Otomotif

Kunjungan Guru SMK ke Pabrik Yamaha Perkuat Kompetensi Vokasi

Bagikan:
Guru SMK mengikuti kunjungan pabrik Yamaha di Pulo Gadung Jakarta melihat lini perakitan

Jakarta, 5 Juni 2026 — Ratusan guru SMK jurusan pemasaran dari berbagai daerah mengikuti kunjungan pabrik ke Yamaha Indonesia Motor Manufacturing di Pulo Gadung, Jakarta, pada 5 Juni 2026. Kegiatan ini bertujuan memperkuat kompetensi pendidik vokasi dan mendukung program 1.000 Siswa SMK Sales Naik Kelas yang digagas Kementerian Pendidikan Dasar Menengah.

Kunjungan resmi dari kementerian

Kunjungan ini diinisiasi oleh Direktorat Sekolah Menengah Kejuruan Kementerian Pendidikan Dasar Menengah. Delegasi guru datang untuk studi banding dan memahami proses industri manufaktur secara langsung. Agenda dirancang agar guru memperoleh gambaran praktik industri yang relevan dengan kurikulum SMK.

Materi yang dipaparkan

Selama kunjungan, peserta menerima paparan tentang sejarah Yamaha di Indonesia, pengembangan dan pemanfaatan teknologi manufaktur, serta sistem pengendalian mutu. Yamaha juga menjelaskan strategi marketing & sales yang telah dibangun selama lebih dari 51 tahun di pasar domestik dan global.

Peserta diberi kesempatan melihat secara langsung lini produksi, termasuk proses perakitan mesin dan bodi sepeda motor. Proses yang dipertunjukkan antara lain:

  • Engine assy process
  • Body assy process

Komitmen industri terhadap pendidikan

"Sebagai wujud nyata dan komitmen kami dalam memberikan kontribusi besar terhadap dunia pendidikan dan profesi, kami terus melakukan inovasi dengan membuka pintu selebar-lebarnya bagi para pelaku pendidikan untuk datang dan belajar bersama kami di Yamaha. Kunjungan pabrik menjadi salah satu medium-nya, di mana melalui hal ini kami tidak hanya semakin membuktikan kapasitas dan kualitas Yamaha sebagai manufaktur berskala global. Namun, kami juga ingin membuktikan kapasitas kami dalam mendukung pertukaran pengetahuan dan penguatan talenta yang siap terjun ke dunia industri,"

— Hendri Kartono, Assistant General Manager Sales PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing

Dukungan pada program 1.000 siswa

Yamaha menegaskan partisipasinya sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan dunia usaha. Program 1.000 Siswa SMK Sales Naik Kelas diarahkan untuk meningkatkan kemampuan pengajaran guru sekaligus menyiapkan lulusan yang lebih siap kerja di sektor otomotif dan pemasaran.

Dampak dan tindak lanjut

Pihak sekolah diharapkan menerapkan pengetahuan teknis dan strategi pemasaran yang diperoleh guru selama kunjungan ke kurikulum dan praktik pembelajaran. Ke depan, kolaborasi serupa diharapkan berlangsung lebih reguler untuk menjembatani kebutuhan industri dan kompetensi lulusan SMK.

Catatan: Kegiatan berlangsung di fasilitas produksi Yamaha Pulo Gadung dan melibatkan presentasi serta tur lini perakitan untuk memberi pengalaman langsung bagi pendidik vokasi.

Fikri Hidayat
Penulis
Fikri Hidayat

Reporter otomotif yang membahas kendaraan terbaru, teknologi otomotif, dan industri transportasi.

Berita Terkait