Ray Maxwell Melaju di Babak Pertama Detec Open 2026
Ray Maxwell menang pada babak pertama tunggal putra Kelompok Umur (KU) 12 dalam turnamen Detec K3N7O3N9 Open 2026 di Sukoharjo, Senin, 29 Juni 2026. Atlet asal Bondowoso itu mengalahkan Muhammad Alfian Aria (DI Yogyakarta) dengan skor 4-0, 4-1.
Kemenangan dan detail pertandingan
Pertandingan berlangsung di Stadion Tenis Gelora Merdeka Sukoharjo dan Lapangan Tenis K3N7O3N9 Academy. Ray menunjukkan penguasaan teknik dan mental yang baik sejak poin pertama. Hasil ini merupakan langkah awal dalam turnamen nasional yang diikuti pemain-pemain unggulan junior seluruh Indonesia.
Asal, pelatihan, dan komentar
Ray adalah siswa kelas tiga SD Petra Bondowoso. Ia telah berlatih tenis selama dua tahun sejak bergabung dengan D'mank Tennis Club. Kedatangan ibunya, Fany, tampak mendampingi dari tepi lapangan dan memberi dukungan penuh.
"Main tenis lebih seru! Aku juga dapat banyak teman baru,"
kata Ray usai pertandingan. Fany mengatakan pelatih Ray, Pak Adi Suyitno, menyarankan agar anaknya tidak lama bermain di KU 10 karena potensinya.
"Pak Adi Suyitno menyarankan Ray tidak berlama-lama di KU 10. Tahun lalu dia sudah juara di dua turnamen KU 10, jadi tahun ini mulai ngejar di KU 12,"
Fany berharap turnamen edisi kedelapan ini membantu Ray meraih prestasi lebih tinggi. Ray sendiri bercita-cita menjadi atlet tenis profesional dan mencontoh pemain idolanya, Jannik Sinner.
Tentang Detec K3N7O3N9 Open 2026
Turnamen nasional ini digagas oleh Deddy Prasetyo Tennis Club (Detec). Agenda tahunan yang digelar sejak 2016 ini mempertandingkan nomor tunggal dan ganda putra-putri untuk beberapa kelompok umur. Even ini berlangsung selama sepekan penuh mulai 29 Juni 2026 dan menjadi ajang pembinaan bagi atlet junior di level nasional.
Rangkaian Turnamen dan Target Selanjutnya
Sebelum tampil di Sukoharjo, Ray ikut Piala Tugu Muda di Semarang. Berikutnya, ia menargetkan ikut Piala Rektor Universitas Ngudi Waluyo di Ambarawa. Rangkaian turnamen ini menjadi bagian dari persiapan Ray menuju kompetisi KU 12 yang lebih ketat.
- Piala Tugu Muda — Semarang (sudah diikuti)
- Detec K3N7O3N9 Open 2026 — Sukoharjo (sedang berjalan)
- Piala Rektor Universitas Ngudi Waluyo — Ambarawa (target berikutnya)
Dengan pengalaman juara pada KU 10 dan dukungan pelatih serta klub, Ray dipantau sebagai salah satu talenta yang patut diperhitungkan di kategori KU 12. Keikutsertaan di Detec Open memberi kesempatan menghadapi lawan berkualitas dan mengukur kesiapan menuju jenjang yang lebih tinggi.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Enzo Maresca Resmi Pelatih Manchester City hingga 2029
Enzo Maresca ditunjuk sebagai pelatih kepala Manchester City dengan kontrak tiga tahun hingga musim panas 20...
SSS Yogyakarta Tumbangkan CLS Surabaya 86-46 di U-16
SSS Yogyakarta mengalahkan CLS Surabaya 86-46 di Mandiri Kejurnas Antarklub U-16, 28 Juni 2026, berkat perta...
Tradisi Serba Putih Wimbledon: Aturan dan Kontroversinya
Wimbledon mewajibkan pakaian serba putih untuk semua petenis, tradisi sejak 1877 yang tetap jadi identitas d...
Kejurnas Atletik & Indonesia Open 2026: Jawa Timur Kuasai Hari Ketiga
Jawa Timur mendominasi hari ketiga Kejurnas Atletik & Indonesia Open 2026 di Rawamangun, Senin 29 Juni 2026,...
Pegula dan Jovic Lolos ke Putaran Kedua Wimbledon 2026
Jessica Pegula dan Iva Jovic melaju ke putaran kedua Wimbledon 2026 setelah menang pada Senin, 29 Juni 2026...
Belanda vs Maroko: Laga 32 Besar Piala Dunia 2026 di Monterrey
Belanda jumpa Maroko di babak 32 Piala Dunia 2026, Selasa 30 Juni 2026 pukul 08:00 WIB di Stadion Monterrey....