Nasional

KOWANI Perkuat Spiritualitas Perempuan Saat Tahun Baru Islam 1448H

Bagikan:
Doa KOWANI di Masjid Istiqlal peringati Tahun Baru Islam 1448H

Kongres Wanita Indonesia (KOWANI) menguatkan spiritualitas perempuan pada peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah, Selasa 30 Juni 2026, di Masjid Istiqlal, Jakarta. Kegiatan bertajuk Senja Penuh Berkah: Doa Warisan untuk Generasi ini menjadi bagian rangkaian menuju 100 Tahun KOWANI dan mendukung inisiatif KOWANI Goes to UNESCO Memory of the World.

Komitmen KOWANI untuk keluarga tangguh

Kegiatan tersebut dimaksudkan untuk memperkuat peran perempuan sebagai pembentuk karakter keluarga. KOWANI menilai penguatan spiritual menjadi cara utama melahirkan generasi beriman, berakhlak mulia, dan berdaya saing.

Pesan ketua umum

Ketua Umum KOWANI, Nannie Hadi Tjahjanto, menyatakan bahwa peringatan 1 Muharam menegaskan nilai spiritual perempuan sebagai ibu bangsa. Ia menilai perempuan beriman mampu menjadi problem solver dalam keluarga dan masyarakat.

Melalui semangat 1 Muharam ini, kami ingin menguatkan spiritualitas perempuan. Perempuan yang mengenal Tuhannya akan memiliki kekuatan untuk menjadi problem solver, mampu menghadirkan solusi bagi kehidupan anak-anak dan generasi penerus bangsa

Nannie menekankan bahwa warisan terbaik bagi anak bukanlah harta atau jabatan, melainkan keimanan dan akhlak mulia. Dia menambahkan bahwa kualitas karakter bangsa dimulai dari lingkungan keluarga.

Sinergi organisasi dan program inovatif

Kegiatan ini juga memperkuat soliditas organisasi anggota federasi KOWANI. Menurut Nannie, sinergi antarlembaga penting untuk menghadirkan manfaat nyata, khususnya bagi perempuan Indonesia.

Semangat 1 Muharam ini menjadi semangat baru bagi KOWANI untuk menghadirkan program-program yang lebih inovatif. Lebih peduli kepada masyarakat, khususnya perempuan, sehingga keberadaan KOWANI semakin dirasakan manfaatnya

Ia berharap momentum Tahun Baru Islam menjadi energi untuk program yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan pemberdayaan perempuan.

Tausiyah: ajakan hijrah dan keteladanan

Ustadz Maulana mengajak umat menjadikan Tahun Baru Islam sebagai titik hijrah ke arah hidup lebih baik. Dia mendorong peningkatan kualitas ibadah, kepedulian sosial, serta tanggung jawab pada keluarga dan masyarakat.

Hidup itu harus bergerak, selama kita masih diberi kesempatan oleh Allah, isi hari-hari dengan aktivitas yang bermanfaat dan bernilai ibadah. Jangan hanya berpikir untuk diri sendiri, tetapi jadilah pribadi yang mau mengurus agama, keluarga, lingkungan, dan masyarakat

Ustadz Maulana menegaskan bahwa warisan terbaik untuk generasi adalah doa dan keteladanan orang tua. Ia mengajak masyarakat memperbanyak amal saleh dan menghadiri majelis ilmu sebagai bekal hidup.

Implikasi dan prospek ke depan

Melalui peringatan 1 Muharam 1448 Hijriah ini, KOWANI menegaskan komitmen memperkuat ketahanan keluarga dan karakter generasi. Semangat hijrah diharapkan menjadi inspirasi membangun Indonesia yang maju, berkarakter, dan berdaya saing.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait