350 UMKM Terima KUR Massal di Festival Kemudahan Usaha
350 pelaku UMKM menerima akad Kredit Usaha Rakyat (KUR) secara massal pada Festival Kemudahan dan Pelindungan Usaha Mikro, Senin, 29 Juni 2026, di kantor Smesco Jakarta. Kegiatan ini digelar untuk memperluas akses pembiayaan dan memperkuat permodalan agar UMKM mampu meningkatkan kapasitas dan penetrasi pasar.
Penyaluran KUR dan lembaga penyalur
Penyaluran KUR dilakukan melalui tujuh lembaga penyalur utama. Langkah ini merupakan bagian dari strategi pemerintah mempererat kolaborasi antara kementerian dan perbankan untuk mendukung usaha mikro dan kecil.
- BRI
- BNI
- Bank Mandiri
- BSI
- BTN
- Bank Jakarta
- PT Pegadaian
Layanan terpadu dalam festival
Selain penyaluran KUR, festival menyediakan layanan terpadu bagi pelaku usaha. Sekitar 1.700 UMKM menerima berbagai layanan yang ditujukan untuk memperkuat legalitas dan kapabilitas usaha.
Layanan yang difasilitasi meliputi:
- Nomor Induk Berusaha (NIB)
- Sertifikat Halal
- Sertifikat Merek
- Sertifikat SNI Bina UMK
- Sertifikat Perseroan Perorangan
- Sertifikat SP-PIRT dan SLHS
- Izin edar BPOM
- Modal pengembangan usaha
- Kepesertaan BPJTS Ketenagakerjaan
Kata para menteri
Menteri Koperasi dan UKM, Maman Abdurrahman, menekankan pentingnya ekosistem yang memudahkan pelaku usaha mengakses layanan pembiayaan dan pendampingan. Menurutnya, festival seperti ini perlu diperluas ke daerah lain agar manfaatnya dirasakan di seluruh lapisan pelaku usaha.
"Hari ini sekitar 1.700 UMKM memperoleh berbagai layanan dan manfaat. Kami berharap festival ini dapat terus diselenggarakan di berbagai daerah sebagai bentuk pelayanan yang benar-benar dirasakan pelaku UMKM," ujar Maman.
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto juga memberi apresiasi terhadap program Kementerian UMKM dan mengajak lembaga inkubator memperkuat proses inkubasi agar lebih banyak generasi muda menjadi wirausaha.
"Semoga Kementerian UMKM bersama para lembaga inkubator terus memperkuat proses inkubasi usaha. Sehingga semakin banyak generasi muda terdorong menjadi wirausaha dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia," kata Airlangga.
Penutup dan prospek
Festival Kemudahan dan Pelindungan Usaha Mikro menutup rangkaian peringatan Hari Kewirausahaan dan UMKM Nasional 2026. Kegiatan menghadirkan sedikitnya 39 stan layanan dari kementerian, lembaga, perbankan, dan mitra strategis.
Ke depan, pemerintah berencana mendorong penyelenggaraan serupa di daerah untuk memperluas jangkauan program pembiayaan dan pendampingan UMKM, sehingga perbaikan akses modal dan legalitas dapat meningkatkan daya saing usaha mikro di pasar nasional.
Analis bisnis yang mengulas perkembangan industri, korporasi, dan peluang investasi.
Berita Terkait
KA Mutiara Timur Layani 304.522 Penumpang Jan–Sep 2026
KA Mutiara Timur layani 304.522 penumpang Jan–Sep 2026, naik 22,78%; konektivitas ke Banyuwangi dan Ketapang...
ADB Gelontorkan USD650 Juta untuk Pendalaman Pasar Keuangan Indonesia
ADB setujui dukungan USD650 juta untuk memperdalam pasar modal, modernisasi keuangan digital, dan dorong pem...
OJK Targetkan Lima Bank Syariah Beraset Besar pada 2027
OJK menargetkan lima bank syariah beraset besar pada 2027 lewat konversi dan konsolidasi, dengan BSI sebagai...
Kenaikan PTKP Dinilai Angin Segar untuk Daya Beli
Ekonom FEB UI nilai kenaikan PTKP dapat menjaga daya beli dan memperkuat keadilan pajak; pembahasan lanjut d...
Grab Luncurkan Group Ride: Berbagi Ongkos hingga 50%
Grab meluncurkan fitur Group Ride sejak April 2026 untuk atur perjalanan bersama lewat satu pemesanan, denga...
Mobilitas Kereta Api Sumatra Capai 11,34 Juta Penumpang
KAI mencatat 11.342.350 pergerakan penumpang di Sumatra (Jan–Sep 2026), naik 12,02% dibandingkan 2025.