mengguncang lingkungan dan menimbulkan trauma bagi penghuni kompleks. Selain Yudha, sejumlah warga dilaporkan terdampak oleh peristiwa yang menggegerkan kawasan tersebut.
Pemkot menyatakan akan terus memantau kondisi seluruh korban dan memastikan hak-hak mereka terpenuhi sampai proses pemulihan selesai.
Di tengah masa pemulihan, harapan utama adalah kesembuhan Yudha dan kembalinya pelayanan normal bagi seluruh warga yang terdampak.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Kapolres Paluta Dipuji Usai Jaga Keamanan Tanpa Menahan Warga
Sahmar Hasibuan memuji Kapolres Paluta yang menjaga keamanan sengketa lahan PT Agrinas Palma tanpa menahan w...
Pemprov Sumut Rampungkan PA untuk Usulan Megalitik Nias Selatan ke UNESCO
Pemprov Sumut menyelesaikan dokumen PA untuk mengusulkan kawasan megalitik Nias Selatan ke UNESCO; dokumen d...
Pemkab Tapanuli Utara Salurkan Rp137,5 Juta Bantuan Sosial Tunai
Pemkab Tapanuli Utara menyalurkan bantuan sosial tunai Rp137,5 juta untuk pengobatan dan perbaikan rumah kor...
Polrestabes Medan Tangkap Empat Pelaku Begal Bersenjata
Polrestabes Medan menangkap empat pelaku komplotan begal bersenjata di Percut Seituan; korban TSF kehilangan...
Menko Yusril Tinjau Showroom Dekranasda Aceh Besar
Menko Yusril dan istri mengunjungi Showroom Dekranasda Aceh Besar pada 5 November untuk meninjau dan mengapr...
Aceh Besar Gelar Retret Keuchik untuk Perkuat Pemerintahan Gampong
Aceh Besar menggelar retret 8-11 Nov di Jantho bagi 234 keuchik untuk menyelaraskan kebijakan dan memperkuat...