Enzo Maresca Resmi Pelatih Manchester City hingga 2029
Manchester City resmi menunjuk Enzo Maresca sebagai pelatih kepala pengganti Pep Guardiola mulai musim depan. Maresca menandatangani kontrak tiga tahun yang mengikatnya di Stadion Etihad hingga musim panas 2029. Penunjukan ini menandai babak baru klub setelah berakhirnya era Guardiola.
Penunjukan dan kontrak
Keputusan menunjuk Maresca diumumkan klub sebagai langkah transisi dari kepemimpinan sebelumnya. Kesepakatan berlaku selama tiga musim, sehingga Maresca akan memimpin City sampai 2029. Klub menegaskan Maresca bukan figur asing karena pernah berkecimpung di lingkungan City sebelumnya.
Rekam jejak singkat Maresca
Maresca memiliki pengalaman di Italia dan Inggris yang cukup beragam. Karier kepelatihannya dimulai di Parma pada 2021, meski hanya bertahan 14 pertandingan. Namanya melambung setelah keberhasilan di Leicester City.
- Parma 2021: menukangi selama 14 pertandingan
- Leicester City 2023/2024: juara Championship dan promosi ke Liga Inggris
- Chelsea: finis keempat Liga Inggris, serta meraih gelar Liga Conference dan Piala Dunia Antarklub pada 2025
Pengalaman di akademi Manchester City dan peran sebagai asisten pelatih juga menjadi modal penting bagi Maresca saat kembali ke Etihad.
Sikap dan gaya permainan
Maresca menyatakan kebanggaan dan antusiasme atas kesempatan memimpin juara Liga Inggris tersebut. Ia menegaskan ingin mempertahankan identitas permainan menyerang yang telah melekat pada klub, sekaligus menjaga daya saing tim untuk memperebutkan gelar.
Manchester City adalah klub yang sangat saya kenal dan mendapatkan kesempatan untuk memimpin tim ini adalah hal hebat bagi saya. Saya tidak sabar untuk mulai melatih mereka
Tantangan menggantikan Guardiola
Pengganti Guardiola menghadapi ekspektasi tinggi. Pep mengakhiri masa tugasnya pada Mei lalu setelah periode sukses yang panjang. Selama menangani City, Guardiola mempersembahkan sederet trofi domestik dan internasional.
- Enam gelar Liga Inggris
- Satu trofi Liga Champions
- Trofi Piala Liga dan Piala FA pada musim terakhirnya
Maresca harus mengelola ekspektasi suporter, mempertahankan filosofi permainan, dan meneruskan daya saing tim di level domestik maupun Eropa.
Ke depan, fokus Maresca adalah konsolidasi skuad dan adaptasi taktik untuk musim mendatang. Penunjukan ini membuka babak baru bagi Manchester City sekaligus menempatkan Maresca pada sorotan tinggi dalam upaya mempertahankan prestasi klub.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Djokovic Taklukkan Zverev, Catat 32 Kemenangan Beruntun di Beijing
Novak Djokovic menundukkan Alexander Zverev 4-6, 6-4, 6-4 di Beijing, mencatat rekor 32 kemenangan beruntun...
Asian Games 2026 Ditutup, Dubes RI Apresiasi Kontingen Indonesia
Dubes RI Nurmala Kartini mengapresiasi perjuangan kontingen Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 yang...
Meydiana Laviola Bawa Merah Putih dengan Kebaya Prada Bali
Meydiana Laviola tampil sebagai pembawa bendera dengan kebaya Prada Bali karya Ghea Panggabean pada penutupa...
Meydiana Reinnamah Jadi Flag Bearer dengan Prada Bali
Meydiana Reinnamah jadi pembawa bendera Indonesia di Closing Asian Games 2026, mengenakan kebaya Prada Bali...
Alcaraz Melaju ke Semifinal Japan Open Usai Shapovalov Mundur
Carlos Alcaraz melaju ke semifinal Japan Open 2026 setelah Denis Shapovalov mundur karena cedera saat skor 7...
Bartunkova Singkirkan Sabalenka, Lolos 16 Besar China Open
Nikola Bartunkova menyingkirkan Aryna Sabalenka 6-4, 6-3 pada babak ketiga China Open 2026 di Beijing, melaj...